indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kemenkumham Jambi Usulkan 23 Napi Buddha Terima Remisi Khusus Waisak Bersama Masyarakat Batu Empang, Danrem 042 Gapu Panen Ikan di Lubuk Larangan 7 Rekomendasi Hp OPPO Harga Rp3 Jutaan Terbaik Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan Identitas dan Kronologis Laka Maut 2 Pengendara Sepeda Motor di Jalan lintas Jambi-Muara Sabak

Home / Aspirasi

Minggu, 26 Juli 2020 - 22:03 WIB

ISNU Tanjabbar Pinta PetroChina Hentikan Oprasional, Kurdi : Pemkab dan Pemprov Harus Segera Bertindak

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

FOTO : M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat.

KUALA TUNGKAL – Menyusul sebanyak 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, positif virus Corona (COVID-19) berdasarkan rilis Tim Gugus Tugas dan uji swab yang keluar hingga Minggu (26/07/20).

Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjung Jabung Barat, M. Kurdi Zakaria, M.Pd.I meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Tanjab Barat untuk menutup sementara operasional pihak perusahaan PetroChina.

“Kami minta Pemda bertindak cepat memberitahu pihak terkait untuk menghentikan sementara kegiatan produksi, pasca ada 13 karyawan di perusahaan itu positif COVID-19,” tegasnya, Minggu (26/07/20).

Dikatakannya, dengan ada 13 karyawan PetroChina Jabung Ltd terkonfirmasi positif Covid-19 ini, jelas merugikan lingkungan sekitar, apalagi lanjut Kurdi selama beberapa hari jumlah terkonfirmasi semakin bertambah.

BACA JUGA :  Musibah Kebakaran di Senyerang Korban Mengalami Kerugian Ratusan Juta

“Awalnya dari informasi tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat cuma 1, tambah lagi 4, tambah lagi 6 dan terakhir ada 2, ini kan terus ada penambahan bukan hitungan bulan tapi hitungan minggu sudah ada 13 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, jelas ini membayakan masyarakat sekitar,” ungkapnya mantan Aktivis 98 ini.

ISNU juga meminta pihak PetroChina International Jabung Ltd agar bertanggungjawab terhadap lingkungan sekitar yang saat ini terjadi lockdown dan pembatasan jam malam. Tentunya, hal tersebut akan berimbas pada perekonomian masyarakat sekitar perusahaan.

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

“PetroChina harus bertanggungjawab dengan lingkungan sekitar jangan hanya diberikan beras dan mie instan saja, karena imbas daro PetroChina saat ini masyarakat sekitar perusahaan ekonominya terganggu,” sebutnya.

ISNU juga meminta kepada Pemerintah Daerah, baik Pemkab maupun Pemprov agar segera bertindak tegas terhadap banyaknya karyawan PetroChina yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, paling tidak oprasional PetroChina segera ditutup sementara hingga normal kembali.

“Pemkab dan Pemprov jangan diam saja, tutup oprasional PetroChina sekarang juga sampai waktu normal, jika tak sanggup ISNU Tanjung Jabung Barat akan berkoordinasi ke Pimpinan Pusat ISNU menyurati Mentri ESDM terkait penutupan oprasional PetroChina ini,” tandasnya.(Re).

Share :

Baca Juga

Aspirasi

Wacara Penghapusan Honorer, Begini Tanggapan Bupati Tanjab Barat

Aspirasi

Fachrori Terima Anugerah Penghargaan dari Kepala BPS RI

Aspirasi

Ketua DPRD Dukung Honorer Tanjab Barat Jadi PNS Melalui Keppres

Aspirasi

Gatur Lalin Pagi Satlantas Polres Tanjabbar dan Dishub Diapresiasi Warga

Aspirasi

Atasi Kelangkaan BBM bagi Nelayan, HNSI Tanjabbar Bersinergi dengan SPBN

Advetorial

Bupati Safrial Turut Lakukan Pencarian Jasad Zulfan Korban Tenggelam di Seputaran WFC

Aspirasi

Kapolres, Jika Warga Temukan Pangkalan atau Agen Gas Nakal Sikahkan Lapor Polisi

Aspirasi

Bupati Tanjabbar akan Luncurkan Kartu Berobat Gratis dan 6.000 ATM Untuk Guru Ngaji, Guru Agama, Imam dan Bilal