Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Luasan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi  dilaporkan telah mencapai 264,78 hektare, menjadikannya area terdampak paling parah di tingkat provinsi akibat kendala minimnya sumber air dan kondisi lahan gambut yang kering selama puncak musim kemarau. (Foto: Dok. Satgas Karhutla)

Luasan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi dilaporkan telah mencapai 264,78 hektare, menjadikannya area terdampak paling parah di tingkat provinsi akibat kendala minimnya sumber air dan kondisi lahan gambut yang kering selama puncak musim kemarau. (Foto: Dok. Satgas Karhutla)

MUARO JAMBI – Kabupaten Muaro Jambi kini berada dalam status waspada tinggi akibat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data terbaru, wilayah ini mencatatkan luasan kebakaran tertinggi di Provinsi Jambi dengan total area terdampak mencapai 264,78 hektare. Kebakaran didominasi oleh kawasan ekosistem gambut dalam yang sangat rentan menyebarkan api bawah tanah.

Fokus Wilayah Terdampak Parah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran paling masif terkonsentrasi di dua wilayah utama:

    • Kecamatan Sungai Gelam: Api membakar lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah secara masif. Laporan lapangan mencatat lebih dari 50 hektare hangus, sementara analisis spasial WALHI Jambi mengindikasikan total area terdampak di wilayah ini berpotensi mencapai 187 hektare.
    • Kecamatan Kumpeh: Kebakaran besar melanda Desa Rantau Panjang yang menghanguskan sedikitnya 20 hektare lahan dalam satu peristiwa tunggal.

Kendala Lapangan dan Dampak Lingkungan

Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menghadapi tantangan berat di lokasi:

    • Krisis Air: Puncak musim kemarau menyebabkan parit perimeter dan sumber air di sekitar lahan gambut mengering total.
    • Karakteristik Gambut: Api membakar lapisan dalam tanah (subsurface fire), sehingga sulit dipadamkan total melalui jalur darat dan terus memproduksi asap pekat.
    • Penurunan Kualitas Udara: Kabut asap mulai menyelimuti pemukiman warga dan membatasi jarak pandang, yang berpotensi memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Langkah Penanganan Taktis dan Hukum

Pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil tiga langkah strategis:

    1. Operasi Water Bombing: Helikopter BNPB dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengeboman air pada titik-titik gambut dalam yang tidak bisa ditembus satgas darat.
    2. Status Siaga Darurat: Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Karhutla (berlaku aktif 15 April hingga 15 Oktober) untuk mempercepat mobilisasi personil dan anggaran.
    3. Penegakan Hukum Tegas: Polda Jambi menerapkan metode investigasi ilmiah (scientific crime investigation) untuk melacak asal api. Polisi memastikan akan menindak tegas oknum masyarakat maupun korporasi yang terbukti membuka lahan dengan cara membakar.

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun selama musim kemarau ini dan segera melaporkan titik api sekecil apa pun kepada petugas terdekat.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang
Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian
Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah
Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi
Misteri Baju dan Motor Ditinggal di Kebun, Kakek Anwar Akhirnya Ditemukan Lemas oleh Tim SAR
Karhutla di Muaro Jambi! 170 Hektare Lahan Gambut Sungai Gelam Ludes Terbakar
Hadapi Kemarau Ekstrem, Satgas Karhutla Jambi Pastikan Infrastruktur Air dan Mitigasi PT WKS Siap Tempur
Skandal Dana Reses Fiktif DPRD Muaro Jambi: Oknum Inisial AA Diduga Kantongi Ratusan Juta Tanpa Kerja
Berita ini 39 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 18:45 WIB

Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi

Berita Terbaru