LIVE
Diperpanjang atau Tidak, Pemerintah Umumkan Keputusan soal PPKM Level 4 Hari Ini Eijkman Koreksi Dua Kasus Covid di Jambi Bukan Delta Plus Mengenal Varian Delta Plus yang Terdeteksi di Jambi Minimalisir Sebaran COVID-19, Danrem Gapu : Perlu Tekankan Tiga Hal Ini Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Strategi Penanganan Covid-19 Wilayah PPKM Level 4 Kota Jambi

Home / Tanjab Barat / Pilkada

Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:48 WIB

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak dan Arahan Satuan Gugus Tugas Covid-19

FOTO : Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak dan Arahan Satuan Gugus Tugas Covid-19 secara virtual di Ball Room Swiss Bell Hotel Kota Jambi, Rabu (26/08/20).

FOTO : Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak dan Arahan Satuan Gugus Tugas Covid-19 secara virtual di Ball Room Swiss Bell Hotel Kota Jambi, Rabu (26/08/20).

JAMBI – Sekretaris Daerah Tanjab Barat, H. Agus Sanusi mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan pengarahan dari Satuan Tugas Covid-19 yang disampaikan Menteri dalam Negeri Tito Karnavian di Ball Room Swiss Bell Hotel Kota Jambi, Rabu (26/08/20).

Gubernur Jambi H. Fachrori Umar dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan Pilkada serentak di tengah kondisi pandemi covid-19 yang menuju normal baru, tentu menghadapi sejumlah tantangan mulai dari aspek penyelenggaraan, aspek peserta pemilu dan aspek pandemi virus Corona yang mengharuskan masyarakat beradaptasi.

Terkait Pilkada Serentak 2020 ini, Fachrori sampaikan Provinsi Jambi dan 5 Kabupaten Kota siap melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Untuk mewujudkan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak tahun 2020 yang aman berkualitas dan demokratis di bumi Sepucuk Jambi sembilan lurah di era adaptasi dan kebiasaan baru akan diambil langkah-langkah konkrit dan antisipatif,” ujar Fachrori.

Dijelaskannya, salah satunya dengan penyesuaian penyelenggaraan Pilkada yang diawali dengan menyiapkan peraturan atau merubah peraturan tentang tahapan program dan jadwal Pilkada menyesuaikan teknis berkaitan dengan mekanisme tata cara pendaftaran, calon metode kampanye, pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi perolehan suara yang tepat dengan situasi pandemi.

BACA JUGA :  Soroti Penanganan COVID-19, Yusril : Salah Kebijakan Bisa Mati Massal

Selain itu, menurut Fachrori juga diperlukan penerapan ketentuan protokol kesehatan yang ketat dalam penyelenggaraan Pilkada KPU Bawaslu peserta pemilihan dan pemilik misalnya penggunaan masker menjaga jarak dan selalu mencuci tangan.

“Kita sangat membutuhkan inovasi dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilihan Pilkada baik dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mencegah pelanggaran menindak pelanggaran dan menyelesaikan sengketa pemilihan serta mencegah kerumunan,” ujarnya.

“Kita berharap kesuksesan pelaksanaan Pilkada di provinsi Jambi dapat kita wujudkan meski di tengah pandemi, kita upayakan agar tidak menjadi klaster baru penularan virus covid 19, baik bagi pemilih maupun bagi pekerja negara khususnya petugas Pilkada di lapangan,” pungkasnya.

Mendagri Tito Karnavian berharap kepada Kepala Daerah dapat bersungguh sungguh dalam penangangan covid 19. Tito juga ingatkan terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak di tengah Pandemi Covid 19 agar tidak menimbulkan klaster baru, salah satunya dengan penerapan protokol kesehtan yang ketat dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pilkada.

BACA JUGA :  Soroti Penanganan COVID-19, Yusril : Salah Kebijakan Bisa Mati Massal

“Masalah pilkada serentak belum ada jamiman pandemi covid 19 sudah berakhir, namun dengan kemauan dan kesungguhan pilkada bisa jadi momentum daerah yang penting untuk menentukan pemimpin dan menekan penyebaran covid 19 melalui dukungan pemerintah daerah baik kabupaten/Kota dan Provinsi,” ujar Tito.

Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi dalam keterangannya usai mengikuti Rakor mengatakan bahwa Mendagri sampaikan apresiasi dan terima kasih terhadap Kabupaten Kota Se Provinsi Jambi atas dukungan anggaran dalam penanganan Covid 19.

Menurutnya, arahan Mendagri lebih fokus pada penanganan covid-19.

“Yang paling pokok agar lebih banyak pemeriksaan PCR kepada masyarakat, pemeriksaan dengan skala besar,” ujar Sekda.

“Mengenai persiapan pilkada kita sudah sepakat ada 670 TPS yang sudah ditetapkan. Kita sudah sepakat dan itu tidak ada masalah,” pungkasnya.(hms/bbs)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pengantar Sabu Ala Empek-Empek ke Lapas Kuala Tungkal Pernah Satu Sel

Tanjab Barat

Rayakan Idul Adha Polres Tanjab Barat Gelar Do’a dan Makan Bersama dengan Para Tahanan

Tanjab Barat

KKN di Masa Pandemi, Mahasiswa KKN STAI An-Nadwah Posko Parit Deli Fokus Sosialisasi Prokes Covid-19

Tanjab Barat

Warga Dua Desa di Kecamatan Betara Kembali di Rapid Test

Pilkada

Pilkada 9 Desember, Bawaslu Tanjab Barat Ajukan Anggaran Tambahan Dalam Bentuk APD

Tanjab Barat

Pandemi Covid-19, Atraksi Barongsai Perayaan Imlek di Kuala Tungkal Ditiadakan

Tanjab Barat

Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Polres Tanjab Barat

Tanjab Barat

Ini Alasan Kemenag Tanjab Barat Belum Tetapkan Nilai Zakat Fitrah