LIVE
Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam

Home / Pendidikan

Sabtu, 19 Juni 2021 - 12:20 WIB

Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat

Juru Bicara Pemko Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian. FOTO : REL

Juru Bicara Pemko Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian. FOTO : REL

TEBING TINGGI – Tahun Ajaran 2021/2022 akan segera dimulai, wacana membuka sekolah tatap muka terus bergulir meski ditengah pandemi Covid-19, khususnya di Kota Tebing Tinggi, Sumut.

Data terakhir kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 17 Juni 2021 sebanyak 53 orang, meninggal 50 orang dan sembuh 636 orang.

Juru Bicara Pemko Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian kepada awak media, Kamis (17/06/21) mengatakan, diberikan kesempatan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah, setelah guru-guru divaksin dahulu yang saat ini seluruhnya sudah 80% dan guru- guru juga harus dinyatakan negatif Covid-19.

“Sekolah-sekolah yang telah memberikan vaksinasi terhadap tenaga kependidikan, diberikan kesempatan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka,”ucapnya.

Namun disampaikan Dedi, bila ada orang tua siswa yang merasa khawatir atau tidak berkenan anaknya mengikuti tatap muka di sekolah, pihak sekolah akan menyiapkan sekolah secara daring (dalam jaringan).

Kegiatan tatap muka akan dilaksanakan dengan sangat hati-hati serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta aturan-aturan yang harus dipenuhi.

BACA JUGA :  Jadi Korban Tabrak Lari, Warga Tanjab Barat Meninggal di Tempat

“Kegiatan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 ini tentunya akan dilaksanakan dengan sangat berhati-hati. Sekolah harus mampu untuk mengontrol perilaku 5M sebagai Protokol Kesehatan yang harus dilakukan siswa,” jelas Dedi.

Menurut Jubir Pemko, pihak sekolah tidak hanya menyiapkan kebutuhan sebagai penunjang penerapan Protokol Kesehatan. Pihak sekolah harus mampu mengontrol dan menerapkan secara disiplin Protokol Kesehatan Covid-19.

“Pemakaian masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan mengurangi interaksi sesama siswa. Ini semua harus diperhatikan dan sangat-sangat perlu dikontrol oleh pihak sekolah,” tegas Dedi Siagian.

Kalau sekolah mampu, saya kira bisa berjalan dengan baik. Sekolah juga diminta membentuk Satuan Tugas (Satgas) disekolah masing masing. Satgas inilah nantinya yang akan menjaga dan memantau seluruh aktivitas para siswa selama menjalani Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, kata Dedi.

Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, lanjut Jubir Dedi Siagian, semuanya harus direncanakan dan dipersiapkan serta dilaksanakan dengan ekstra hati-hati sesuai dengan aturan. “Intinya Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah harus dilaksanakan dengan aturan yang ketat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Hampir Saja Terjadi Kebakaran di Jalan Panglima Kuala Tungkal

Dedi Siagian juga mengajak para orang tua siswa agar mempersiapkan anaknya dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka. Peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung terlaksananya program Pembelajaran Tatap Muka berjalan dengan baik dan aman.

Kita berharap kepada orang tua siswa yang mengijinkan anaknya mengikuti Pembelajaran Tatap Muka agar mempersiapkan dan memperhatikan kebutuhan Protokol Kesehatan si anak dalam mengikuti pembelajaran tersebut.

“Orang tua siswa juga perlu diedukasi agar memperhatikan anaknya saat pergi dan pulang sekolah. Termasuk persiapan dan bekalnya disekolah. Disinilah dibutuhkan peran pihak sekolah dan orang tua siswa dalam mengawasi para anak didik mengikuti pembelajaran. Kita tetap mewaspadai penyebaran Covid-19, dan kita berharap jangan sampai ada muncul klaster penyebaran Covid-19 di sekolah,” tutup Dedi Siagian.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mamiati; Guru Perlu Meningkatkan Kompetensi Mengajar

Pendidikan

Guru Perlu Bangkitkan “Ruh” Pembelajaran

Pendidikan

Tanjabbar Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru

Pendidikan

37 Calon Taruna STTD Pola Pembibitan Tanjabbar Lulus SKD

Pendidikan

Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar

Pendidikan

Yaakin; Pelibatan Masyarakat Perlu Untuk Majukan Sekolah

Pendidikan

Dampak Corona, Pemkab Tanjabbar Perpanjang Masa Pembelajaran di Rumah Hingga 19 April

Pendidikan

Mulai Besok, SMA Negeri 1 Tanjab Barat Laksanakan KBM Tatap Muka