Kesal, Penumpang Wanita Ancam Bawa Bus Intra Jambi-Siantar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 1 Januari 2025 - 19:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Wanita Ancam Bawa Bus Intra Jambi-Siantar Karena Kecal Merasa Ditelantarkan. FOTO : Viryzha

Penumpang Wanita Ancam Bawa Bus Intra Jambi-Siantar Karena Kecal Merasa Ditelantarkan. FOTO : Viryzha

JAMBI – Sejumlah penumpang bus asal Jambi-Pematang Siantar, Sumatera Utara, mengamuk dikarenakan bus yang mengalami sejunlah kendala.

Di mana, bus mengalami pecah ban tepat pada pukul 02.00 WIB di wilayah Balam, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Namun, bus ternyata tidak memiliki ban serep. Hal ini mengakibatkan bus hanya bisa melaju dengan kecepatan 30 km perjam, dengan satu diantara ban bagian belakang dalam kondisi pecah ban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bus beberapa kali terpaksa berhenti untuk mencari bengkel, namun tidak kunjung menemukan ban yang dicari.

Karena tak memiliki ban serep, bus nekat terus melaju meski dengan kecepatan rendah. Lebih dari 8 jam bus terus berjalan sampai ke daerah Cikampak, Sumatera Utara.

Sekitar pukul 09.00 WIB, bus sempat berhenti di rumah makan. Setelah sarapan, bus kembali berangkat dengan kondisi ban pecah.

Emosi penumpang akhirnya pecah, saat satu dari dua sopir bus tertinggal di lokasi sarapan.

Bus kembali berhenti untuk menunggu sopir yang diantar pakai sepeda motor. Pada momen inilah, penumpang menyampaikan protesnya, atas sejumlah kendala yang dialami oleh bus.

“Sampai saat ini, blum ada bengkel yang punya ban pengganti, lebib 8 jam (saat ini masih dalam perjalanan) dengan kondisi ban pecah,” ujar Aryo, satu diantara penumpang, Selasa, 31 Desember 2024.

“Setelah itu, sarapan. Setelah sarapan berangkat dari rumah makan, satu di antara sopir bis malah ketinggalan, sehingga harus menunggu sopir dinatar pakai motor,” tambahnya.

Tidak hanya itu, penumpang juga mempertanyakan kesiapan dan SOP pihak Bus, yang tidak menyediakan ban serep, serta tidak adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Dishub.

Bus berangkat, tanpa pemeriksaan dan tidak masuk ke dalam Terminal Alambarajo.

Penumpang, bahkan terancam tidak bisa merayakan tahun baruan bersama keluarga di kampung halaman.

“Penumpang kesal, lantaran akan ada yang ketinggalan bus/kapal ketika tiba di Siantar, dan terancam tidak bisa berkumpul dengan keluarga di malam pergantian tahun baru,” ucapnya.

“Sebagaimana diketahui, malam pergantian tahun baru, hal yang sangat kental bagi perantau (Suku Batak),” pungkasnya.

Dalam video yang beredar, tampak ibu-ibu kesal karena terlantar akibat bus yang mengalami kerusakan dan adanya kernet yang tertinggal saat istirahat di rumah makan. Sehingga, penumpang diminta untuk menunggu. Lantas, ibu-ibu tersebut sempat mengancam untuk membawa bus.

Penulis : Viryzha

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari
Pertamina Patra Niaga Raih Impact Commitment Awards di Ajang Investortrust CSR Awards 2026
Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP
Lantik 1.361 Pejabat ATR/BPN, Sekjen: Amanah Baru untuk Jadi Motor Penggerak Perubahan
Wabup Katamso Tegaskan Komitmen Tanjab Barat Percepat Penurunan Stunting
Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
Kades se-Kecamatan Bram Itam Teken MoU dengan Kejari Tanjab Barat
Berita ini 507 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:52 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Impact Commitment Awards di Ajang Investortrust CSR Awards 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Lantik 1.361 Pejabat ATR/BPN, Sekjen: Amanah Baru untuk Jadi Motor Penggerak Perubahan

Berita Terbaru