LIVETV
BMKG Jambi Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 7 Desember 2021 Untuk Wilayah Ini Saat Nataru, Lokasi Wisata Diminta Mengedepankan Prokes Polisi tetapkan Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Mayat Terikat Tali di Bungo Polda Jambi Terima Bantuan 1 Unit Mobil PCR dari Pusdokkes Mabes Polri Aidi Hatta Imbau Warga Kunjungi Objek Wisata Kabupaten Sendiri

Home / Tanjab Barat

Senin, 2 November 2020 - 23:19 WIB

Waspadai Dampak La Nina, Pemkab Siapkan Rencana Aksi Siaga Bencana

FOTO : Bupati Dr. Ir. H. Safrial Saat Pimpin Apel Siaga Bencana Dampak Fenomena La Lina di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

FOTO : Bupati Dr. Ir. H. Safrial Saat Pimpin Apel Siaga Bencana Dampak Fenomena La Lina di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

TANJAB BARAT – Menghadapi Fenomenan La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Setiap daerah diminta siaga dan menyiapkan mitigasi antisipasi terjadinya bencana alam.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gelar Apel Konsolidasi Siaga Bencana Dampak La Nina dipimpin langsung Bupati Dr. Ir. H. Safrial di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

BACA JUGA :  Bupati Masnah Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal Indenesia Kabupaten Muaro Jambi

Turut hadir dalam apel Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP para Kepala OPD, Kepala Basarnas dan Perwira TNI dan Polri.

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen petugas siaga bencana Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri dari jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, didukung oleh kekuatan TNI, dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta Tim Basarnas dan Tim dari Manggala Agni.

BACA JUGA :  Seorang Petani di Tanjabbar Meninggal Setelah Diserang Lebah Liar

Bupati dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data dari BMKG hingga akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan curah hujan yang dapat menimbulkan bencana. Termasuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA :  Saat Nataru, Lokasi Wisata Diminta Mengedepankan Prokes

“Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir badang, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pemetaan lokasi yang tergolong rawan bencana di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat antara lain:

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Besok, Abdullah Dilantik Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Karena Corona, Pemkab Tanjabbar Tiadakan Safari Ramadan 2020

Tanjab Barat

Cegah Penyeludupan, Kapolres Tanjab Barat Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Pesisir ‘GEMMPUR’

Tanjab Barat

Terjaring Razia Tak Bermasker Saat Malam Mingguan Muda-Mudi Denda Rp 50 Ribu

Tanjab Barat

Di Tanjab Barat, Karhutla Masih Terjadi Setiap Tahunnya

Tanjab Barat

Bupati Safrial Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

Tanjab Barat

Bersama Bupati, Kapolres Tanjabbar Tinjau Serbuan Vaksinasi TNI Kodim 0419/Tanjab di Betara

Tanjab Barat

Gunakan Kapal Pol Airud Polres Tanjabbar Berikan Vaksinasi Masyarakat di Pesisir Sungai