Ujian Azas Manfaat: Menanti Fungsionalitas Dinding Panjat Sport Center Tanjab Barat Senilai Rp3 Miliar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MONUMEN MATI: Kondisi proyek dinding panjat tebing Tahun Anggaran 2025 yang hingga kini hanya menjadi pajangan di kawasan Sport Center Kuala Tungkal. Meski menelan dana APBD miliaran rupiah, fasilitas ini dinyatakan gagal fungsi oleh pengurus FPTI karena cacat teknis pada panel dan lubang baut yang membahayakan atlet. (Foto: Dok. Istimewa/Delik Jambi)

MONUMEN MATI: Kondisi proyek dinding panjat tebing Tahun Anggaran 2025 yang hingga kini hanya menjadi pajangan di kawasan Sport Center Kuala Tungkal. Meski menelan dana APBD miliaran rupiah, fasilitas ini dinyatakan gagal fungsi oleh pengurus FPTI karena cacat teknis pada panel dan lubang baut yang membahayakan atlet. (Foto: Dok. Istimewa/Delik Jambi)

KUALA TUNGKAL – Pembangunan fasilitas dinding panjat (Wall Climbing) di Tanjung Jabung Barat kini menjadi potret buruk pengelolaan anggaran daerah Tahun Anggaran 2025. Proyek senilai + Rp3 Miliar yang dikerjakan CV. Lisa Mulia Abadi ini terancam mubazir karena hingga kini sama sekali tidak bisa digunakan.

Kondisi ini memicu kritik keras mengenai azas manfaat pembangunan di daerah. Publik mempertanyakan relevansi pembangunan ini dengan visi-misi bupati Berkah Madani. Di mana nilai “Berkah”-nya jika uang rakyat miliaran rupiah terbuang untuk alat yang tak layak digunakan? Dan di mana sisi “Madani”-nya jika pembangunan fisik abai terhadap fungsi dan keselamatan atlet?

Gagal Fungsi: Menghambat Prestasi, Bukan Menunjang
Alih-alih menjadi sarana penunjang prestasi atlet panjat tebing Tanjab Barat, fasilitas ini justru membahayakan. Pihak FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) setempat mengonfirmasi adanya kesalahan teknis fatal: baut poin tidak bisa masuk ke lubang panel dan permukaan panel yang terlalu tajam/kasar sehingga berisiko melukai pemanjat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Poin/hold tidak bisa dipasang. Ini jelas tidak bisa digunakan,” tegas pengurus FPTI.

Ketidakmampuan fasilitas ini menjalankan fungsinya membuktikan bahwa proyek ini dibangun tanpa standar teknis yang benar, sehingga nihil azas manfaat bagi para atlet.

Lemahnya Pengawasan: Siapa yang Bertanggung Jawab?
Munculnya pemeriksaan BPKP di lapangan menjadi sinyal kuat adanya lubang besar dalam fungsi pengawasan. Kuat dugaan, pengerjaan proyek ini tidak melibatkan tenaga ahli bersertifikasi khusus, namun tetap dipaksakan selesai demi mengejar serah terima administratif.

Jika pengawasan dari dinas terkait berjalan ketat sejak awal, kesalahan teknis yang merugikan keuangan daerah ini seharusnya bisa dicegah. Kegagalan pengawasan ini mencoreng visi besar daerah yang seharusnya mengedepankan kualitas dan kemaslahatan publik.

Daerah Tak Akan Maju Jika Asal Bangun
Pembangunan bukan sekadar menghabiskan anggaran tahunan atau memenuhi target fisik. Setiap rupiah uang rakyat harus memiliki manfaat nyata. Kasus dinding panjat ini menjadi pengingat pahit: kemajuan daerah mustahil tercapai jika infrastruktur hanya berujung pada audit aparat penegak hukum tanpa pernah bisa dinikmati fungsinya.

Masyarakat kini menunggu ketegasan. Apakah pemerintah daerah akan melakukan perbaikan total dan mem-blacklist rekanan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap visi “Berkah Madani”, ataukah anggaran 3 miliar ini dibiarkan menjadi besi tua tak berguna yang menghambat kemajuan olahraga di Tanjab Barat?.

Tegas: Blacklist Rekanan Tak Becus!
Turunnya tim BPKP ke lapangan pada Ramadan lalu menjadi sinyal kuat adanya ketidakberesan administratif dan fisik. Atas temuan ini, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat didesak untuk bersikap tegas. Blacklist (daftar hitam) bagi rekanan yang bekerja asal-asalan adalah harga mati. Rekanan yang tidak memiliki spesialisasi dan sertifikasi khusus namun dipaksakan menggarap proyek teknis seperti ini tidak boleh lagi diberi ruang untuk merusak citra pembangunan daerah.

Perlu diingat bahwa daerah tidak akan pernah maju jika pola pembangunan hanya mengejar serapan anggaran tanpa mempedulikan kemanfaatan jangka panjang.

Data Teknis Proyek Wall Climbing Sport Center Tanjab Barat

Komponen Data Keterangan Rinci
Nama Proyek Pembangunan Fasilitas Dinding Panjat (Wall Climbing)
Lokasi Kawasan Sport Center, Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Tahun Anggaran APBD 2025
Instansi Penanggung Jawab Dinas PUPR Kab. Tanjab Barat (Bidang Cipta Karya)
Pagu Anggaran Rp3.000.000.000 (Tiga Miliar Rupiah)
Pelaksana (Rekanan) CV. Lisa Mulia Abadi
Nilai Kontrak ± Rp2,99 Miliar
Status Pemeriksaan Audit Lapangan oleh BPK Perwakilan Jambi (April 2026)
Dugaan Pelanggaran Panel fiber tidak standar, baut tidak presisi, dan faktor keselamatan

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Pisah Sambut Kajari, Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pengawalan Pembangunan Daerah
Kunjungi Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pemerintah Hadir Beri Solusi
Tragedi Kebakaran Pasar Teluk Nilau: 70 KK Terdampak, Rumah dan Tempat Usaha Ludes
Perkuat Sinergi Industrial, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjab Barat Peringati May Day 2026
Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha
Sinergi Tanpa Batas, Pemkab Tanjab Barat dan Danlanal Palembang Perketat Pengawasan Laut!
Musrenbang RKPD Provinsi Jambi 2027, Wabup Katamso Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah
Rakor Camat-Lurah di Betara: Bupati Anwar Sadat Tekankan Dari Urusan Sampah Hingga Kemandirian Pangan!
Berita ini 66 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:55 WIB

Hadiri Pisah Sambut Kajari, Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pengawalan Pembangunan Daerah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Kunjungi Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pemerintah Hadir Beri Solusi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:02 WIB

Tragedi Kebakaran Pasar Teluk Nilau: 70 KK Terdampak, Rumah dan Tempat Usaha Ludes

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:27 WIB

Perkuat Sinergi Industrial, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjab Barat Peringati May Day 2026

Rabu, 22 April 2026 - 17:56 WIB

Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha

Berita Terbaru