indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

Home / Tanjab Barat

Jumat, 13 November 2020 - 19:44 WIB

Postingan Survei dan Poling Kandidat Mulai Dipertanyakan Kredibilitasnya

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

TANJAB BARAT – Banyakanya diposting seolah hasil survei atau poling terhadap Kandidat Paslon Bupati Tanjab Barat Pilkada 2020 di media sosial mulai dipertanyakan kredibilitasnya.

Lantaran survei atau poling diposting tersebut tanpa mencantumkan lembaga survei reami dan metodologi dipakai sehingga diragukan kebenarannya.

“Kalau memang hasil ini bisa dipertanggungjawabkan kenapa bukan Ketua atau direktur lembaga survei tersebut yang umumkan ke masyarakat dan bukan dari akun facebook yang tak pul diketahui siapa pemiliknya,” kata Ian di Kuala Tungkal, Jumat (13/11/20).

BACA JUGA :  Antisipasi PMK, Peternak di Tanjab Barat Dihimbau Waspada

Menurutnya, informasi yang diposting di medsos tersebut dapat menimbulkan kegaduhan publik di tengah tahapan Pilkada Tanjab Barat yang tengah berjalan damai imbas dari polling tersebut.

“Jangan giring opini yang menyesatkan masyarakat dengan jangan menggiring opini publik yang berlebihan, nanti malu sendiri,” tambahnya.

Ia menyebut merasa aneh mengamati beberapa postingan survei maupun poling menyebut  paslon tertentu mendapat dukungan tinggi dan sebagainya.

BACA JUGA :  Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

“Ini kan tidak fair, justru dapat memicu kekisruhan,” sebutnya.

Survei yang tidak dihasilkan dari proses dan metodologi yang benar. Tegas Ian  pada akhirnya punya dampak yang sama berbahayanya dengan berita palsu (hoaks).

Bahkan menurutnya survei semacam ini bisa dituntut oleh kandidat yang merasa dirugikan.

“Bisa dituntut, kenapa tidak,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Silaturrahmi ke Gereja Begini Tanggapan Pendeta

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Pimpin Rapat Tim Analisa dan Evaluasi  GTPP Covid-19

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Minta Masyarakat Ambil Sisi Positif dari Larangan Mudik

Tanjab Barat

Gardu Induk 30 Mega di Sungai Saren Akan Segera Beroperasi

Tanjab Barat

PLN, Isu Padamkan Listrik di Malam Tahun Baru adalah Hoax

Berita

Ini Persiapan Pemkab Tanjabbar Antisipasi Karhutla 2020

Daerah

50 Personel Polres Tanjabbar di Rapid Test

Tanjab Barat

Fadhilah Sadat Berharap Ecoprint Dapat Meningkatkan Ekonomi Keluarga