LIVE TV
Wabup Hairan Sidak, ASN Setda Tanjab Barat Kalang Kabut Kebun Terendam Banjir, Warga Sebrang Kota Minta Ganti Rugi ke PT PWS Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan TMMD 110 Kodim 0415/Bth di Muaro Jambi Wabup Muaro Jambi Buka TMMD 110 Kodim 0415/BTH Bupati Anwar Sadat :  PKK dan Dekranasda Momentum Proses Pembangunan Kabupaten Tanjab Barat

Home / Tanjab Barat

Jumat, 13 November 2020 - 19:44 WIB

Postingan Survei dan Poling Kandidat Mulai Dipertanyakan Kredibilitasnya

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

TANJAB BARAT – Banyakanya diposting seolah hasil survei atau poling terhadap Kandidat Paslon Bupati Tanjab Barat Pilkada 2020 di media sosial mulai dipertanyakan kredibilitasnya.

Lantaran survei atau poling diposting tersebut tanpa mencantumkan lembaga survei reami dan metodologi dipakai sehingga diragukan kebenarannya.

“Kalau memang hasil ini bisa dipertanggungjawabkan kenapa bukan Ketua atau direktur lembaga survei tersebut yang umumkan ke masyarakat dan bukan dari akun facebook yang tak pul diketahui siapa pemiliknya,” kata Ian di Kuala Tungkal, Jumat (13/11/20).

BACA JUGA :  Diduga Sakit Warga Betara Ditemukan Meninggal di Kebun

Menurutnya, informasi yang diposting di medsos tersebut dapat menimbulkan kegaduhan publik di tengah tahapan Pilkada Tanjab Barat yang tengah berjalan damai imbas dari polling tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi dengan HMI Untuk Kemajuan Tanjab Barat

“Jangan giring opini yang menyesatkan masyarakat dengan jangan menggiring opini publik yang berlebihan, nanti malu sendiri,” tambahnya.

Ia menyebut merasa aneh mengamati beberapa postingan survei maupun poling menyebut  paslon tertentu mendapat dukungan tinggi dan sebagainya.

“Ini kan tidak fair, justru dapat memicu kekisruhan,” sebutnya.

BACA JUGA :  Lapas Kuala Tungkal Deklarasikan Pencanangan ZI Menuju WBK dan WBBM

Survei yang tidak dihasilkan dari proses dan metodologi yang benar. Tegas Ian  pada akhirnya punya dampak yang sama berbahayanya dengan berita palsu (hoaks).

Bahkan menurutnya survei semacam ini bisa dituntut oleh kandidat yang merasa dirugikan.

“Bisa dituntut, kenapa tidak,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Polisi Semprot Kantor dan Gudang Logistik KPU Tanjabbar dengan Disinfektan

Daerah

Kunjungi RSUD KH Daud Arif, Kapolres Tanjabbar Beri Bantuan Vitamin Untuk Petugas Medis

Tanjab Barat

Kisah Ibu Suprapti, Guru dari Pedesaan Tanjab Barat, Ajarkan Anak Baca Tulis di Tengah Pandemi

Tanjab Barat

145 CPNS Angkatan 2019 Tanjab Barat Akan di Latsarkan Secara Daring

Berita

Ajak Warga Disiplin Protokol Kesehatan, Kapolda Jambi Bagikan Masker di WFC Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Ahmad Jahfar Terpilih Jadi Ketua DPD II Golkar Tanjabbar

Tanjab Barat

Bersama Istri, Anwar Sadat Kunjungi Lokasi dan Korban Kebakaran

Advetorial

Dandim 0419/Tanjab Pimpin Kampanye Werving Caba PK TNI-AD 2020