Karhutla Landa Bayung Lencir Muba, 150 Hektare Kebun Warga Terbakar Akibat Dugaan Aktivitas Penyetekingan Lahan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 18:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas penyetekingan lahan ini telah menghanguskan sedikitnya 150 hektare kebun warga, dan hingga kini proses pemadaman mandiri masih terkendala oleh minimnya peralatan pompa serta pasokan air di lokasi, Minggu (13 September 2026). FOTO : BPBD MUSI

Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas penyetekingan lahan ini telah menghanguskan sedikitnya 150 hektare kebun warga, dan hingga kini proses pemadaman mandiri masih terkendala oleh minimnya peralatan pompa serta pasokan air di lokasi, Minggu (13 September 2026). FOTO : BPBD MUSI

MUBA, SUMATERA SELATAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Kobaran api dilaporkan membakar kawasan Kelompok Tani Hang Tuah, sekitar KM 17 Pancuran, Desa Muara Medak, Dusun 10 Tapak Rimau, Kecamatan Bayung Lencir pada Minggu (13/9/2026).

Kebakaran yang meluas dengan cepat ini diduga dipicu oleh aktivitas pembersihan lahan (penyetekingan) yang sebelumnya dilakukan di lahan milik warga setempat. Api kemudian merambat hingga ke kawasan KM 14 dan menghanguskan kebun produktif milik masyarakat di sekitarnya. Berdasarkan estimasi awal di lapangan, total luasan lahan yang terdampak kebakaran telah mencapai sedikitnya 150 hektare.

Hingga berita ini diturunkan, kobaran api belum sepenuhnya dapat dikendalikan dan terus mengancam area perkebunan warga yang lebih luas. Upaya pemadaman mandiri yang dilakukan oleh masyarakat setempat menghadapi kendala besar akibat minimnya dukungan peralatan pemadam, keterbatasan pasokan air di lokasi gambut, serta ketiadaan mesin pompa portabel yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat dan tokoh setempat sangat berharap adanya respons cepat dan intervensi langsung dari instansi terkait di tingkat daerah maupun pusat. Warga mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin, Tim Manggala Agni KLHK, bersama jajaran TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan untuk segera mengerahkan personel serta peralatan pemadaman intensif ke titik lokasi.

Penanganan segera dinilai krusial guna memutus perambatan api, menghentikan kepulan kabut asap yang mulai menebal, serta melindungi sumber penghidupan utama masyarakat dari kerusakan total akibat karhutla.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tenaga Marketing PT Milenium Solusi Abadi Resmi Ditahan Sebagai Pemberi Suap Bupati Muara Enim
Skandal Dugaan “Belanja” Suara Mengguncang Dapil 2 Deliserdang
Berita ini 13 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:22 WIB

Karhutla Landa Bayung Lencir Muba, 150 Hektare Kebun Warga Terbakar Akibat Dugaan Aktivitas Penyetekingan Lahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tenaga Marketing PT Milenium Solusi Abadi Resmi Ditahan Sebagai Pemberi Suap Bupati Muara Enim

Senin, 19 Februari 2024 - 19:40 WIB

Skandal Dugaan “Belanja” Suara Mengguncang Dapil 2 Deliserdang

Berita Terbaru