SENYERANG — Memasuki hari keempat pencarian pada Sabtu (23/5/2026), tim SAR gabungan resmi memperluas radius penyisiran untuk mencari dua pekerja pengelasan berinisial I dan NA. Kedua korban dilaporkan hilang terseret arus sejak hari pertama kejadian, Rabu (20/5/2026), akibat ambruknya jembatan dermaga Sungai Limau di Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang.
Berdasarkan standar operasional prosedur, Operasi SAR ini akan dimaksimalkan selama 7 hari, dan hingga kini jasad kedua korban masih belum berhasil ditemukan.
Tim Rescue Pos SAR Kuala Tungkal kini memperlebar jangkauan operasi di air untuk mengantisipasi posisi korban yang diduga hanyut menjauh mengikuti pergerakan arus sungai yang dinamis. Penyelaman intensif juga terus dikerahkan di titik koordinat jatuhnya korban serta area sekitar sisa-sisa reruntuhan tiang jembatan dermaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari ini kami memperlebar radius penyisiran di air hingga beberapa kilometer dari titik koordinat awal jatuhnya korban. Kendala utama tim di lapangan adalah arus bawah sungai yang sangat deras serta jarak pandang penyelam yang nol akibat pekatnya lumpur. Namun, sesuai ketentuan regulasi, kami akan memaksimalkan seluruh potensi penyelamatan yang ada selama tujuh hari penuh ini agar korban bisa segera dievakuasi,” ujar Kepala Subseksi Operasi SAR Basarnas Jambi.
Di sisi lain, aksi solidaritas kemanusiaan terus menguat di sepanjang aliran sungai. Ratusan relawan dari desa-desa tetangga secara sukarela turun langsung menggunakan perahu-perahu tradisional dan perahu ketek guna membantu petugas menyisir permukaan perairan secara manual.
Salah seorang relawan warga setempat menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang spontan dari warga sekitar.
“Kami dari desa-desa tetangga merasa terpanggil atas musibah ini. Sejak pagi, ratusan warga menggunakan perahu ketek dan perahu tradisional turun langsung ke sungai membantu menyisir pinggiran aliran air. Kami tidak akan berhenti mendampingi petugas, dan kami terus menguatkan serta menggelar doa bersama keluarga korban di posko agar kedua saudara kita ini lekas ditemukan,” ungkapnya.
Para relawan juga berkomitmen untuk terus mendampingi petugas dan memberikan dukungan moral kepada pihak keluarga.
“Kami tidak akan berhenti mendampingi petugas, dan kami terus menguatkan serta menggelar doa bersama keluarga korban di posko agar kedua saudara kita ini lekas ditemukan,” jelasnya.
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal.com
Halaman : 1 2 Selanjutnya












Komentar