Sapi Warga Desa Lopak Aur Mati Diterkam Harimau, BPD Minta Warga Waspada

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 9 Maret 2022 - 10:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi Warga Desa Lopak Aur Mati Diterkam Harimau. FOTO : Tangkapan Layar.

Sapi Warga Desa Lopak Aur Mati Diterkam Harimau. FOTO : Tangkapan Layar.

BATANGHARI – Seekor sapi milik warga di Desa Lopak Aur Kecamatan Pemayung dikabarkan mati digigit harimau.

Informasi dihimpun kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Abdullah, pemilik ternak (sapi) pada, Selasa (8/3/22) sore.

Dari video yang beredar di media sosial seekor sapi ditemukan sudah mati di sekitaran areal kebun milik warga ada bekas gigitan di bagian leher si sapi. Luka itu diduga gigitan binatang buas harimau. Dugaan tersebut diperkuat ketika di lokasi ditemukan beberapa bekas tapak kaki harimau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Desa Lopak Aur Arman, sapi yang menjadi korban ada dua ekor. Namun satu ekor masih selamat dengan kondisi lemas akibat terkaman binatang buas yang diduga Harimau tersebut.

“Kalau melihat langsung jenis binatang buas yang memangsa sapi tersebut tidak. Namun ciri-ciri, dari bekas terkaman dan jejak kakinya, itu Harimau,” kata Aman seperti dikutip jambione.com, Selasa (8/3/22).

Terkait kejadian itu, Ketua BPD Desa Pulau Raman, Anisa meminta warga Desa Lopak Aur Kecamatan Pemayung selalu waspada. Dia khawatir harimau sudah mendekati pemukiman warga.Karena lokasi kejadian ini tak jauh dengan desanya.

Menurutnya di Kecamatan Pemayung warga banyak berkebun karet yang sangat diwaspadai. Seperti Desa Pulau Raman, Desa Kaos, Desa Olak Rambahan, Desa Ture, Desa Teluk Ketapang, Lubuk Ruso dan Desa Kuap.

“Desa ini tak jauh dari lokasi ini juga dikhawatirkan atas peristiwa ini,” ujarnya.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Medan Sulit dan Minim Air Hambat Pemadaman Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya Batanghari
Karhutla Tahura Meluas 6 Hektare, Gubernur Al Haris Instruksikan Tindakan Tegas dan Siagakan Heli Water Bombing
Travel Padang–Jambi Terjun ke Sungai Batanghari, Satu Penumpang Tewas Terjebak
Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Basarnas Jambi Terjunkan Tim Penyelamat
Atasi Kesulitan Warga, Dandim 0415/Jambi Bersama Bupati Batang Hari Resmikan Jembatan Bailey
Bumi Padang Kelapo Membara! Polres Batang Hari Ratakan Rakit Dompeng PETI Ilegal
Polda Jambi Ringkus Dua Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Batang Hari
Kapolda Jambi Ingatkan Jajaran Polres Batanghari Jangan Terlibat Kegiatan Ilegal
Berita ini 631 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:54 WIB

Medan Sulit dan Minim Air Hambat Pemadaman Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya Batanghari

Jumat, 4 September 2026 - 18:09 WIB

Karhutla Tahura Meluas 6 Hektare, Gubernur Al Haris Instruksikan Tindakan Tegas dan Siagakan Heli Water Bombing

Senin, 27 Juli 2026 - 18:05 WIB

Travel Padang–Jambi Terjun ke Sungai Batanghari, Satu Penumpang Tewas Terjebak

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:54 WIB

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Basarnas Jambi Terjunkan Tim Penyelamat

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:48 WIB

Atasi Kesulitan Warga, Dandim 0415/Jambi Bersama Bupati Batang Hari Resmikan Jembatan Bailey

Berita Terbaru