KUALA TUNGKAL – Setelah ditutupnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online, SMPN 2 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi kembali membuka pendaftaran PPDB Tahun Pelajaran 2023/2024 secara Offline dari 3 hingga 8 Juli 2023 mendatang.
Dari pendaftaran secara Online, berdasarkan pendataan yang dilakukan Panitia PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal, Panitia mendata setidaknya 256 Calon Siswa yang mendaftar.
Sementara untuk pendaftaran secara Offline tercatat sebanyak 266 Formulir pendaftaran dikembalikan para Pendaftar berikut persyaratannya ke Panitia PPDB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari jumlah pendaftaran secara Online ditambah dengan jumlah pendaftar secara Offline, hingga Hari kedua pendaftaran secara Offline jumlah Calon Siswa yang mendaftar sudah mencapai 522 Orang melebihi kuota 223 Siswa atau sekitar 50 Persen.
Yuniarti Ketua Panitia PPDB SMPN 2 Kuala Tungkal mengungkapkan, semangat Calon Peserta Didik Baru luar biasa. Terlihat baru Hari Kedua sejak dibukanya Pendaftaran secara Offline, jumlah formulir yang dikembalikan sudah mencapai 266 Lembar berikut dengan persyaratannya.
” Baru Hari Kedua PPDB secara Offline di SMPN 2, sudah ada 266 Calon Peserta Didik Baru yang mengembalikan formulir atau mendaftar,” beber Yuniarti, Selasa (4/7/23).
Jumlah tersebut belum ditambah dengan jumlah Calon Peserta Didik baru mendaftar secara Online. Dan Pembukaan Pendaftaran secara Offline masih berlanjut hingga 8 Juli 2023.
” Pendaftar sudah melebihi kuota hingga 50 persen dari Kuota yang ada yakni 223 Siswa,” katanya.
Jalur PPDB sendiri kata Yuniarti, untuk jalur penerimaan peserta didik baru menggunakan jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi dan Perpindahan Tugas Orang Tua.
” PPDB secara Offline akan dibuka hingga 8 Juli 2023. Kemudian di 10 Juli Pengumuman yang diterima, 11-12 Juli daftar ulang peserta didik yang diterima, 13-15 Juli masa pengenalan lingkungan Sekolah dan 17 Juli 2023 masuk Sekolah Hari Pertama,” tuturnya.
Selama pendaftaran PPDB kata Yuniarti ada beberapa Orang Tua yang tetap mendaftarkan Anaknya dari Luar Zonasi. Terhadap mereka, selaku Panitia pihaknya sudah memberikan saran agar mendaftar di Sekolah dekat dengan tempat tinggal sesuai dengan Zonasi.
” Jadi berbagai cara mereka pingin masuk padahal Sekolah terdekat dari tempat tinggal mereka ada. Kami menyarankan lebih baik ke Sekolah terdekat karena kita disini ada seleksi juga berdasarkan jarak tempuh rumah,” katanya.
Anjuran Panitia PPDB kata Yuniarti, ada beberapa yang mengikuti tetapi ada juga yang tidak. Jika tidak mengikuti, Panitia tidak bisa menjamin akan lulus karena ada seleksi lagi apalagi kalau berada di Luar Zonasi.
” Zonasi sudah ditentukan Dinas Pendidikan dan tantangan bagi kami untuk mengarahkan,” pungkasnya.(Bas)
Penulis : Abas
Sumber Berita : Lintastungkal