Soal Pilkada Via DPRD; Mandat Rakyat Dijual atau Dijaga? Nyali Koalisi Prabowo Sedang Diuji!

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandat Rakyat Dijual atau Dijaga? Nyali Koalisi Prabowo Sedang Diuji Soal Pilkada Via DPRD. FOTO : AI

Mandat Rakyat Dijual atau Dijaga? Nyali Koalisi Prabowo Sedang Diuji Soal Pilkada Via DPRD. FOTO : AI

JAMBI – Memasuki awal tahun 2026, panggung politik nasional memanas dengan ujian integritas bagi Koalisi Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah upaya memperkuat barisan melalui wacana “Koalisi Permanen“, publik kini mempertanyakan apakah soliditas elit ini bertujuan untuk menjaga mandat rakyat atau justru menjadi transaksi kepentingan.

Wacana Pilkada DPRD: Mundur atau Solusi?

Salah satu titik krusial yang menguji “nyali” koalisi adalah gelombang usulan pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Partai Demokrat dan Golkar secara terbuka mulai menyuarakan dukungan terhadap mekanisme ini, yang diklaim sesuai dengan sila keempat Pancasila.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, langkah ini memicu kritik tajam dari aktivis demokrasi dan oposisi. PDI Perjuangan dalam Rakernas awal Januari 2026 secara eksplisit menyoroti kemunduran demokrasi jika hak pilih rakyat dicabut dan diserahkan kembali ke tangan elit legislatif. Koalisi masyarakat sipil pun memperingatkan bahwa langkah ini berisiko membentangkan “karpet merah” bagi oligarki daerah.

Soliditas yang Dipertanyakan

Presiden Prabowo sendiri berulang kali menegaskan bahwa koalisinya tetap kuat, meski sempat melontarkan candaan tajam yang meminta agar “PKB terus diawasi”. Kelakar ini dianggap oleh para pengamat sebagai “kode keras” atas adanya dinamika internal dalam menjaga loyalitas antarpartai anggota kabinet.

Dilema Mandat Rakyat di 2026

Tahun 2026 diprediksi menjadi periode krusial bagi pemerintah untuk membuktikan bahwa besarnya koalisi bukan sekadar alat untuk membungkam kritik. Tantangan nyata ada pada:

  • Efektivitas Kebijakan: Apakah koalisi gemuk mampu mengeksekusi program strategis seperti Makan Bergizi Gratis tanpa kebocoran anggaran?
  • Kedaulatan Hukum: Desakan koalisi sipil agar Presiden menerbitkan Perppu untuk membatalkan pasal-pasal bermasalah dalam KUHAP baru menjadi ujian apakah suara rakyat lebih didengar daripada kepentingan penegakan hukum yang represif.

Kini, bola panas ada di tangan para pemimpin partai koalisi. Apakah mereka akan tetap teguh menjaga mandat rakyat yang diberikan pada Pilpres lalu, atau justru “menjual” kedaulatan tersebut demi stabilitas semu di kursi kekuasaan? Rakyat sedang menonton.

Pertanyaannya: Apakah Anda akan diam saja saat mereka menimbang-nimbang untuk “membungkam” suara Anda di bilik suara, atau Anda akan membuktikan bahwa konstituen bukan sekadar angka yang bisa mereka manipulasi?

Berani tentukan sikap, atau biarkan kursi dewan yang menentukan masa depan daerah Anda?
Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puan Maharani: Politik Harus Berdampak bagi Rakyat, Kader PDIP Diminta Kritis dan Solutif Kawal Pemerintahan
Wacana Pilkada via DPRD Menguat, Asri Tadda Dorong Evaluasi Sistem Parpol Nasional
Kepala Daerah Dominasi Jadi Ketua DPD PAN Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi
Ribuan Warga Banjiri Kantor Golkar Jambi Ikuti Doa dan Zikir Puncak HUT ke-61
Kader AMPG Jambi Raih Peserta Terbaik di Diklat Nasional Gelombang II
Cek Endra kembali Jadi Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi
Kantongi 15 Suara Dukungan, Cek Endra Kian Kuat Menuju Kursi Ketua Golkar Jambi
DPP PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Anggota DPR
Berita ini 15 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:30 WIB

Puan Maharani: Politik Harus Berdampak bagi Rakyat, Kader PDIP Diminta Kritis dan Solutif Kawal Pemerintahan

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:09 WIB

Soal Pilkada Via DPRD; Mandat Rakyat Dijual atau Dijaga? Nyali Koalisi Prabowo Sedang Diuji!

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:30 WIB

Wacana Pilkada via DPRD Menguat, Asri Tadda Dorong Evaluasi Sistem Parpol Nasional

Sabtu, 15 November 2025 - 18:29 WIB

Kepala Daerah Dominasi Jadi Ketua DPD PAN Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Ribuan Warga Banjiri Kantor Golkar Jambi Ikuti Doa dan Zikir Puncak HUT ke-61

Berita Terbaru

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum : FOTO Ilustrasi/AI

Pendidikan

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:52 WIB