YTUBE
Warga Jambi Terus Dihantui Kemacetan Akibat Akngkutan Batu Bara Sempat Tertunda, Turnamen Bupati Cup 2022 Kembali Dilanjutkan Danrem 042/Gapu Berharap RS DKT Semakin Maju dan Berkembang Polresta Selidiki Pencurian Fasilitas PDAM Tirta Mayang Kota Jambi Wakili Pemuda Seberang, Hafiz Alatas Apresiasi Respon Cepat Polda Jambi Salurkan 9 Ton Air Bersih

Home / Aspirasi

Minggu, 26 Juli 2020 - 22:03 WIB

ISNU Tanjabbar Pinta PetroChina Hentikan Oprasional, Kurdi : Pemkab dan Pemprov Harus Segera Bertindak

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

KUALA TUNGKAL – Menyusul sebanyak 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, positif virus Corona (COVID-19) berdasarkan rilis Tim Gugus Tugas dan uji swab yang keluar hingga Minggu (26/07/20).

Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat, M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Tanjab Barat untuk menutup sementara operasional pihak perusahaan PetroChina.

“Kami minta Pemda bertindak cepat memberitahu pihak terkait untuk menghentikan sementara kegiatan produksi, pasca ada 13 karyawan di perusahaan itu positif COVID-19,” tegasnya, Minggu (26/07/20).

Dikatakannya, dengan ada 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd terkonfirmasi positif Covid-19 ini, jelas merugikan lingkungan sekitar, apalagi lanjut Kurdi selama beberapa hari jumlah terkonfirmasi semakin bertambah.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Tanjabbar Ciduk Pelaku Judi Togel Online

“Awalnya dari informasi tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat cuma 1, tambah lagi 4, tambah lagi 6 dan terakhir ada 2, ini kan terus ada penambahan bukan hitungan bulan tapi hitungan minggu sudah ada 13 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, jelas ini membayakan masyarakat sekitar,” ungkapnya mantan Aktivis 98 ini.

ISNU juga meminta pihak PetroChina International Jabung Ltd agar bertanggungjawab terhadap lingkungan sekitar yang saat ini terjadi lockdown dan pembatasan jam malam. Tentunya, hal tersebut akan berimbas pada perekonomian masyarakat sekitar perusahaan.

BACA JUGA :  Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas KU di Situbondo Jatim

“PetroChina harus bertanggungjawab dengan lingkungan sekitar jangan hanya diberikan beras dan mie instan saja, karena imbas daro PetroChina saat ini masyarakat sekitar perusahaan ekonominya terganggu,” sebutnya.

ISNU juga meminta kepada Pemerintah Daerah, baik Pemkab maupun Pemprov agar segera bertindak tegas terhadap banyaknya karyawan PetroChina yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, paling tidak oprasional PetroChina segera ditutup sementara hingga normal kembali.

“Pemkab dan Pemprov jangan diam saja, tutup oprasional PetroChina sekarang juga sampai waktu normal, jika tak sanggup ISNU Tanjung Jabung Barat akan berkoordinasi ke Pimpinan Pusat ISNU menyurati Mentri ESDM terkait penutupan oprasional PetroChina ini,” tandasnya.(Re).

Share :

Baca Juga

Aspirasi

Keluarga Mohon Foto dan Video Alamrhum Zulfan Tak Diunggah ke Medsos

Aspirasi

Polres Tanjab Barat Menggelar Subuh Keliling Bersama Bikers Subuhan

Advetorial

Secara Massal, Dinkes dan 16 Peskesmas Se Tanjab Barat Bagikan 34 Ribu Masker pada Warga

Aspirasi

4 TPS di Tanjab Barat Akan Diakukan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

Aspirasi

BNNK Tanjab Timur dan Polres Tanjab Barat Apresiasi Sosialisasi Bahaya Narkoba Kelompok Nelayan Tungkal Samudra Kampung Nelayan

Aspirasi

Wacara Penghapusan Honorer, Begini Tanggapan Bupati Tanjab Barat

Aspirasi

HMI Tanjabbar Gelar Aksi Damai di DPRD, Soroti Harga Pinang dan Pelayanan PDAM

Aspirasi

Bongkar Kelompok Mafia Proyek APBN di Provinsi Jambi, AMPUTASI Lakukan Aksi Unjuk Rasa