KUALA TUNGKAL – Unit Res Narkoba Polsek Merlung bersama Satres Narkoba Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan 2 orang diduga sebagai pelaku jaringan Narkoba lintas provinsi.
Kedua pelaku yang masih remaja ini yakni RR (19) dan ZL (23) merupakan warga Kel. Meranti Pandak Kec. Rumbai Pesisir Kota Pekan Baru, Provinsi Riau.
Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan kedua pelaku tersebut diamankan, Kamis (01/07/21) sekira pukul 08.20 WIB di wilayah jalan Lintas Timur KM 92 Desa Dusun Mudo, Kec. Muara Papalik Kab. Tanjab Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua pelaku ketikaan hendak melakukan transaksi Narkoba jenis sabu di wilayah Tanjab Barat.
“Barang bukti seberat 50,95 gram bruto sabu, disimpan pelaku dalam kotak rokok di jok motor,” ungkap Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat konferensi pers di Mapolres Jalan Bhayangkara Kuala Tungkal, Senin (05/07/21).

Kapolres menyebutkan bahwa, pengungkapan kasus tersebut bermula pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang melapor kepada pihak kepolisian mengenai dugaan akan adanya dua pemuda yang membawa barang haram jenis sabu melintas di KM 92 Desa Dusun Mudo, Kec. Muara Papalik Kab. Tanjab Barat.
“Terhadap informasi tersebut kita tindaklanjuti dan kita kantongi identitas keduanya. ” Sebutnya.
Selain barang bukti sabu, R2 Jenis Honda Beat Robot beserta uang tunai Rp 172.000 ribu juga diamankan.
Keduanya diancam Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
“Karena dua pelaku ini di luar Kabupaten, kita selidiki terhadap kepemilikan mereka atas barang tersebut. Demikian pula, siapa yang memberi perintah dan siapa yang memesan Narkotika ini masih dalam pengembangan,” ungkap Kapolres.(Bs)