BETARA – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan terobosan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah perdana di tingkat kecamatan. Bertempat di Aula Bumdesma Betara, Jumat (17/04/2026), agenda triwulanan ini dipimpin langsung oleh Bupati H. Anwar Sadat, bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso.
Bupati menegaskan bahwa pergeseran lokasi rakor ke kecamatan adalah strategi “jemput bola“ untuk memastikan program kerja tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi tereksekusi hingga ke level kelurahan.
Sinkronisasi Pusat-Daerah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Memastikan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis dan Asta Cita Presiden berjalan linier hingga ke tingkat bawah
“Kita sedang menyelaraskan visi-misi daerah dengan program Jambi Mantap dan Asta Cita Presiden. Fokus kita jelas: Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, dan percepatan KDMP,” tegas Bupati Anwar Sadat.
Target Bebas Sampah
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah status pengelolaan sampah. Setelah berhasil keluar dari status “darurat sampah”, Pemkab kini membidik target ambisius: menutup sistem pembuangan open dumping per Agustus mendatang.
Sebagai gantinya, Bupati menginstruksikan penguatan pemilahan sampah dari sumber (rumah tangga dan kantor) serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos untuk pertanian.
Program Inovasi 3K (Kandang, Kebun, dan Kolam)
Selain pengelolaan sampah, Pemkab memperkenalkan Program 3K (Kandang, Kebun, dan Kolam). Inovasi ini dirancang untuk menghidupkan lahan tidur menjadi pusat kemandirian pangan masyarakat.
Memanfaatkan lahan tidur melalui konsep Kandang, Kebun, dan Kolam (3K) sebagai solusi ketahanan pangan lokal.
“Kami ingin setiap wilayah mandiri secara pangan melalui integrasi 3K ini,” tambah Bupati.
Bupati berharap Camat dan Lurah menjadi garda terdepan yang konsisten mengawal program ini demi kesejahteraan masyarakat.
Menutup kegiatan, Bupati mengajak seluruh Camat dan Lurah untuk tetap konsisten dan berkomitmen penuh dalam mengawal pembangunan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara luas.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal









![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)

