Kasus Pembakaran Pompong di Desa Gedong Karya Berakhir Damain Lewat Mediasi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Pembakaran Pompong di Desa Gedong Karya Berakhir Damain Lewat Mediasi. FOTo : Alam/LT

Kasus Pembakaran Pompong di Desa Gedong Karya Berakhir Damain Lewat Mediasi. FOTo : Alam/LT

MUARO JAMBI – Kasus pembakaran pompong yang dilaporkan oleh Yakub, akhirnya berakhir damai. Dalam kasus ini, terlapor adalah Zulkarnain.

Mediasi ini fasilitasi oleh Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi guna  untuk menyelesaikan perkara pembakaran pompong yang sebelumnya dilaporkan oleh pihak pelapor.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, mengatakan bahwa mediasi dilakukan hari Jumat, 12 Desember 2025 pukul 10.00 WIB di Kantor Bupati Muaro Jambi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini demi menghindari potensi konflik sosial di Desa Gedong Karya. Kita juga libatkan Pemkab Muaro Jambi agar tercapai penyelesaian yang adil dan damai bagi kedua belah pihak,” kata dia.

Mediasi ini juga dilakukan di hadapan Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Lanjutnya, kegiatan penyelesaian sengketa dilakukan secara kekeluargaan dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah dan Ditpolairud Polda Jambi.

“Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menandatangani surat kesepakatan perdamaian,” kata AKBP Ade Chandra.

Karena sudah ada kesepakatan damai, maka tidak dilakukan proses penahanan karena perkara diselesaikan secara restoratif.

Dalam perjanjian damai itu, terlapor bersedia mengganti kerugian dengan bantuan fasilitasi dari Bupati Muaro Jambi. Kedua belah pihak juga menyatakan tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat memicu konflik, termasuk pelapor berjanji untuk tidak melakukan penyelaman mencari barang antik di Desa Gedong Karya.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, mengapresiasi solusi damai yang difasilitasi Ditpolairud Polda Jambi, sehingga potensi konflik sosial dapat dicegah.**

Penulis : Alam

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang
Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian
Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah
Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi
Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi
Misteri Baju dan Motor Ditinggal di Kebun, Kakek Anwar Akhirnya Ditemukan Lemas oleh Tim SAR
Karhutla di Muaro Jambi! 170 Hektare Lahan Gambut Sungai Gelam Ludes Terbakar
Hadapi Kemarau Ekstrem, Satgas Karhutla Jambi Pastikan Infrastruktur Air dan Mitigasi PT WKS Siap Tempur
Berita ini 36 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 18:45 WIB

Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi

Berita Terbaru