Rasio Elektrifikasi Belum 100%, Wabup Tanjab Barat Datangi Kementerian ESDM Demi 25 Desa Ini

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 17:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA saat melakukan audiensi bersama jajaran Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan ini membahas percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) 2026–2027 untuk 25 lokasi di Tanjab Barat. (FOTO : Dok. PROKOPIM)

Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA saat melakukan audiensi bersama jajaran Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan ini membahas percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) 2026–2027 untuk 25 lokasi di Tanjab Barat. (FOTO : Dok. PROKOPIM)

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat mengentaskan ketimpangan energi di wilayahnya. Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., secara khusus mendatangi Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jakarta pada Senin (28/9/2026).

Kedatangan orang nomor dua di Tanjab Barat ini membawa misi penting: mendesak akselerasi Program Listrik Desa (Lisdes) untuk periode 2026–2027. Langkah strategis ini diambil guna mendongkrak rasio elektrifikasi daerah yang saat ini masih tertahan di angka 84,82 persen.

“Program Listrik Desa ini sangat krusial untuk menghadirkan keadilan sosial. Ini komitmen kami mendorong pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat perdesaan yang belum menikmati aliran listrik secara optimal,” ujar Wabup Katamso di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Miris, Warga Masih Gunakan Batang Pinang Jadi Tiang Listrik

Fakta di lapangan menunjukkan masih ada sejumlah dusun dan wilayah parit di Tanjab Barat yang belum tersentuh layanan PLN. Demi mendapatkan secercah cahaya di malam hari, warga di beberapa wilayah terpaksa menggunakan batang pohon pinang sebagai tiang jaringan dan menarik kabel secara swadaya.

Selain masalah perluasan jaringan, wilayah “ulu” juga kerap mengeluhkan keandalan listrik yang sering mengalami pemadaman akibat gangguan infrastruktur. Kondisi geografis dan keterbatasan akses jalan serta jembatan menjadi tantangan utama bagi PLN untuk masuk ke area tersebut.

Menyikapi hal ini, Katamso menegaskan bahwa Pemkab Tanjab Barat siap turun tangan penuh.

“Kami siap mendukung dari sisi kewenangan dan fasilitasi. Kami akan bantu penyelesaian kendala akses jalan, jembatan, maupun kebutuhan data koordinat yang diperlukan agar armada teknis bisa masuk,” tegasnya.

25 Lokasi Target Lisdes 2026–2027

Program Lisdes kali ini akan mengintervensi 25 lokasi yang tersebar agresif di delapan kecamatan di Tanjab Barat, dengan rincian:

  1. Kecamatan Pengabuan: 8 lokasi
  2. Kecamatan Bram Itam: 5 lokasi
  3. Kecamatan Batang Asam: 3 lokasi
  4. Kecamatan Betara: 3 lokasi
  5. Kecamatan Seberang Kota: 3 lokasi
  6. Kecamatan Kuala Betara: 1 lokasi
  7. Kecamatan Tungkal Ilir: 1 lokasi
  8. Kecamatan Renah Mendaluh: 1 lokasi.

Tantangan Regulasi Kawasan Hutan

Dari total 25 lokasi target, tiga di antaranya berada di dalam kawasan hutan. Lokasi tersebut meliputi Desa Sungai Paur (Kecamatan Renah Mendaluh), Desa Sungai Penoban (Kecamatan Batang Asam), dan Desa Muntialo (Kecamatan Betara).

Terkait sumbatan regulasi ini, Ditjen Ketenagalistrikan menyatakan proses izin pemanfaatan kawasan akan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 7 Tahun 2021. Pemkab Tanjab Barat pun memastikan siap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait agar legalitas administrasi ini cepat rampung tanpa menabrak aturan.

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Urgensi pemenuhan hak energi ini kian mendesak jika melihat performa ekonomi Tanjab Barat yang tengah meroket. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Tanjab Barat tumbuh impresif sebesar 5,28 persen pada 2025, melonjak tajam dari 4,43 persen pada 2024.

Pertumbuhan ekonomi yang positif ini membutuhkan pasokan listrik yang andal sebagai bahan bakar utama untuk menggerakkan sektor industri rumah tangga dan pertanian warga.

Merespons desakan daerah, pihak Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menjelaskan Program Lisdes ini nantinya akan mengombinasikan tiga strategi utama: perluasan jaringan transmisi (on-grid), pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk wilayah terisolasi, serta bantuan pasang baru listrik gratis.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Tanjab Barat dan Kementerian ESDM sepakat mengunci komitmen dengan menggelar forum pembahasan teknis lintas sektor pada Oktober 2026. Forum ini akan mematangkan data koordinat serta kesiapan administrasi agar eksekusi fisik di lapangan berjalan tepat waktu.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Prokopim Tanjab Barat

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Ganjil-Genap BBM Pertalite di Bali Mulai 17 Oktober, Pengisian Dibatasi hingga 20 Liter
Bupati Anwar Sadat Jenguk Pasien ISPA di RSUD KH. Daud Arif, Ada 2 Balita Jalani Perawatan
OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan
Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi
Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri
BNPB: 1.170 Jiwa Terdampak Banjir Padang, 63 Hektare Terbakar di Merauke, Banjir dan Longsor Terjang Aceh
Menaker Yassierli: Kemnaker Bangun BLK Khusus Disabilitas di Bekasi, Siapkan Talenta Digital AI
Menaker Ungkap 10 Poin Krusial UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
Berita ini 30 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:17 WIB

BREAKING NEWS : Ganjil-Genap BBM Pertalite di Bali Mulai 17 Oktober, Pengisian Dibatasi hingga 20 Liter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Bupati Anwar Sadat Jenguk Pasien ISPA di RSUD KH. Daud Arif, Ada 2 Balita Jalani Perawatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri

Berita Terbaru

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama Kepala BMKG dan unsur terkait bertolak ke Sumatera Selatan untuk memperkuat koordinasi serta meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (18/10/2026). (FOTO: Dok. Humas BNPB)

Sumatera Selatan

Kepala BNPB Turun ke Sumsel, Perkuat Kendali Operasi Penanganan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:30 WIB