JAKARTA, 6 Agustus 2026 – Ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 tidak hanya menjadi panggung unjuk kreativitas fesyen nasional. Acara ini juga menjadi ruang bagi Pertamina Patra Niaga untuk menampilkan produk unggulan dari para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaannya.
Di balik gemerlapnya pameran, terdapat kisah perjuangan luar biasa dari para pelaku usaha lokal. Produk yang ditampilkan bukan sekadar barang dagangan biasa, melainkan hasil karya kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas.
Salah satu yang menarik perhatian adalah gerai milik UMKM Narita Shibori. Unit usaha ini berhasil membuktikan bahwa bisnis komersial bisa berjalan beriringan dengan misi sosial yang menyentuh hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Narita Shibori menciptakan ruang inklusi dengan merangkul anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka bekerja sama langsung dengan Rumah Hasanah Bandung dan SLB Negeri 4 Jakarta untuk memproduksi busana estetis bernilai tinggi.
Kisah inspiratif lainnya datang dari gerai UMKM Dara Baro asal Aceh. Mitra binaan ini fokus pada pengembangan fesyen berkelanjutan yang ramah terhadap lingkungan.
Dara Baro memanfaatkan limbah kain wastra Nusantara seperti batik dan tenun. Menggunakan teknik upcycling boro khas Jepang, mereka menyulap kain bekas menjadi pakaian baru siap pakai.
Sentuhan kemanusiaan dan keberlanjutan ini memikat hati Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Siti Zahra Aghnia. Saat berkunjung pada Minggu (2/8), ia menegaskan pentingnya cerita pemberdayaan kuat di balik setiap produk tersebut.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga








Komentar