MUBA, SUMATERA SELATAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Kobaran api dilaporkan membakar kawasan Kelompok Tani Hang Tuah, sekitar KM 17 Pancuran, Desa Muara Medak, Dusun 10 Tapak Rimau, Kecamatan Bayung Lencir pada Minggu (13/9/2026).
Kebakaran yang meluas dengan cepat ini diduga dipicu oleh aktivitas pembersihan lahan (penyetekingan) yang sebelumnya dilakukan di lahan milik warga setempat. Api kemudian merambat hingga ke kawasan KM 14 dan menghanguskan kebun produktif milik masyarakat di sekitarnya. Berdasarkan estimasi awal di lapangan, total luasan lahan yang terdampak kebakaran telah mencapai sedikitnya 150 hektare.
Hingga berita ini diturunkan, kobaran api belum sepenuhnya dapat dikendalikan dan terus mengancam area perkebunan warga yang lebih luas. Upaya pemadaman mandiri yang dilakukan oleh masyarakat setempat menghadapi kendala besar akibat minimnya dukungan peralatan pemadam, keterbatasan pasokan air di lokasi gambut, serta ketiadaan mesin pompa portabel yang memadai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat dan tokoh setempat sangat berharap adanya respons cepat dan intervensi langsung dari instansi terkait di tingkat daerah maupun pusat. Warga mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin, Tim Manggala Agni KLHK, bersama jajaran TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan untuk segera mengerahkan personel serta peralatan pemadaman intensif ke titik lokasi.
Penanganan segera dinilai krusial guna memutus perambatan api, menghentikan kepulan kabut asap yang mulai menebal, serta melindungi sumber penghidupan utama masyarakat dari kerusakan total akibat karhutla.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal








Komentar