KUALA TUNGKAL – Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal resmi meresmikan Rumah Abu “Bakti Leluhur” di Jalan Prof. Dr. Sri Soedewi, Jum’at (21/8/2026).
Peresmian ini menjadi wujud penghormatan kepada leluhur sekaligus upaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat penyimpanan abu yang layak dan tertib. Rumah Abu tersebut dibangun dengan kapasitas 864 lemari yang terbagi dalam 3 Blok.
Ketua Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal Budi Hartono Kusuma melalui Jamal Darmawan Sie, SE., MM menyampaikan, pembangunan Rumah Abu ini berawal dari kebutuhan masyarakat Kuala Tungkal dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mengingat kondisi geografis wilayah kita, keberadaan Rumah Abu ini menjadi wujud penghormatan kita kepada leluhur,” ungkap Jamal.
“Sekaligus sebagai sarana bagi keluarga atas nilai bakti dan mengenang jasa anggota keluarga yang mendahului kita,” imbuhnya.
Jamal mengakui proses pembangunan tidaklah mudah. Namun berkat kerja keras seluruh pihak, Rumah Abu “Bakti Leluhur” akhirnya dapat diresmikan.
“Saya berharap fasilitas Rumah Abu ini dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat Kuala Tungkal dan sekitarnya, serta dapat dijaga dan dirawat bersama dengan penuh rasa tanggung jawab,” tukasnya.
Hadir dalam peresmian, Ketua FKUB Tanjab Barat Drs. H. Muhammad Arsyad mengucapkan selamat atas diresmikannya Rumah Abu tersebut.
“Secara pribadi maupun pengurus FKUB Kabupaten Tanjab Barat saya menyampaikan selamat telah diresmikannya Rumah Abu ini,” ungkap H. Moh. Arsyad.
Ia mengaku ikut senang dan gembira atas peresmian ini. “Semoga rumah abu ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tukasnya.
Dengan diresmikannya Rumah Abu “Bakti Leluhur”, diharapkan dapat menjadi sarana spiritual yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat Tanjab Barat dalam mengenang jasa para leluhur.
Penulis : Bas
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal













Komentar