YTUBE
Warga Tebo Harus Tahu, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober, Ini 7 Pelanggaran Disasar Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati Ridwan Agus Hadiri Generaly Assembly Confedaration of Asean Journalists 30 Narapidana Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Resmi Jadi Sarjana Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Home / Tanjab Barat

Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:55 WIB

Satu Warga Meninggal Dunia Diduga Positif DBD, Kadinkes Tanjabbar Anjurkan PSN

Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, Jambi H Zaharuddin, SKM. FOTO. BAS

Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, Jambi H Zaharuddin, SKM. FOTO. BAS

KUALA TUNGKAL – Memasuki musim pancaroba, musim berkembang biaknya Nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan informasi yang didapat lintastungkal, tercatat sejak Januari hingga pertengahan Agustus 2022 saat ini, berdasarkan data dari pihak RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Rumah Sakit telah menangani 78 Kasus Demam Berdarah Dengue.

Mirisnya dari banyaknya kasus DBD yang terjadi, salah seorang Warga di Tanjung Jabung Barat meninggal dunia diduga terjangkit Demam Berdarah Dengue dimana hasil diagnosa terakhir dilakukan di Kota Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, Jambi H. Zaharuddin, SKM sehubungan dengan adanya Warga meninggal dunia terjangkit DBD menyebutkan, pihaknya sudah menindaklanjuti dengan melakukan pengasapan di lingkungan terindikasi munculnya DBD.

BACA JUGA :  Tinjau Lokasi MTQ di Suak Labu, Bupati Tanjabbar Pastikan Sarana Tersedia

“Terlepas darimana terjangkitnya, Wilayah setempat sudah kita tindaklanjuti dengan pengasapan (fogging),” kata H Zaharuddin usai mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Tanjab Barat, Selasa (16/8/22).

Menurut Kadinkes, indikasi pengasapan dilakukan setelah ditemukan kasus positif DBD. Tetapi pengasapan yang dilakukan hanya efektif dalam membunuh Nyamuk Dewasa tidak untuk memberantas Larva, Telur dan Jentik Nyamuk.

“Maka dari itu kita sarankan kepada Masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M (Menguras, Menutup Tempat Penampungan Air, Mengubur Barang Bekas) itu yang paling penting,” katanya.

BACA JUGA :  Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati

Selain itu Masyarakat dalam mencegah terjangkitnya DBD bisa dengan menghindari gigitan Nyamuk dengan tidur menggunakan kelambu dan menyalakan atau menggunakan anti Nyamuk.

” Seperti yang telah kita sampaikan fogging hanya memberantas nyamuk dewasa. Terpenting adalah Masyarakat dapat menjaga kebersihan Lingkungan,” tegasnya lagi.

Zaharuddin mengatakan, Dinas kesehatan dalam hal ini, sudah melakukan berbagi upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue khsusnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sendiri.

“Kita sudah melakukan Sosialisasi DBD di Masyarakat, menggalakan PSN, kegiatan penyelidikan epidemiologi dan pengasapan. Kembali lagi jika PSN adalah hal terpenting dalam memberantas DBD dan dibutuhkan kerjasama dari Masyarakat,” pungkasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Selama Pengerjaan Unit MB-24, PLN akan Lakukan Manuver Suplai

Tanjab Barat

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pemerkosaan di Bukit Batu Suban

Tanjab Barat

Tanpa Direncanakan, Hamas ke Ponpes As-Syaatibi Tungkal Berada di Tengah Santri

Tanjab Barat

Bupati Safrial Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar dan Kapolda Jambi Jambi Pimpin Rakor Penanganan COVID-19 dan Persiapan MTQ

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Salurkan Insentif Bagi 189 Petugas Syara’, Da’i Desa dan Guru Ponpes

Tanjab Barat

Penjelasan PLN Terkait Pemadaman Listrik Dalam Kota Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Amankan Pelaku Perjudian