indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polda Jambi dan RS Bhayangkara Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit Gratis Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun Bachyuni Deliansyah Resmi Dilantik Gubernur Jambi Jadi Pj bupati Muaro Jambi Sudah Kenal Sejak Lama, Hamas Siap Dukung Program Unggulan Al Haris

Home / Tanjab Barat

Rabu, 28 April 2021 - 15:10 WIB

Sejumlah Masyarakat Mulai Mudik Lebih Awal Gunakan Jalur Laut

FOTO : Aktipitas Penumpang dari Batam di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kab.
Tanjab Barat.

FOTO : Aktipitas Penumpang dari Batam di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kab. Tanjab Barat.

KUALA TUNGKAL – Pemerintah telah membuat kebijakan larangan bagi siapa saja untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Pengetatan peniadaan mudik lebaran 1442 hijriah pase pertama sudah belaku sejak 22 April hingga 5 Mei ini. Namun saat ini masih dimanfaatkan oleh sejumlah masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal.

Ini terpantau di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Selasa (27/04/21) sejumlah penumpang dari Batam menggunakan KMP Satria Pratama yang tiba di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal kebanyakan adalah perkeluarga.

Rata rata mereka datang dari Pulau Batam dengan tujuan untuk berkumpul dengan keluarga hingga lebaran nanti.

BACA JUGA :  Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli

Salah seorang penumpang Fitrian menyebutkan bahwa, dirinya melakukan perjalan dari Batam ingin pulang kekampung halaman dan bertemu dengan keluarga di Pulau Kijang.

Ia menyebutkan bahwa, perjalanan pulangnya ini dipercepat guna menghindari masa pengetatan peniadaan mudik.

“Iya kita ini mau pulang ke Pulau Kijang, mau kumpul sama keluarga pas lebaran. Ini lebih awal kita balik, karena kalau tidak di awal nanti kan tanggal 6 Mei sudah dilarang untuk mudik,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan oleh Melasari, penumpang dari Kapal KMP Satria Pratama dengan tujuan ke Pangkal Duri.

BACA JUGA :  Sudah Kenal Sejak Lama, Hamas Siap Dukung Program Unggulan Al Haris

Melasari menyebutkan bahwa tujuan pulang ini dilakukan karena ada anggota keluarga yang sakit.

Ia menuturkan sebetulnya merasa keberatan terkait dengan aturan larangan mudik. Karena menurutnya dengan aturan yang di keluarkan akan menyulitkan untuk bertemu dengan keluarga.

Ia sendiri mengaku akan di Pangkalan Duri sampai dengan selesai lebaran.

“Iya ini kita harus rapid antigen dengan biaya Rp250 ribu. Ya keberatan sebetulnya dengan aturan yang ada, tapi mau gimana lagi. Ini balik karena ada keluarga yang sakit, sekalian juga kumpul keluarga pas lebaran. Balik nanti habis lebaranlah,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bhayangkari Polres Tanjabbar Berikan Edukasi Trauma Healing dan Kawal Prokes Pada Warga Desa Jati Emas yang Isolasi Mandiri

Tanjab Barat

Peluncuran Hari Pemungutan Suara, Hairuddin : KPUD Siap Menyukseskan Pemilu Serentak 2024

Tanjab Barat

Sekda, SLCN Diharapkam Dapat Tingkatkan Pengetahuan Nelayan akan Cuaca

Tanjab Barat

Bupati Tinjau Pasar Desa Teluk Ketapang dan Jalan Kecamatan Senyerang

Tanjab Barat

Warga 9 Desa Minta Pemkab Tak Beri Rekomendasi Perpanjangan Izin HGU PT DAS

Covid-19

Satu ASN di Tanjabbar Dinyatakan Positif COVID-19

Pilkada

KPU Tanjabbar Fasilitasi Paslon Cetak APK dan Bahan Kampanye, Ini Jumlahnya

Tanjab Barat

Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Polres Tanjab Barat