Ancaman Alih Fungsi: Mengapa Sawah di Tanjab Barat Berubah Menjadi Kebun Sawit?

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Sawah di Tanjab Barat Berubah Menjadi Kebun Sawit?. FOTO : Lintastungkal

Mengapa Sawah di Tanjab Barat Berubah Menjadi Kebun Sawit?. FOTO : Lintastungkal

Berikut kecamatan yang masih menjadi benteng terakhir pertahanan lahan sawah sebelum beralih fungsi menjadi sawit:

1. Kecamatan Senyerang

Kecamatan ini merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Tanjab Barat. Meskipun tekanan ekspansi sawit sangat kuat, wilayah ini masih memiliki hamparan sawah pasang surut yang luas. Senyerang sering menjadi titik fokus program Optimalisasi Lahan (Opla) untuk meningkatkan indeks pertanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Kecamatan Pengabuan

Kawasan ini memiliki karakteristik lahan yang serupa dengan Senyerang. Pengabuan menjadi wilayah krusial dalam menjaga stok beras lokal. Di sini, Anda dapat menemui banyak petani yang mulai bimbang antara mempertahankan sawah atau mengikuti tren sawit yang mulai masuk ke wilayah sekitarnya.

3. Kecamatan Tungkal Ulu

Berbeda dengan wilayah pesisir, di Tungkal Ulu sebagian sawah bersifat lahan darat. Namun, kecamatan ini merupakan wilayah dengan tingkat alih fungsi lahan paling agresif. Di sini, Anda bisa mendapatkan data paling valid mengenai perbandingan luas sawah yang hilang dibandingkan dengan pertumbuhan kebun sawit korporasi maupun mandiri.

4. Kecamatan Seberang Kota

Wilayah ini unik karena didominasi oleh perpaduan kelapa dalam dan sawah. Fokus pemerintah di sini adalah menjaga agar lahan pangan tidak terus tergerus oleh tanaman perkebunan. Aksesnya yang menyeberangi sungai memberikan perspektif berbeda mengenai logistik hasil panen padi.

Kesimpulan 

Permasalahan di Tanjab Barat bukan sekadar “ingin menanam sawit”, tapi tentang rasionalitas ekonomi. Petani akan kembali ke sawah jika bertanam padi memberikan kepastian hidup yang setara dengan sawit. Strategi pemerintah saat ini bukan lagi memperluas lahan, melainkan menaikkan produktivitas di lahan yang masih tersisa agar tidak berubah menjadi “hutan” sawit.**

#TanjabBarat #AlihFungsiLahan #KetahananPangan #SawahJadiSawit #PetaniJambi #KrisisPangan #InfoTanjabBarat #JambiUpdate
Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trinitas Patologi Birokrasi: Jeratan Jual Beli Jabatan, Fee Proyek, dan Gratifikasi dalam Kepemimpinan Daerah
Sejarah Pemilu dan Reformasi Pemilu Kepala Daerah yang Kini Mau dikembalikan Lagi ke Pola Lama
Megathrust Nusantara: Ancaman Senyap yang Terus Mendesak-Analisis Lengkap Untuk Indonesia
Indonesia Tanpa Ibu Kota: Kekosongan Hukum, Ketidakpastian Nasional, dan Pertaruhan Masa Depan Republik
Darurat Agraria ; Said Didu Sebut Tanah Rakyat Dirampas Lewat Skema Hukum Berlapis
Katamso: Temuan Kerangka Diduga Paus Akan Dijadikan Sarana Edukasi bagi Generasi Muda
Waka DPRD Provinsi Jambi Minta Bappenas Bangun Jalan dan Jembatan Ujung Jabung
Kekhawatiran Masyarakat Jambi Menghadapi Tantangan Pemilihan Kepala Daerah yang Kurang Kompeten
Berita ini 7 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:42 WIB

Ancaman Alih Fungsi: Mengapa Sawah di Tanjab Barat Berubah Menjadi Kebun Sawit?

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:58 WIB

Trinitas Patologi Birokrasi: Jeratan Jual Beli Jabatan, Fee Proyek, dan Gratifikasi dalam Kepemimpinan Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 17:20 WIB

Sejarah Pemilu dan Reformasi Pemilu Kepala Daerah yang Kini Mau dikembalikan Lagi ke Pola Lama

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:21 WIB

Megathrust Nusantara: Ancaman Senyap yang Terus Mendesak-Analisis Lengkap Untuk Indonesia

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:37 WIB

Indonesia Tanpa Ibu Kota: Kekosongan Hukum, Ketidakpastian Nasional, dan Pertaruhan Masa Depan Republik

Berita Terbaru