Angkutan Barang Diatas 8 Ton Dilarang Masuk Kota Tungkal

- Redaksi

Selasa, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Patroli terpadu sosialisasi dan edukasi terkait aktivitas bongkar muat angkutan barang di Jalan Palembang dan Jalan Kemakmuran (Asia) dalam Kota Kuala Tungkal, Senin (5/9/22). FOTO : Bas/LT

Kegiatan Patroli terpadu sosialisasi dan edukasi terkait aktivitas bongkar muat angkutan barang di Jalan Palembang dan Jalan Kemakmuran (Asia) dalam Kota Kuala Tungkal, Senin (5/9/22). FOTO : Bas/LT

KUALA TUNGKALDinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Personel Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat dan Satpol PP, melakukan Patroli terpadu sosialisasi dan edukasi terkait edaran terhadap Angkutan Barang yang masuk ke dalam Kota Kuala Tungkal, Senin (5/9/22).

Sosialisasi dan edukasi diberikan kepada Pemilik Toko di Jalan Kemakmuran (Asia) dan Jalan Palembang dalam Kota Kuala Tungkal, terkait mekanisme bongkar muat bagi kendaraan dibawah dan diatas 8 Ton.

Patroli terpadu, Kadishub Tanjung Jabung Barat Syamsul Juhari didampingi Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat, Polda Jambi IPDA Hans Simangunsong dan Jajaran beserta Personel Satpol-PP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang Pemilik Toko di Jalan Kemakmuran (Asia) Kuala Tungkal Dayat mengatakan, mungkin kalau untuk pemberlakuan bongkar muat di Jam tertentu masih bisa. Tetapi kalau untuk pemberlakuan bongkar di Terminal, dirasakan akan memberatkan.

“Pemberlakuan Bongkar muat di Jam tertentu mungkin masih oke lah. Tapi kalau bongkar di Terminal dibutuhkan biaya lagi. Jadi kalau terlalu banyak rantai bongkar muat saya rasa akan memperberat dalam segi biaya,” keluhnya.

Dayat berharap ada kelonggaran ada kelonggaran di Jam – Jam tertentu. Sebab mereka selaku pemilik toko juga mempekerjakan buruh bongkar muat.

“Pemberlakuan tidak boleh Bongkar muat kendaraan diatas 8 Ton inikan sudah sejak beberapa Tahun lalu. Tetapi asal diberlakukan sama tidak ada tebang pilih, enggak jadi masalah. Namun kalau ada pilih kasih orang – orang tertentu boleh masuk kan sulit,” sebutnya.

” Artinya jangan tebang pilih, kalau memang semua tidak boleh yang enggak boleh. Begitu juga sebaliknya kalau diperbolehkan semuanya ya dibolehkan,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat, Jambi Syamsul Juhari mengatakan patroli terpadu gabungan personel Dishub, Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat dan Satpol PP mengawasi aktivitas kendaraan yang melakukan bongkar muat.

” Sesuai ketentuan yang ada, Sosialisasi dengan Pemilik Toko, Kendaraan Ekspedisi pada intinya Angkutan Barang yang boleh melakukan aktivitas bongkar muat yakni kendaraan dibawah 8 Ton,” jelasnya.

Sementara untuk kendaraan diatas 8 Ton sambungnya, bongkar muat dilakukan di Terminal Pembengis Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat.

“Bongkar muat dibawah 8 Ton ini bisa dilakukan di Jalan Palembang dan Belakang Masjid Raya Kuala Tungkal dari Jam 5 Subuh hingga Jam 5 Sore,” kata Kadishub.

Untuk Jalan Melati yang dulunya diperuntukkan sebagai tempat bongkar muat, mulai 28 Juli lalu sudah tidak boleh lagi aktivitas bongkar muat karena kondisi Jalannya rusak.

” Saat rapat yang telah dilakukan dihadiri Anggota Dewan H Abdurrahman dan Dedi Hadi, karena kondisi jalan rusak diusulkan ke PUPR agar dibangun Rigit Beton. Kalau kondisinya sudah bagus boleh Bongkar di Jalan Melati lagi untuk mengakomodir keterbatasan Jalan Palembang,” sebutnya.

Kadishub Tanjung Jabung Barat Syamsul Juhari berharap dengan penegak hukum dalam hal ini pihak Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat, agar diambil tindakan susuai dengan ketentuan Undang – Undang yang berlaku terhadap pelanggar.

“Tujuan dilakukan penertiban ini agar Jalan yang ada terawat dan tidak terjadinya kemacetan. Kenapa Tonase Kendaraan dibatasi minimal 8 Ton, dengan kondisi Jalan yang dibangun diatas Tanah secara geografis rawa akan rentan terjadi kerusakan,” pungkasnya.(Bas)

Komentar pada Artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Berita Terkait

Harga Beras di Pasar Tradisional Turun, Ini Harga Satu Karungnya
Salurkan Bantuan Susu untuk BALITA, PetroChina Konsisten Bantu PEMDA Percepat Penurunan Stunting di Tanjab Barat
PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar
Kuasa Hukum Pemkab Tanjab Barat Jelaskan Soal Gugatan ke PTUN
Refleks Tiga Tahun Kepemimpinan Anwar Sadat-Hairan di Tanjab Barat
Hadiri Refleksi UAS-Hairan, Ahmad Jahfar Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati
BPK Provinsi Jambi Beri Pengarahan Kepada Pengelola Keuangan, Bupati Tanjabbar : Semoga Jadi Motivasi
Ketua DPRD Sambut Kedatangan Kapolres Tanjab Barat yang Baru Sekaligus Pelepasan Kapolres Lama
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:38 WIB

Harga Beras di Pasar Tradisional Turun, Ini Harga Satu Karungnya

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:55 WIB

Salurkan Bantuan Susu untuk BALITA, PetroChina Konsisten Bantu PEMDA Percepat Penurunan Stunting di Tanjab Barat

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:31 WIB

PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:24 WIB

Kuasa Hukum Pemkab Tanjab Barat Jelaskan Soal Gugatan ke PTUN

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:23 WIB

Refleks Tiga Tahun Kepemimpinan Anwar Sadat-Hairan di Tanjab Barat

Minggu, 25 Februari 2024 - 00:49 WIB

Hadiri Refleksi UAS-Hairan, Ahmad Jahfar Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:22 WIB

BPK Provinsi Jambi Beri Pengarahan Kepada Pengelola Keuangan, Bupati Tanjabbar : Semoga Jadi Motivasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 00:54 WIB

Ketua DPRD Sambut Kedatangan Kapolres Tanjab Barat yang Baru Sekaligus Pelepasan Kapolres Lama

Berita Terbaru