Jelang ILC ke-114, Kemnaker Matangkan Strategi dan Pandangan Delegasi Tripartit Indonesia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menuju ILC ke-114 di Swiss! 🇮🇩✨ Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, memimpin jalannya rapat koordinasi bersama unsur Pemerintah, Serikat Pekerja/Buruh, dan Pengusaha di Jakarta, Selasa (26/5/2026). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

Menuju ILC ke-114 di Swiss! 🇮🇩✨ Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, memimpin jalannya rapat koordinasi bersama unsur Pemerintah, Serikat Pekerja/Buruh, dan Pengusaha di Jakarta, Selasa (26/5/2026). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi menggelar pertemuan koordinasi guna mematangkan kesiapan Delegasi Tripartit Indonesia yang akan menghadiri International Labour Conference (ILC) ke-114. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Kemnaker, Jakarta, pada Selasa (26/5/2026).

Forum ini dihadiri oleh perwakilan lintas unsur yang membentuk struktur Tripartit Nasional, meliputi jajaran pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh, serta organisasi pengusaha. Seluruh unsur ini akan bertindak sebagai representasi resmi Indonesia dalam konferensi ketenagakerjaan global tahunan yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO).

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan momentum krusial untuk menyelaraskan visi dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia pada ILC ke-114 memiliki bobot strategis yang jauh lebih besar daripada sekadar partisipasi formal atas undangan internasional. Ini adalah ruang bagi Indonesia untuk memastikan kepentingan nasional terakomodasi dalam lanskap kebijakan global,” ujar Indah Anggoro Putri.

Sebagai informasi, ILC ke-114 dijadwalkan berlangsung pada 1–12 Juni 2026 di Jenewa, Swiss. Tahun ini, konferensi mengusung tema yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, yaitu “A Moment of Choice: Harnessing Artificial Intelligence for Decent Work”.

Lebih lanjut, Putri menguraikan empat urgensi utama di balik misi diplomatik Delegasi Indonesia pada forum tersebut:

  1. Perlindungan Kepentingan Nasional: Menjadi instrumen utama dalam mengawal kebijakan yang berdampak pada regulasi domestik.
  2. Diplomasi Standar Kerja Global: Berperan aktif memengaruhi pembentukan standar ketenagakerjaan internasional agar adaptif bagi negara berkembang.
  3. Stabilitas Hubungan Industrial: Menjaga keharmonisan iklim kerja dan stabilitas sosial-ekonomi yang berdampak pada ekosistem investasi.
  4. Transformasi Digital dan AI: Merumuskan respons strategis dalam menghadapi pergeseran dunia kerja akibat masifnya digitalisasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

“Keterlibatan aktif dan sinergis dari seluruh unsur tripartit dalam merumuskan standar global ini akan menjadi penentu kesiapan bangsa. Kita harus mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi nasional di masa depan,” pungkasnya.

Guna memastikan kontribusi yang optimal, Delegasi Republik Indonesia dipastikan hadir dengan komposisi representasi yang lengkap dan inklusif. Struktur delegasi tersebut mencakup para pejabat tinggi dari unsur Pemerintah, perwakilan pimpinan Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta delegasi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi AI Gantikan Pekerja, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Kerja
Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi MagangHub Batch 2, Dorong Kesiapan Kerja Lulusan PT
Mantan Menhan dan KSAD Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2, Siapkan 24 Kejuruan Siap Kerja
Kemnaker: Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
Cara Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2: Kuota 30 Ribu Peserta, Full Gratis dan Terintegrasi 
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
Berita ini 32 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:39 WIB

Antisipasi AI Gantikan Pekerja, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Kerja

Senin, 8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:29 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi MagangHub Batch 2, Dorong Kesiapan Kerja Lulusan PT

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:51 WIB

Mantan Menhan dan KSAD Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2, Siapkan 24 Kejuruan Siap Kerja

Berita Terbaru