Bawaslu Masih Temukan Kampanye Pilkada Tanpa STTP

  • Whatsapp
FOTO : Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyebut masih menemukan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanpa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

“Temuan itu terutama pada hari pertama dan kedua pelaksanaan kampanye yang pasangan calonnya telah melaksanakan kampanye,” ungkap Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa dikonfirmasi usai Sosialisasi dan Peandatanganan Pakta Integritas dan Kepatuhan Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Pecegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Pilkada 2020 di Hotel Revoli Kuala Tungkal, Rabu (30/09/20).

Bacaan Lainnya

Dikatakanya temuan itu hampir di semua paslon peserta Pilkada Tanjab Barat 2020 ini berkampanye tidak mengantingi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

Padahal kada Hadi, dalam Pasal 38 Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye pilkada, peserta pilkada wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis terkait kampanye pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan dialog kepada aparat kepolisian setempat dengan tembusan disampaikan ke KPU dan Bawaslu sesuai tingkatannya.

Pemberitahuan tertulis oleh peserta pilkada terlebih dahulu akan diperiksa kepolisian terkait kelengkapan persyaratan.

Selain PKPU, pemberitahuan kegiatan politik termasuk kampanye juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017. Pasal 17 menyebutkan, kegiatan politik yang akan dilaksanakan di muka umum wajib diberitahukan kepada kepolisian.

Kedepan kata dia, apabila masih ada peserta pilkada yang menggelar kampanye tanpa STTP, Bawaslu akan melakukan proses verifikasi kepada peserta pilkada yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk dibubarkan.

“Jika tidak ada STTP, berarti peserta pilkada tidak mengantongi izin keramaian umum dari kepolisian, maka kegiatan kampanye dapat dibubarkan,” tandasnya.(*)

Pos terkait