LIVE TV
HNW : Rencana Pajaki Sembako dan Jasa Pendidikan oleh Pemerintah Tak Sesuai Pancasila Polsek Tungkal Ilir Amankan 2 Orang dalam Ops Premanisme Kapolsek Betara Hadiri Penutupan Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut di Desa Mandala Jaya Ruang Isolasi Pasien C-19 di Balai Adat Penuh Pleno KPU Jambi Tetapkan Al Haris-Abdullah Sani Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Home / Aspirasi

Minggu, 26 Juli 2020 - 22:03 WIB

ISNU Tanjabbar Pinta PetroChina Hentikan Oprasional, Kurdi : Pemkab dan Pemprov Harus Segera Bertindak

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

KUALA TUNGKAL – Menyusul sebanyak 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, positif virus Corona (COVID-19) berdasarkan rilis Tim Gugus Tugas dan uji swab yang keluar hingga Minggu (26/07/20).

Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat, M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Tanjab Barat untuk menutup sementara operasional pihak perusahaan PetroChina.

“Kami minta Pemda bertindak cepat memberitahu pihak terkait untuk menghentikan sementara kegiatan produksi, pasca ada 13 karyawan di perusahaan itu positif COVID-19,” tegasnya, Minggu (26/07/20).

Dikatakannya, dengan ada 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd terkonfirmasi positif Covid-19 ini, jelas merugikan lingkungan sekitar, apalagi lanjut Kurdi selama beberapa hari jumlah terkonfirmasi semakin bertambah.

BACA JUGA :  Kantor Desa Jati Emas Lockdown, Polres Tanjabbar Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes

“Awalnya dari informasi tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat cuma 1, tambah lagi 4, tambah lagi 6 dan terakhir ada 2, ini kan terus ada penambahan bukan hitungan bulan tapi hitungan minggu sudah ada 13 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, jelas ini membayakan masyarakat sekitar,” ungkapnya mantan Aktivis 98 ini.

ISNU juga meminta pihak PetroChina International Jabung Ltd agar bertanggungjawab terhadap lingkungan sekitar yang saat ini terjadi lockdown dan pembatasan jam malam. Tentunya, hal tersebut akan berimbas pada perekonomian masyarakat sekitar perusahaan.

BACA JUGA :  Polsek Tungkal Ilir Amankan 2 Orang dalam Ops Premanisme

“PetroChina harus bertanggungjawab dengan lingkungan sekitar jangan hanya diberikan beras dan mie instan saja, karena imbas daro PetroChina saat ini masyarakat sekitar perusahaan ekonominya terganggu,” sebutnya.

ISNU juga meminta kepada Pemerintah Daerah, baik Pemkab maupun Pemprov agar segera bertindak tegas terhadap banyaknya karyawan PetroChina yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, paling tidak oprasional PetroChina segera ditutup sementara hingga normal kembali.

“Pemkab dan Pemprov jangan diam saja, tutup oprasional PetroChina sekarang juga sampai waktu normal, jika tak sanggup ISNU Tanjung Jabung Barat akan berkoordinasi ke Pimpinan Pusat ISNU menyurati Mentri ESDM terkait penutupan oprasional PetroChina ini,” tandasnya.(Re).

Share :

Baca Juga

Advetorial

Gunakan Mobil Water Cannon Polres Tanjab Barat Bagikan Air Bersih Ke Warga

Aspirasi

Ketua DPRD Dukung Honorer Tanjab Barat Jadi PNS Melalui Keppres

Aspirasi

Dewan Apresiasi Prolehan Predikat WTP Pemkab Tanjab Barat

Aspirasi

Pemkab Tanjabbar Launching Program Sembako Non Tunai di Pengabuan

Advetorial

Tatap Muka dengan Abang Ojek, Kapolres Tanjabbar Siap Fasilitasi Pembuatan SIM

Aspirasi

Pengusaha Speed Boad Kuala Tungkal Keluhkan Tali Pancang Tugboad, Kapolsek KSKP Kita Telah Tegur

Aspirasi

Gatur Lalin Pagi Satlantas Polres Tanjabbar dan Dishub Diapresiasi Warga

Aspirasi

4 TPS di Tanjab Barat Akan Diakukan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan