Drama 3 Hari di Sungai Mesumai: Yahya Ditemukan Meninggal Dunia 50 KM dari Titik Awal

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Jambi, TNI, Polri, BNPB/BPBD, dan warga setempat bergotong-royong menaikkan kantong jenazah Yahya (57) ke dalam mobil ambulans di Kabupaten Merangin, Jambi, Senin (04/05/2026). Korban yang dilaporkan hilang terseret arus sejak Jumat (1/5) lalu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari. (FOTO : Dok. Humas Kantor SAR Jambi).

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Jambi, TNI, Polri, BNPB/BPBD, dan warga setempat bergotong-royong menaikkan kantong jenazah Yahya (57) ke dalam mobil ambulans di Kabupaten Merangin, Jambi, Senin (04/05/2026). Korban yang dilaporkan hilang terseret arus sejak Jumat (1/5) lalu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari. (FOTO : Dok. Humas Kantor SAR Jambi).

MERANGIN – Perjuangan tanpa lelah Tim SAR Gabungan dalam memecah keheningan Sungai Batang Mesumai akhirnya membuahkan hasil pilu. Di bawah terik matahari pada hari ketiga pencarian, Senin (04/05/2026), jasad Yahya (57) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pria paruh baya ini sebelumnya hilang misterius dan ditelan derasnya arus sungai sejak Jumat, 1 Mei lalu.

Jejak Sunyi di Tepi Sungai

Misteri ini bermula pada Jumat siang yang tenang, saat Yahya pamit untuk menyeberangi sungai menuju kebunnya. Namun, hingga malam menjemput, ia tak kunjung pulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga yang dirundung kecemasan hanya bisa terpaku saat menyisir tepi sungai. Mereka menemukan sepeda motor, tas, kacamata, dan sandal milik korban tergeletak membisu di tepi air. Benda-benda itu menjadi saksi bisu detik-detik terakhir sebelum korban diduga tergelincir dan hanyut terbawa arus liar Sungai Batang Mesumai.

Menembus Arus dan Keputusasaan

Senin pagi pukul 07.00 WIB, asa kembali dinyalakan. Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Dengan mengerahkan tiga unit perahu karet (Rubber Boat), mereka menyisir aliran sungai yang berbahaya sejauh 16 kilometer ke arah hilir.

Operasi kemanusiaan ini menyatukan berbagai pihak:

  • Pos SAR Bungo & BPBD Merangin
  • Babinsa & Polsek Kota Bangko
  • SAR MTA & warga setempat yang bahu-membahu menolak menyerah.

Akhir yang Memilukan: 50 Kilometer dari Titik Hilang

Pukul 14.24 WIB, secercah informasi memecah ketegangan. Seorang warga melihat tubuh manusia terapung di koordinat 2° 6’33.00″S – 102°32’3.00″E. Jaraknya sungguh luar biasa—50 kilometer jauhnya ke arah hilir dari titik awal korban dilaporkan hilang. Arus sungai yang ganas telah membawa tubuh Yahya begitu jauh dari rumahnya.

Tim SAR langsung bergerak cepat menembus medan demi mengevakuasi jenazah korban. Tangis haru dan duka pecah saat jasad Yahya dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Bangko sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk kepulangan terakhirnya.

Belasungkawa dari Tim SAR Gabungan

Menanggapi akhir dari pencarian yang memilukan ini, perwakilan dari Tim SAR Gabungan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada pihak keluarga korban.

“Kami atas nama segenap unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Bapak Yahya. Kami sangat berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan potensi SAR yang telah berjuang bersama tanpa kenal lelah selama tiga hari pencarian ini.”

Pada pukul 14.35 WIB, setelah evaluasi singkat (debriefing), Operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel kembali ke kesatuan dengan duka mendalam, namun telah menuntaskan tugas mulia mereka memulangkan korban ke pelukan keluarga.*

Penulis : Angah

Editor : Tim Redkasi

Sumber Berita: Kantor SAR Jambi

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian
Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore
BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ
Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam
Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai
Kebakaran Hanguskan 8 Asrama Polisi di Jambi, Korban Jiwa Nihil
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia
Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia
Berita ini 91 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:57 WIB

BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai

Berita Terbaru