Rakornas TPAKD 2026, Katamso: Pemkab Tanjab Barat Dorong Akses Pembiayaan UMKM

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (FOTO : Dok. Prokopim)

Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (FOTO : Dok. Prokopim)

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, mendorong penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat dalam mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian daerah.

Komitmen tersebut mengemuka saat Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Forum nasional tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Tanjung Jabung Barat, perluasan akses pembiayaan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan UMKM. Ketersediaan pembiayaan yang sesuai kebutuhan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan kapasitas produksi, memenuhi kebutuhan modal kerja, meningkatkan kualitas produk, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

Selain UMKM, akses keuangan yang inklusif juga dibutuhkan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian dan perikanan. Kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga dukungan layanan keuangan yang tepat sasaran diharapkan dapat memperkuat produktivitas dan meningkatkan pendapatan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya pada Rakornas TPAKD 2026 menekankan pentingnya memperluas jangkauan layanan keuangan agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Akses tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelaku usaha, tetapi juga petani, nelayan, pedagang, pekerja transportasi daring, hingga kelompok masyarakat lainnya.

Perluasan layanan keuangan, dalam konteks tersebut, tidak cukup hanya dengan menyediakan produk perbankan. Masyarakat juga perlu memperoleh pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan, pemilihan produk pembiayaan, serta penggunaan dana secara produktif agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

TPAKD memiliki peran strategis untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan layanan yang disediakan lembaga keuangan. Melalui koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah dapat mendorong pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan yang lebih sesuai dengan karakteristik serta potensi ekonomi wilayah.

Secara nasional, OJK melaporkan telah terbentuk 552 TPAKD di berbagai provinsi serta kabupaten/kota. Dalam paparan Rakornas, tingkat literasi keuangan nasional pada 2026 disebut mencapai 69 persen, sementara tingkat inklusi keuangan telah melampaui 93 persen.

Capaian tersebut menunjukkan luasnya jangkauan layanan keuangan di Indonesia. Namun, peningkatan akses perlu diiringi dengan pemahaman masyarakat terhadap manfaat, risiko, serta ketentuan produk keuangan agar pembiayaan dapat digunakan secara bertanggung jawab.

Bagi Pemkab Tanjung Jabung Barat, tantangan selanjutnya adalah memastikan perluasan akses keuangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan permodalan untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Penguatan sinergi dengan lembaga jasa keuangan diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi pembiayaan, memahami persyaratan kredit atau pembiayaan, serta mengakses layanan keuangan sesuai kemampuan dan kebutuhan usaha.

Upaya tersebut juga perlu disertai peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha. Dengan demikian, akses pembiayaan tidak hanya menjadi sumber tambahan modal, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Rakornas TPAKD 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan lembaga negara, anggota DPR dan DPD RI, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia.

Keikutsertaan Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi kebijakan akses keuangan daerah. Implementasi program yang tepat sasaran diharapkan dapat membantu memperluas kesempatan usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Catatan redaksi: Data statistik dan pernyataan Presiden dalam naskah ini mengikuti bahan rilis yang Anda berikan dan belum diverifikasi secara independen. Untuk menjaga akurasi jurnalistik, pastikan angka OJK, tema resmi Rakornas, serta detail kehadiran pejabat sesuai sumber resmi sebelum berita diterbitkan.(Adv)

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Prokopim Tanjab Barat

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Tanjab Barat Lelang Kendaraan Dinas, Penawaran Dibuka hingga 30 Oktober 2026
Tegas! Sekda Hermansyah: Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Wajib Berpredikat Baik Jika Mau Kontrak Lanjut
Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi
Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri
Menaker Yassierli: Kemnaker Bangun BLK Khusus Disabilitas di Bekasi, Siapkan Talenta Digital AI
Menaker Ungkap 10 Poin Krusial UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
Sengketa Lahan Taman Raja Belum Tuntas, Wabup Katamso Instruksikan BPN Cek Batas dan Minta Pihak Bersengketa Buka Dokumen
Siap Hadapi Dunia Kerja, Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Resmi Dibuka!
Berita ini 15 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rakornas TPAKD 2026, Katamso: Pemkab Tanjab Barat Dorong Akses Pembiayaan UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Pemkab Tanjab Barat Lelang Kendaraan Dinas, Penawaran Dibuka hingga 30 Oktober 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Tegas! Sekda Hermansyah: Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Wajib Berpredikat Baik Jika Mau Kontrak Lanjut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri

Berita Terbaru