Penumpang KMP Roro Rute Kuala Tungkal–Batam Meninggal Dunia di Tengah Pelayarannya

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah personel Basarnas melakukan evakuasi terhadap seorang penumpang kapal Roro rute Kuala Tungkal–Batam yang meninggal dunia di tengah pelayaran, Senin (06/04/2026). Korban yang sempat mengeluhkan sesak napas tersebut dievakuasi menggunakan tandu dari kapal penyeberangan menuju kapal penyelamat Basarnas untuk penanganan lebih lanjut di Batam. (Foto: Batampos)

Sejumlah personel Basarnas melakukan evakuasi terhadap seorang penumpang kapal Roro rute Kuala Tungkal–Batam yang meninggal dunia di tengah pelayaran, Senin (06/04/2026). Korban yang sempat mengeluhkan sesak napas tersebut dievakuasi menggunakan tandu dari kapal penyeberangan menuju kapal penyelamat Basarnas untuk penanganan lebih lanjut di Batam. (Foto: Batampos)

KUALA TUNGKAL – Seorang penumpang kapal penyeberangan (Roro) rute Kuala Tungkal menuju Batam Jeffry Setiawan (40), dilaporkan meninggal saat pelayaran di perairan Pulau Lobam, Bintan, Minggu 5 April 2026.

Korban yang merupakan seorang pengemudi kendaraan pribadi tersebut sempat mengeluhkan sesak napas sebelum mengembuskan napas terakhir di atas kapal KMP Sembilang rute Kuala Tungkal menuju Batam. Jenazah korban selanjutnya dievakusi oleh TIM Kantor SAR Tanjungpinang.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Kuala Tungkal, IPTU Widiharto, mengonfirmasi insiden medis tersebut. Berdasarkan keterangan otoritas setempat, kondisi kesehatan korban mulai memburuk saat posisi kapal berjarak sekitar tiga hingga empat jam perjalanan menuju Pelabuhan Telaga Punggur, Batam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban mengeluh sakit dan mengalami sesak napas saat perjalanan sudah mendekati wilayah Batam. Mengingat urgensi situasi, pihak kapal segera berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk langkah evakuasi,” ujar IPTU Widiharto, Minggu (05/04/2026).

Merespons kondisi darurat tersebut, manajemen kapal melakukan koordinasi cepat dengan ASDP Batam dan Basarnas. Proses evakuasi dilakukan langsung di tengah laut menggunakan kapal Basarnas untuk mempercepat penanganan, tanpa menunggu kapal bersandar di pelabuhan yang dijadwalkan tiba pukul 12.00 WIB.

Perwakilan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kuala Tungkal, Soleh, menyatakan bahwa korban merupakan pengguna jasa yang bertindak sebagai sopir pribadi. Hingga saat ini, riwayat medis spesifik korban masih dalam pendataan tim medis di Batam.

“Kami belum bisa memastikan riwayat penyakitnya secara detail, namun prosedur penanganan darurat telah dilaksanakan secara maksimal oleh kru kapal dan tim evakuasi,” jelas Soleh.

Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyedia jasa transportasi laut, mengingat durasi pelayaran Kuala Tungkal–Batam yang memakan waktu hingga 18 jam. Pihak ASDP mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Kami sangat menyarankan calon penumpang yang merasa kurang sehat untuk menunda perjalanan demi keselamatan. Selain itu, kami terus berupaya meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di pelabuhan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa depan,” pungkasnya.(TIM)

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara
Sirine Damkar Pecah Hening Ramadhan, Gudang Pengolahan Sabut Kelapa di Parit 4 Terbakar
Tiang JTM Patah, Sejumlah Wilayah di Senyerang Alami Pemadaman Listrik Darurat Malam Ini
Identitas Mayat di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove Teridentifikasi
GEGER! Warga Tungkal I Temukan Mayat Mengapung di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove
Rumah Guru dan Asrama Putra Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat Hangus Terbakar
Detik-Detik Tim SAR Jambi Evakuasi Jasad Rustam dari Ruang Sumur Sempit!
Mencekam Evakuasi Korban Terhirup Gas Beracun di Bungo: Tim SAR Gunakan Tabung Oksigen Masuk ke Dasar Sumur
Berita ini 87 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:50 WIB

Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:39 WIB

Sirine Damkar Pecah Hening Ramadhan, Gudang Pengolahan Sabut Kelapa di Parit 4 Terbakar

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:34 WIB

Tiang JTM Patah, Sejumlah Wilayah di Senyerang Alami Pemadaman Listrik Darurat Malam Ini

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:48 WIB

Identitas Mayat di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove Teridentifikasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:07 WIB

GEGER! Warga Tungkal I Temukan Mayat Mengapung di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove

Berita Terbaru