Apresiasi bagi Industri: Kemnaker Siapkan Insentif bagi Perusahaan Pendukung Sertifikasi MagangHub

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli (tengah), didampingi Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Darmawansyah (kiri), saat memberikan keterangan pers mengenai pemberian reward bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta MagangHub di Jakarta, Senin (06/04). Langkah ini diambil guna memastikan lulusan magang memiliki pengakuan resmi dari industri melalui sertifikasi BNSP. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli (tengah), didampingi Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Darmawansyah (kiri), saat memberikan keterangan pers mengenai pemberian reward bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta MagangHub di Jakarta, Senin (06/04). Langkah ini diambil guna memastikan lulusan magang memiliki pengakuan resmi dari industri melalui sertifikasi BNSP. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menyiapkan skema reward dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta Magang Nasional (MagangHub). Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis pemerintah untuk memastikan program pemagangan tidak sekadar memberikan pengalaman kerja, namun juga pengakuan kompetensi formal yang krusial di pasar kerja global.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa integrasi antara pengalaman praktis dan sertifikasi merupakan kunci peningkatan kualitas SDM nasional. Menurutnya, bukti kompetensi yang terstandar akan mempermudah industri dalam mengidentifikasi talenta berbakat sekaligus meningkatkan daya saing para peserta.

“Kami berkomitmen agar pemagangan menjadi jembatan nyata menuju dunia kerja. Melalui sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), peserta tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga pengakuan atas keahlian mereka,” ujar Menaker Yassierli dalam keterangan resminya, Senin (06/04/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Darmawansyah, menjelaskan bahwa perusahaan yang aktif mendukung sertifikasi akan mendapatkan akses prioritas pada berbagai layanan strategis ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara pemerintah, sektor swasta, dan tenaga kerja.

“Apresiasi tinggi kami berikan kepada perusahaan yang bervisi jauh ke depan dengan memfasilitasi sertifikasi ini. Hal ini memastikan output pemagangan selaras dengan kebutuhan industri yang dinamis,” tambah Darmawansyah.

Saat ini, tercatat sekitar 100.000 peserta tengah mengikuti program pemagangan nasional di berbagai sektor. Untuk Batch I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa bakti mereka pada 19 April 2026. Sebagai bentuk validasi profesionalisme, peserta yang menuntaskan masa magang selama 6 bulan akan menerima Sertifikat Magang, sementara mereka dengan durasi minimal 3 bulan akan memperoleh Surat Keterangan resmi.

Ke depannya, Kemnaker berencana memperluas jaringan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri. Visi besarnya adalah melahirkan angkatan kerja yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri ‘Kado Besar’ di May Day 2026: Dari Pengakuan Marsinah hingga Perlindungan Pekerja Digital
Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan
Menaker: Kesehatan Mental Kini Wajib Masuk Standar SMK3 Perusahaan
Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Baru
Menaker Yassierli: Pelatihan Vokasi 2026 Fokus Cetak SDM Kompeten dan Siap Kerja
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan
Berita ini 30 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Beri ‘Kado Besar’ di May Day 2026: Dari Pengakuan Marsinah hingga Perlindungan Pekerja Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:35 WIB

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

Kamis, 30 April 2026 - 17:47 WIB

Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Rabu, 29 April 2026 - 00:24 WIB

Menaker: Kesehatan Mental Kini Wajib Masuk Standar SMK3 Perusahaan

Senin, 27 April 2026 - 18:56 WIB

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Baru

Berita Terbaru