LIVE TV
Kunker ke Merangin, Danrem Gapu Sempatkan Olahraga Jalan Kaki di Kota Bangko DPRD Tanjab Barat Akan Gelar PAW Partai PBB Bupati Anwar Sadat dan Pimpinan DPRD Tandatangani Nota KRA RPJMD 2021-2026 Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini ke-142, Hairan Apresisi Kiprah Kaum Perempuan Kapolres Tanjabbar Lakukan Blusukan Penyusuran Informasi Premanisme di Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Jumat, 13 November 2020 - 19:44 WIB

Postingan Survei dan Poling Kandidat Mulai Dipertanyakan Kredibilitasnya

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

FOTO : Ilustrasi Gambar Grafis Poling maupun Survei atau Vote

TANJAB BARAT – Banyakanya diposting seolah hasil survei atau poling terhadap Kandidat Paslon Bupati Tanjab Barat Pilkada 2020 di media sosial mulai dipertanyakan kredibilitasnya.

Lantaran survei atau poling diposting tersebut tanpa mencantumkan lembaga survei reami dan metodologi dipakai sehingga diragukan kebenarannya.

“Kalau memang hasil ini bisa dipertanggungjawabkan kenapa bukan Ketua atau direktur lembaga survei tersebut yang umumkan ke masyarakat dan bukan dari akun facebook yang tak pul diketahui siapa pemiliknya,” kata Ian di Kuala Tungkal, Jumat (13/11/20).

BACA JUGA :  Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini ke-142, Hairan Apresisi Kiprah Kaum Perempuan

Menurutnya, informasi yang diposting di medsos tersebut dapat menimbulkan kegaduhan publik di tengah tahapan Pilkada Tanjab Barat yang tengah berjalan damai imbas dari polling tersebut.

“Jangan giring opini yang menyesatkan masyarakat dengan jangan menggiring opini publik yang berlebihan, nanti malu sendiri,” tambahnya.

Ia menyebut merasa aneh mengamati beberapa postingan survei maupun poling menyebut  paslon tertentu mendapat dukungan tinggi dan sebagainya.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Imbau OPD Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Mendahara Ulu

“Ini kan tidak fair, justru dapat memicu kekisruhan,” sebutnya.

Survei yang tidak dihasilkan dari proses dan metodologi yang benar. Tegas Ian  pada akhirnya punya dampak yang sama berbahayanya dengan berita palsu (hoaks).

Bahkan menurutnya survei semacam ini bisa dituntut oleh kandidat yang merasa dirugikan.

“Bisa dituntut, kenapa tidak,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bunga Bakal Gantikan PAW Hairan di DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Bagikan Ikan Lele Panen Program Ketahanan Pangan ke Warga Sekitar

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Hadiri Paripurna ke 4 Pembahasan LKPJ Tahun 2019

Tanjab Barat

11 Partai di DPRD Tanjab Barat Terima Bantuan Keuangan Parpol

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Terima Penghargaan Innovative Government Award 2020

Tanjab Barat

Besok Pemda dan FPRJ Tanjabbar Gelar Pesantren Ramadhan Untuk Siswa “The Class of 21 Great Party”

Tanjab Barat

Ketua TP PKK Tanjab Barat Hadir Rakerda IX TP-PKK Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Gunakan Water Bombing, Kebakaran Kebun di Desa Muntialo Berhasil Dipadamkan