Menaker Perkuat Kolaborasi Industri KEK Mandalika Lewat MagangHub dan Pelatihan Vokasi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menjadi pembicara dalam forum koordinasi ketenagakerjaan di Lombok Tengah, NTB, Jumat (3/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menaker mengajak perusahaan di kawasan KEK Mandalika untuk memperluas kuota Program Magang Nasional (MagangHub) guna mencetak talenta lokal yang siap kerja. (Foto: Istimewa)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menjadi pembicara dalam forum koordinasi ketenagakerjaan di Lombok Tengah, NTB, Jumat (3/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menaker mengajak perusahaan di kawasan KEK Mandalika untuk memperluas kuota Program Magang Nasional (MagangHub) guna mencetak talenta lokal yang siap kerja. (Foto: Istimewa)

LOMBOK TENGAH, 3 JULI 2026 – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, secara resmi mengajak perusahaan-perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk memperkuat kolaborasi melalui platform Program Magang Nasional (MagangHub). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam memperluas penyerapan tenaga kerja lokal, sekaligus mencetak lulusan baru (fresh graduate) yang siap kerja dan kompeten di bidangnya.

Dalam diskusi “Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di KEK Mandalika” yang digelar di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026), Menaker Yassierli menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan kunci utama dalam mengatasi tantangan tingginya jumlah kelulusan setiap tahunnya.

“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci meningkatkan serapan tenaga kerja, terutama di tengah tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun,” ujar Yassierli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna memperluas dampak positif program ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan peningkatan kuota peserta MagangHub menjadi 150.000 orang pada tahun ini. Target baru tersebut telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menaker berharap kuota besar ini dapat terserap secara optimal dan merata oleh talenta muda di wilayah NTB seiring pesatnya investasi dan sektor pariwisata di KEK Mandalika.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan MagangHub tahun 2025 yang diikuti oleh 100.000 peserta, program ini terbukti sukses dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 86 persen dan kepuasan perusahaan di angka 85 hingga 86 persen. “Berdasarkan penilaian perusahaan, terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan. Hasilnya, sekitar 30 persen peserta langsung ditawarkan untuk terus bekerja dan diangkat sebagai karyawan tetap,” tambah Menaker.

Melalui MagangHub, perusahaan diuntungkan dengan kemudahan menjaring talenta yang tepat sasaran. Pemerintah juga memberikan dukungan penuh berupa subsidi serta fasilitas sertifikasi kompetensi gratis lewat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Perusahaan maupun lulusan baru yang berminat dapat langsung mendaftar melalui portal resmi MagangHub Kemnaker.

Gerak Cepat Atasi Keluhan Industri
Selain program magang, Menaker Yassierli menegaskan bahwa Kemnaker bergerak cepat merespons keluhan para pengelola KEK terkait sulitnya menemukan tenaga kerja lokal dengan kualifikasi khusus dan sertifikasi standar operasional.

Melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas), Kemnaker melakukan intervensi total dengan mengubah paradigma pelatihan kerja. Pelatihan yang semula bersifat supply-driven (menyediakan yang ada) kini diubah penuh menjadi demand-driven (berbasis kebutuhan pasar kerja dan investor KEK).

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur bersama Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (BLK UPTD) binaannya akan menjadi garda terdepan dalam program ini. BPVP Lombok Timur sendiri akan memaksimalkan keunggulan utamanya di bidang kejuruan Pariwisata, hospitality, serta kejuruan adaptif lainnya yang relevan dengan perkembangan KEK Mandalika.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UMKM Tanjab Barat Siap Naik Kelas Nasional, Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Mutu Produk
Jidho Tandai Evolusi Musisi Lewat Single R&B Sensual “SUGARCANE”, Gandeng Ezra Kunze
Modifikasi Tas Purun, Dekranasda Bersama Koperindag Tanjabbar Kembangkan Industri Kreatif
8 Unit Usaha APP Group Raih Penghargaan Tertinggi TOP CSR Awards 2024
Sampah Jadi Piring, Yenni Camat Merlung Apresiasi Kegiatan Pelatihan Anyaman Lidi Sawit
Usaha Mandiri Dapat Perhatian Pemerintah, Paryanto Menerima Bantuan Alat Pencetak Mie
Sekretaris Dekranasda : Pelatihan Batik Modal Awal Mendirikan Usaha dan untuk Kesejahteraan UMKM
Rekomendasi Sepatu Boots Tahan Air Kece
Berita ini 8 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:24 WIB

Menaker Perkuat Kolaborasi Industri KEK Mandalika Lewat MagangHub dan Pelatihan Vokasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:32 WIB

UMKM Tanjab Barat Siap Naik Kelas Nasional, Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Mutu Produk

Senin, 27 April 2026 - 15:14 WIB

Jidho Tandai Evolusi Musisi Lewat Single R&B Sensual “SUGARCANE”, Gandeng Ezra Kunze

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:26 WIB

Modifikasi Tas Purun, Dekranasda Bersama Koperindag Tanjabbar Kembangkan Industri Kreatif

Kamis, 30 Mei 2024 - 06:49 WIB

8 Unit Usaha APP Group Raih Penghargaan Tertinggi TOP CSR Awards 2024

Berita Terbaru