Pesan Asops Panglima TNI Kepada Satgas Satuan Organik Papua Yonif R 142/KJ

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 10 Maret 2022 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Syafruddin Periksa kesiapan operasi Satgas Batalyon Infanteri Raider 142/Ksatria Jaya, Satuan Organik Kewilayahan Papua 2022, di Mayonif R 142/KJ Jambi, Rabu (9/3/22)

Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Syafruddin Periksa kesiapan operasi Satgas Batalyon Infanteri Raider 142/Ksatria Jaya, Satuan Organik Kewilayahan Papua 2022, di Mayonif R 142/KJ Jambi, Rabu (9/3/22)

Sementara, Asops Panglima TNI, Mayjen TNI Syafruddin sebelum melakukan pemeriksaan kesiapan personel maupun materiil pasukan Yonif R 142/KJ di lapangan hijau Batalyon bersama rombongan, berharap kehadiran prajurit Satgas di daerah penugasan dapat membantu kesulitan atau memberikan kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat sekitar dengan tidak bersifat arogan.

“Target utama Panglima TNI adalah berangkat 400 orang dan kembali pun demikian dengan berhasil melaksanakan pembinaan teritorial, sehingga masyarakat dapat merasakan bahwa TNI betul-betul membantu masyarakat Papua,’’ ujar Syafruddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Asops Panglima TNI mengatakan bahwa Satgas Satuan Organik Papua dengan tujuan untuk perkuatan Satuan Organik Papua dalam melaksanakan Binter di Daerah Operasi Papua, hingga satuan organik Papua pada saatnya nanti mencapai kekuatan mantab.

Adapun titik berat atau fokus pada tugas Satgas Opster dengan mengedepankan Komsos kepada masyarakat khususnya Tokoh- tokoh Papua untuk terwujudnya penguatan Nasionalisme, Persatuan, Kesatuan, NKRI, Pancasila dan UUD 45. Serta ajari mereka hal-hal yang aplikatif ke arah tujuan dan fokus penugasan, ujarnya.

Satgas akan melaksanakan Tugas Pokok Pengunaan kekuatan, bukan tugas – tugas Pembinaan Kekuatan, “jangan ada lagi yang melaksanakan Pengamanan Perusahaan, Pam Pilkada, Ngeter dan lain-lain, sehingga keluar dari Tupoksi Satgas, tegasnya.

Opspur hanya boleh Patroli Pam Kedudukan Pos dan Pengendapan. Tidak boleh lagi Opspur jarak jauh yang malah merusak hasil Binter di wilayah.

Jangan terpancing dengan aksi-aksi mereka, yang berdampak dengan adanya keributan dan pengungsian,yang potensial melanggar Ham.

Opster didukung dengan Ops Intel dan Opspur, Satgas Sat Organik fokus kepada Opster, Satgas Intel dilaksanakan Satgas Nanggala, Satgas Tempur dilaksanakan oleh Satgas lain atas perintah Panglima TNI, Kata Asops.

“Kapan Satgas menginjakkan kaki di Daerah Operasi itu sudah masuk Tugas Operasi, bukan hanya di tahap ekploitasi”, imbuhnya.

Kondisi Daerah Operasi harus didalami lagi, bukan hanya menerima data diatas kertas, karena itu, Komsos digiatkan dan dikembangkan guna mendapatkan tambahan informasi yang dapat digunakan untuk mensukseskan misi Satgas.

Lalu kembangkan sikap kasih sayang dan mencintai rakyat disekitarnya. “Danyon rajin evaluasi dan terus menerus meningkatkan efektifitas tugas, Danpos harus berpangkat Lettu ke atas jika masih ada, namun kalau tidak ada harus ditandem dengan Perwira Senior, yang bisa diajak diskusi dalam pengambilan keputusan, pesannya.[Lanjut Halaman Berikutnya].

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Hantam Pagar Polda Jambi, Pajero Hitam Tabrak Pemotor di Beberapa Titik
Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Berhasil Ditemukan Setelah 5 Jam Pencarian
Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Buntung Jambi, Pencarian Terkendala Hujan
Hanya Ditemukan Sepasang Sandal, SAR Jambi Cari Identitas Wanita yang Terjun dari Aur Duri I
Jaga Marwah Perairan Jambi, Wadirpolairud Polda Jambi Pimpin Inspeksi Kapal di Sungai Batanghari
Tolak Registrasi Kendaraan Lelang Pidana, Ditlantas Polda Jambi: Kami Patuhi Aturan Kapolri
Kanwil Ditjenpas Jambi Berikan Remisi Khusus Natal Tahun 2025, 1 WBP Langsung Bebas
Aisyah, Bocah 5 Tahun di Kota Jambi Hanyut di Drainase Ditemukan Meninggal
Berita ini 357 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:14 WIB

Sebelum Hantam Pagar Polda Jambi, Pajero Hitam Tabrak Pemotor di Beberapa Titik

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:45 WIB

Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Berhasil Ditemukan Setelah 5 Jam Pencarian

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:02 WIB

Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Buntung Jambi, Pencarian Terkendala Hujan

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:07 WIB

Hanya Ditemukan Sepasang Sandal, SAR Jambi Cari Identitas Wanita yang Terjun dari Aur Duri I

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:43 WIB

Jaga Marwah Perairan Jambi, Wadirpolairud Polda Jambi Pimpin Inspeksi Kapal di Sungai Batanghari

Berita Terbaru