Ribuan Warga Pati Gelar Syukuran Tumpeng di Alun-alun Hingga Gundulan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga Pati Gelar Syukuran Tumpeng di Alun-alun Hingga Gundulan. [FOTO : kompas.com]

Ribuan Warga Pati Gelar Syukuran Tumpeng di Alun-alun Hingga Gundulan. [FOTO : kompas.com]

PATI – Suasana Alun-alun Simpang Lima Pati pada Jumat siang berubah menjadi lautan syukur. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar pesta rakyat sebagai respons atas ditetapkannya Bupati Pati nonaktif, Sudewo, sebagai tersangka oleh KPK, Jumat (23/1/26).

Sudewo terjerat kasus dugaan pemerasan jabatan perangkat desa (caperdes) serta suap proyek DJKA setelah terjaring OTT pada 20 Januari lalu. Dalam aksi ini, warga menyajikan 10 tumpeng dan membagikan 5.000 nasi bungkus gratis kepada masyarakat sekitar.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Husaini, mengatakan bahwa syukuran ini merupakan ungkapan kelegaan masyarakat setelah berbulan-bulan memperjuangkan pengungkapan kasus dugaan pungutan liar di Kabupaten Pati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini tashakuran rakyat atas diselesaikannya praktik pungli di Kabupaten Pati oleh KPK. Tadi ada potong tumpeng, makan bersama, doa, dan teman-teman yang bernazar cukur gundul juga melaksanakannya hari ini,” ujar Husaini dikutip kompas.com, Jumat.

Menurutnya, kegiatan tersebut dihadiri lebih dari seribu orang.

Tak hanya makan bersama, aksi simbolis berupa cukur gundul dan penyalaan kembang api juga dilakukan sebagai simbol pembersihan Kabupaten Pati dari praktik korupsi. Momentum ini menjadi simbol harapan warga akan lahirnya pemerintahan yang lebih transparan, jujur, dan berpihak pada rakyat di masa depan.

“Harapan kami ke depan, Pati dikelola oleh pemerintahan yang benar, tidak ngawur, peduli terhadap rakyat, dan tidak sombong,” tegasnya.

Husaini juga menyinggung adanya sejumlah aktivis yang masih menjalani proses hukum.

Ia berharap agar proses tersebut dapat dipercepat.

“Kami menghargai proses hukum, tapi kami minta supaya dipercepat agar kawan-kawan bisa segera bebas dari hukuman yang tidak benar. Kami yakin mereka tidak bersalah,” katanya.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: kompas.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ingat! Jangan Asal Pilih Prodi Kuliah: Kemendiktisaintek Bakal Tutup Massal Jurusan yang Tak Relevan
Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Pemidanaan Akademisi atas Kritik Kebijakan Pemerintah, Ini Alasanya!
Mendagri Tegaskan Pemda Dilarang Jadikan PHK PPPK Solusi Instan Masalah Anggaran
Kasus Amsal Christy Sitepu: Saat Ide dan Kreativitas Dianggap “Nol Rupiah” oleh Hukum
EKSKLUSIF: Sosok di Balik Terbongkarnya “Hilangnya” Yaqut dari Rutan KPK, Bukan Petugas Tapi Istri Tahanan!
Kapan Lebaran Idul Fitri 1447 H, Jumat atau Sabtu?
Ini Aturan Baru Komdigi Untuk Pencegah Penipuan via Kartu SIM Card
HEBOH! Content Creator Tiktok Bongkar Misteri Audio Visual Cita Rahayu yang Mencekam!
Berita ini 41 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:01 WIB

Ingat! Jangan Asal Pilih Prodi Kuliah: Kemendiktisaintek Bakal Tutup Massal Jurusan yang Tak Relevan

Minggu, 19 April 2026 - 19:00 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Pemidanaan Akademisi atas Kritik Kebijakan Pemerintah, Ini Alasanya!

Jumat, 3 April 2026 - 19:42 WIB

Mendagri Tegaskan Pemda Dilarang Jadikan PHK PPPK Solusi Instan Masalah Anggaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:47 WIB

Kasus Amsal Christy Sitepu: Saat Ide dan Kreativitas Dianggap “Nol Rupiah” oleh Hukum

Senin, 23 Maret 2026 - 01:56 WIB

EKSKLUSIF: Sosok di Balik Terbongkarnya “Hilangnya” Yaqut dari Rutan KPK, Bukan Petugas Tapi Istri Tahanan!

Berita Terbaru