Deklarasikan ODF, Bupati Safrial Minta Warga Stop BAB Sembarangan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2020 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Bupati Tanjabbar, Dr. Safrial menghadiri Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS /Open Defecation Free) di Desa Sukai Damai, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (09/01/20)

FOTO : Bupati Tanjabbar, Dr. Safrial menghadiri Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS /Open Defecation Free) di Desa Sukai Damai, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (09/01/20)

TEBING TINGGI – Bupati Tanjabbar, Dr. Safrial menghadiri secara resmi Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS/Open Defecation Free) yang diselenggarakan di Desa Sukai Damai, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (09/01/20).

Lima desa yang mendeklarasikan ODF yakni Desa Suka Damai, Desa Adi Jaya, Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebing Tinggi. Desa Badang Sepakat dan Desa Pematang Tembesu Kecamatan Tungkal Ulu.

Deklarasi dihadiri Forkopimka, Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar, Camat Tebing Tinggi, Kepala Puskesmas, Kades se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ketua TP PKK Tanjab Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan pembukanya, Bupati H. Safrial, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat lima desa di Kecamatan TebingTinggi yang sudah mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

“Kegiatan kita pada pagi ini, semoga menjadi contoh bagi desa-desa dan kecamatan lain segera menyusul dan tidak BAB sembarangan. Kita ingin masyarakat Kabupaten Tanjabbar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” kata Bupati Safrial saat menyampaikan sambutannya.

Menurut Safrial, deklarasi ODF ini bagian dari strategi dan komitmen Pemkab Tanjab Barat membangun kesehatan masyarakat yang mencakup tiga pilar. Yakni paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ketiga paradigma tersebut sudah tertuang dalam RPJMD serta visi misi Pemerintah Kabupaten Tanjabbar.

Deklarasi ODF lima desa di Kecamatan Tebing Tinggi ditandai dengan pembacaan deklarasi ODF dan penandatanganan komiten oleh Kepala Desa, dilanjutkan penyerahan serfitikat ODF kepada para kepala desa.

Kepala Desa Suka Damai, Ali Munir dalam penyampaiannya berterimakasih kepada Pemkab bahwa Desanya merupakan desa pertama di Kecamatan Tebing Tinggi yang melakukan deklarasi ODF atau stop BABS.

 “Desa Suka Damai sudah berkomitmen untuk STOP BABS, dan mendukung kegiatan deklarasi ODF agar dapat dicontoh dengan desa lainnya, serta dapat memaksimalkan APBDES. Terima kasih kepada Bupati Tanjab Barat yang menyempatkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan Deklarasi ODF,” ujar Ali Munir.

Dia juga berharap agar desa di kecamatan lain dapat mengikuti deklarasi yang sama ke depannya.

Kami pemerintah desa suka damai sudah mengeluarkan SK sanksi tentang stop buang air besar sembarangan ODF (Open Defecation Free) sehingga tercapailah desa yang ODF,” tambaunya.

Terkait program ODF ini lanjutnya, bahwa masyarakat Desa Suka Damai dari 560 KK/rumah tidak ada lagi buang air besar sembarangan. dan tahun 2019, Pemerintah Desa Suka Damai sudah membantu kepada masyarakat miskin sebanyak 20 kloset jamban melalui dana bantuan provinsi, dan sudah dilaksanakan pekerjaanya. Jadi tidak ada lagi buang air besar sembarangan 100 persen. sudah di lakukan verifikasi desa tentang jamban yang didampingi oleh desa tetangga dan puskesmas tetangga (Puskesmas Desa Adi Jaya dan PKM Porwodadi).

“Jadi harapan kami, setelah dilakukan DEKLARASI ODF, tidak ada buang air besar sembarangan, agar ke depan desa bisa menjadi desa yang benar-benar desa yang ber PHBS, khususnya Desa Suka Damai dan desa tetangga lainya,” sambungnya mengakhiri sambutan.(*)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimalkan Fungsi KHDTK, Pertamina dan Kementerian Kehutanan Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat
Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 
Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi
Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam
Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami
Korban Kedua yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia
AKBP Maulia Kuswicaksono, Kapolres Baru Tiba di Mapolres Tanjab Barat
KILAS BALIK: Jejak Tiga Menteri Agama yang Terjerat Skandal Pengelolaan Haji
Berita ini 433 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:23 WIB

Optimalkan Fungsi KHDTK, Pertamina dan Kementerian Kehutanan Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:14 WIB

Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:09 WIB

Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi

Senin, 12 Januari 2026 - 19:22 WIB

Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami

Berita Terbaru

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum : FOTO Ilustrasi/AI

Pendidikan

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:52 WIB