MUARO JAMBI – Kabupaten Muaro Jambi kini berada dalam status waspada tinggi akibat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data terbaru, wilayah ini mencatatkan luasan kebakaran tertinggi di Provinsi Jambi dengan total area terdampak mencapai 264,78 hektare. Kebakaran didominasi oleh kawasan ekosistem gambut dalam yang sangat rentan menyebarkan api bawah tanah.
Fokus Wilayah Terdampak Parah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebakaran paling masif terkonsentrasi di dua wilayah utama:
-
- Kecamatan Sungai Gelam: Api membakar lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah secara masif. Laporan lapangan mencatat lebih dari 50 hektare hangus, sementara analisis spasial WALHI Jambi mengindikasikan total area terdampak di wilayah ini berpotensi mencapai 187 hektare.
- Kecamatan Kumpeh: Kebakaran besar melanda Desa Rantau Panjang yang menghanguskan sedikitnya 20 hektare lahan dalam satu peristiwa tunggal.
Kendala Lapangan dan Dampak Lingkungan
Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menghadapi tantangan berat di lokasi:
-
- Krisis Air: Puncak musim kemarau menyebabkan parit perimeter dan sumber air di sekitar lahan gambut mengering total.
- Karakteristik Gambut: Api membakar lapisan dalam tanah (subsurface fire), sehingga sulit dipadamkan total melalui jalur darat dan terus memproduksi asap pekat.
- Penurunan Kualitas Udara: Kabut asap mulai menyelimuti pemukiman warga dan membatasi jarak pandang, yang berpotensi memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Langkah Penanganan Taktis dan Hukum
Pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil tiga langkah strategis:
-
- Operasi Water Bombing: Helikopter BNPB dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengeboman air pada titik-titik gambut dalam yang tidak bisa ditembus satgas darat.
- Status Siaga Darurat: Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Karhutla (berlaku aktif 15 April hingga 15 Oktober) untuk mempercepat mobilisasi personil dan anggaran.
- Penegakan Hukum Tegas: Polda Jambi menerapkan metode investigasi ilmiah (scientific crime investigation) untuk melacak asal api. Polisi memastikan akan menindak tegas oknum masyarakat maupun korporasi yang terbukti membuka lahan dengan cara membakar.
Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun selama musim kemarau ini dan segera melaporkan titik api sekecil apa pun kepada petugas terdekat.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal








Komentar