Roti “Napas Tua” di Meja Siswa: SPPG Kuala Tungkal Main Api dengan Keselamatan Anak?

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKTI NYATA! 📸 Roti bermerek

BUKTI NYATA! 📸 Roti bermerek "Inti Roti" ini ditemukan di SDN 005 Kuala Tungkal dengan label kedaluwarsa 25-02-26. Padahal, ini adalah stok untuk jatah makan siswa hingga tanggal tersebut. Memberikan makanan near expired (mendekati kedaluwarsa) kepada anak-anak SD bukan cuma soal efisiensi, tapi soal risiko kesehatan!. FOTO : LT

KUALA TUNGKAL – Belum genap sehari sekolah dimulai pasca-libur, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kuala Tungkal sudah dihantam isu miring. Senin (23/02/2026), ditemukan paket makanan MBG di salah satu SDN di Kota Kuala Tungkal yang mengandung roti bermerek “Inti Roti”dengan tanggal kedaluwarsa 25 Februari 2026.

Sekilas tampak aman, namun ini adalah bom waktu. Mengapa? Karena stok tersebut dibagikan untuk jatah 3 hari (23-25 Februari). Artinya, pada hari terakhir pendistribusian, siswa dipaksa mengonsumsi makanan yang berada di ambang batas kedaluwarsa (“Near Expired“).

Kritik Tajam: Efisiensi atau Kelalaian?
Apakah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuala Tungkal kekurangan stok segar sehingga harus memberikan produk “napas tua” kepada anak-anak SD? Memberikan makanan yang habis masa berlakunya tepat di hari konsumsi adalah bentuk perjudian terhadap kesehatan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara medis, makanan yang mendekati tanggal expired mengalami penurunan kualitas gizi dan peningkatan risiko kontaminasi mikroba, terutama jika rantai distribusi dan suhu penyimpanan tidak terjaga sempurna.

Catatan Merah untuk Badan Gizi Nasional:

  1. Standar Keamanan Rendah: Mengapa barang dengan shelf-life sesingkat itu bisa lolos verifikasi SPPG untuk jatah multi-hari?
  2. Risiko Keracunan: Jika terjadi keterlambatan konsumsi sedikit saja, siapa yang bertanggung jawab jika anak-anak mengalami gangguan pencernaan?
  3. Urgensi Investigasi: Kasus ini bukan sekadar soal roti, tapi soal integritas vendor dan pengawasan instansi terkait di Tanjung Jabung Barat.

Saran Buat Penerima MBG:

Jika Menemukan Makanan Busuk atau Kedaluwarsa! Jangan langsung dibuang! Kotak, plastik pembungkus, atau stiker label vendor makanan tersebut adalah ALAT BUKTI KUNCI jika ada investigasi dari Badan Gizi Nasional, Kepolisian, atau Instansi terkait. “Satu bukti fisik yg tersimpan rapi jauh lebih berharga daripada seribu komentar di media sosial dalam proses hukum.”

Kesehatan anak-anak Tanjab Barat bukan untuk dikompromikan dengan sisa stok gudang!

#KualaTungkal #Tanjabbar #MakanBergiziGratis #DaruratGizi #SPPGLalai

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Menaker: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Berita ini 378 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Minggu, 26 April 2026 - 07:12 WIB

Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Berita Terbaru