SAROLANGUN – Seorang lansia bernama Bawi (70) dilaporkan terseret arus Sungai Batang Asai di Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Jumat (30/10/2026). Hingga laporan diterima, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Kejadian tersebut dilaporkan bermula sekitar pukul 04.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima dari anggota Koramil Batang Asai, Hadi Irawan, korban saat itu berada di pinggir sungai. Tiba-tiba, debit air meningkat dan arus mengalir deras hingga menyeret korban.
Warga setempat telah melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir sepanjang aliran sungai. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi melalui Pos SAR Bungo memberangkatkan satu tim Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari tujuh personel menuju lokasi kejadian. Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 5 jam 43 menit.
Dalam operasi ini, tim membawa sejumlah peralatan pendukung, meliputi kendaraan penyelamat (Rescue Car), perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR), peralatan penyelamatan di air (water rescue), peralatan selam, perlengkapan medis, alat komunikasi, serta peralatan evakuasi lainnya.
Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Bungo, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Sarolangun, dan masyarakat setempat. Seluruh unsur akan berkoordinasi untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan menyusuri aliran Sungai Batang Asai.
Basarnas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan debit air sungai, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi memicu luapan air secara tiba-tiba. Warga juga diminta menghindari aktivitas di tepi sungai ketika arus mulai deras dan ketinggian air meningkat.
Hingga berita ini ditulis, Bawi masih belum ditemukan. Operasi pencarian terus diupayakan oleh tim SAR gabungan.
Catatan redaksi, Bos: Judul dibuat lebih langsung pada peristiwa dan upaya pencarian. Untuk memastikan akurasi berita, sebaiknya konfirmasikan apakah air sungai benar-benar meluap atau debitnya meningkat, serta apakah operasi SAR sudah tiba di lokasi atau masih dalam perjalanan saat rilis diterbitkan.**
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Kantor SAR Jambi













Komentar