JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan meneruskan informasi resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) mengenai pembukaan pendaftaran Program Nasional Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan 2 Tahun 2026 Batch 2. Program strategis ini membuka peluang besar bagi perusahaan di seluruh Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam mencetak talenta muda yang unggul dan siap kerja.
Pada gelombang kali ini, pemerintah menargetkan kuota sebanyak 50.000 peserta khusus bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi. Selama masa magang yang berlangsung selama 6 bulan, para peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari mentor profesional yang disiapkan oleh pihak perusahaan.
Program ini menawarkan berbagai keuntungan penunjang yang sepenuhnya didukung oleh pemerintah, antara lain:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Uang Saku Bulanan: Peserta menerima uang saku setara Upah Minimum yang dibayarkan langsung oleh Pemerintah.
- Perlindungan Jaminan Sosial: Peserta mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuran yang ditanggung penuh oleh Pemerintah.
- Sertifikasi Resmi: Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh Sertifikat Magang serta Sertifikasi Kompetensi BNSP secara gratis.
Bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi dan membuka lowongan magang, wajib memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
- Terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP) Kemnaker.
- Operator dan mentor perusahaan telah terdata di sistem WLKP Kemnaker.
- Jumlah lowongan magang yang dibuka maksimal 20% dari total jumlah karyawan perusahaan.
Proses pendaftaran perusahaan dan pengajuan lowongan magang dibuka hingga batas akhir pada 31 Agustus 2026. Perusahaan yang berminat dapat melakukan registrasi secara daring melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional sekaligus menjaring talenta terbaik bangsa.**
Sumber Berita: BPJS Ketenagakerjaan








Komentar