Hari Keempat, Tim SAR dan Relawan Berpacu dengan Waktu Cari 2 Korban Pekerja Dermaga Ambruk di Sungai Limau

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hari keempat operasi SAR, Sabtu (23/5/2026) Ratusan warga dari berbagai desa tetangga secara sukarela turun ke sungai menggunakan perahu tradisional guna membantu Basarnas Gabungan menyisir aliran air untuk mencari dua pekerja pengelasan yang hilang terseret arus akibat ambruknya jembatan dermaga Sungai Limau, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang. (FOTO : Dok. Istimewa/LT)

Hari keempat operasi SAR, Sabtu (23/5/2026) Ratusan warga dari berbagai desa tetangga secara sukarela turun ke sungai menggunakan perahu tradisional guna membantu Basarnas Gabungan menyisir aliran air untuk mencari dua pekerja pengelasan yang hilang terseret arus akibat ambruknya jembatan dermaga Sungai Limau, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang. (FOTO : Dok. Istimewa/LT)

SENYERANG — Memasuki hari keempat pencarian pada Sabtu (23/5/2026), tim SAR gabungan resmi memperluas radius penyisiran untuk mencari dua pekerja pengelasan berinisial I dan NA. Kedua korban dilaporkan hilang terseret arus sejak hari pertama kejadian, Rabu (20/5/2026), akibat ambruknya jembatan dermaga Sungai Limau di Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang.

Berdasarkan standar operasional prosedur, Operasi SAR ini akan dimaksimalkan selama 7 hari, dan hingga kini jasad kedua korban masih belum berhasil ditemukan.

Tim Rescue Pos SAR Kuala Tungkal kini memperlebar jangkauan operasi di air untuk mengantisipasi posisi korban yang diduga hanyut menjauh mengikuti pergerakan arus sungai yang dinamis. Penyelaman intensif juga terus dikerahkan di titik koordinat jatuhnya korban serta area sekitar sisa-sisa reruntuhan tiang jembatan dermaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini kami memperlebar radius penyisiran di air hingga beberapa kilometer dari titik koordinat awal jatuhnya korban. Kendala utama tim di lapangan adalah arus bawah sungai yang sangat deras serta jarak pandang penyelam yang nol akibat pekatnya lumpur. Namun, sesuai ketentuan regulasi, kami akan memaksimalkan seluruh potensi penyelamatan yang ada selama tujuh hari penuh ini agar korban bisa segera dievakuasi,” ujar Kepala Subseksi Operasi SAR Basarnas Jambi.

Di sisi lain, aksi solidaritas kemanusiaan terus menguat di sepanjang aliran sungai. Ratusan relawan dari desa-desa tetangga secara sukarela turun langsung menggunakan perahu-perahu tradisional dan perahu ketek guna membantu petugas menyisir permukaan perairan secara manual.

Salah seorang relawan warga setempat menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang spontan dari warga sekitar.

“Kami dari desa-desa tetangga merasa terpanggil atas musibah ini. Sejak pagi, ratusan warga menggunakan perahu ketek dan perahu tradisional turun langsung ke sungai membantu menyisir pinggiran aliran air. Kami tidak akan berhenti mendampingi petugas, dan kami terus menguatkan serta menggelar doa bersama keluarga korban di posko agar kedua saudara kita ini lekas ditemukan,” ungkapnya.

Para relawan juga berkomitmen untuk terus mendampingi petugas dan memberikan dukungan moral kepada pihak keluarga.

“Kami tidak akan berhenti mendampingi petugas, dan kami terus menguatkan serta menggelar doa bersama keluarga korban di posko agar kedua saudara kita ini lekas ditemukan,” jelasnya.

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Ranperda Strategis Siap Dikawal Pansus, Pemkab dan DPRD Tanjab Barat Perkuat Sinergi Pembangunan
Optimalkan Regulasi Daerah, Bupati Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Fraksi DPRD
SAMAN Terpilih Jadi Kades PAW Desa Teluk Sialang
Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
Daftar 34 Motor Dinas Pemkab Tanjab Barat yang Dilelang dan Lokasi Kendaraan
Pemkab Tanjab Barat Lelang 34 Motor Dinas, Harga Mulai Rp600 Ribu
Harlah Pancasila 2026, Wabup Katamso Ajak Jadikan Pancasila Ideologi Hidup*
Pancasila Pemersatu Bangsa, Kapolres Tanjab Barat Hadiri Upacara 1 Juni 2026
Berita ini 177 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:50 WIB

Empat Ranperda Strategis Siap Dikawal Pansus, Pemkab dan DPRD Tanjab Barat Perkuat Sinergi Pembangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:08 WIB

Optimalkan Regulasi Daerah, Bupati Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Fraksi DPRD

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:09 WIB

SAMAN Terpilih Jadi Kades PAW Desa Teluk Sialang

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WIB

Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:04 WIB

Daftar 34 Motor Dinas Pemkab Tanjab Barat yang Dilelang dan Lokasi Kendaraan

Berita Terbaru

Provinsi Jambi

Pemprov Jambi: Hibah Aset ke Instansi Vertikal Sah Secara Hukum

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:44 WIB