indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Penyuluhan Wasbang Membina Komponen Masyarakat Cinta Tanah Air Antisipasi Wabah PMK, Polisi dan TNI di Sungai Gelam Lakukan Pemeriksaan Ternak di Kandang Dua WBP Lapas Kuala Tungkal Menerima Remisi di Hari Raya Waisak Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP

Home / Tanjab Barat

Jumat, 11 Juni 2021 - 21:09 WIB

Dinkes Tanjab Barat Gelar Pelatihan Aplikasi SILACAK C-19 bagi Puskermas, Babinsa dan BKTM

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat Saat
Membuka Pelatihan Aplikasi SILACAK (Sistem Informasi Pelacakan) Tracer Covid-19 di Balai Pertemuan, Jum’at (11/06/21).

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat Saat Membuka Pelatihan Aplikasi SILACAK (Sistem Informasi Pelacakan) Tracer Covid-19 di Balai Pertemuan, Jum’at (11/06/21).

KUALA TUNGKAL – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Pelatihan Aplikasi SILACAK (Sistem Informasi Pelacakan) bagi petugas Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas (BKTM) di Balai Pertemuan, Jum’at (11/06/21).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat dihadiri Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Sekda serta Kepala OPD.

Kadinkes dr. Hj. Andi Pada, M.Kes menyampaikan pelatihan diikuti sebanyak 74 peserta dengan tujuan memperkuat Tim Tracker Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan Testing, Tracing dan Treatment (3T) di Tanjab Barat,” kata Andi Pada.

BACA JUGA :  Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat

Menurutnya, kegiatan pelatihan ini dalam rangka penerapan Surat Edaran Kemenkes RI Nomor  817 tahun 2021 tentang Peningkatan Tes, Lacak dan Isolasi.

“Sementara yang menjadi sasaran langsung sebagai Tracer yaitu Babinsa dan Babinkantibmas, dan petugas Surveilans,” jelasnya.

Sementara, Bupati H. Anwar Sadat dalam arahannya menyampaikan pelatihan tracker aplikasi silacak sangat penting dalam upaya monitoring dan evaluasi laporan perkembangan secara online.

Upaya deteksi dini dengan aplikasi silacak ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk tindakan selanjutnya dalam penanganan Covid-19.

BACA JUGA :  Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

“Kita tetap berusaha semaksimal mungkin dan berdo’a kepada Allah, agar kita semua selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh-Nya,” kata bupati.

Beberapa hal yang menjadi point pembahasan dalam pelatihan ini yaitu Pentingnya membangun kerja sama dan koordinasi antara tim Puskesmas dengan Tracer untuk penguatan 3T sehingga kasus konfirmasi sedini mungkin dapat ditindaklanjuti untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 serta pengentrian data pada Aplikasi Silacak dapat dilaksanakan dengan maksimal.

Diharapkan pelatihan tersebut dapat meningkatkan cakupan 3T yang selama ini dinilai masih cukup rendah.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tidak Menggunakan Masker Delapan Warga di Sanksi Denda

Tanjab Barat

Vaksinasi Presisi Kapolri, Polres dan Nakes Gunakan Transportasi Air Vaksin Warga Sungai Dualap

Tanjab Barat

Besok DPRD Tanjab Barat Akan Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis

Tanjab Barat

Poli Penyakit Dalam RSUD KH Daud Arif Ditutup 2 Minggu Kedepan

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Untuk para Nelayan

Tanjab Barat

Warga Dua Desa di Kecamatan Betara Kembali di Rapid Test

Tanjab Barat

Hj. Fadhilah Sadat : Penanganan Stunting Jadi Bagian Program Prioritas TP-PKK

Tanjab Barat

Sambut Audiensi PPDI, Bupati Safrial Harap Bisa Sinergi Bangun Desa