LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Pilkada / Pilihan Editor

Rabu, 30 September 2020 - 15:24 WIB

Bawaslu Masih Temukan Kampanye Pilkada Tanpa STTP

FOTO : Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I

FOTO : Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyebut masih menemukan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanpa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

“Temuan itu terutama pada hari pertama dan kedua pelaksanaan kampanye yang pasangan calonnya telah melaksanakan kampanye,” ungkap Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa dikonfirmasi usai Sosialisasi dan Peandatanganan Pakta Integritas dan Kepatuhan Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Pecegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Pilkada 2020 di Hotel Revoli Kuala Tungkal, Rabu (30/09/20).

BACA JUGA :  Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

Dikatakanya temuan itu hampir di semua paslon peserta Pilkada Tanjab Barat 2020 ini berkampanye tidak mengantingi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

Padahal kada Hadi, dalam Pasal 38 Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye pilkada, peserta pilkada wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis terkait kampanye pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan dialog kepada aparat kepolisian setempat dengan tembusan disampaikan ke KPU dan Bawaslu sesuai tingkatannya.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Pembinaan Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Pemberitahuan tertulis oleh peserta pilkada terlebih dahulu akan diperiksa kepolisian terkait kelengkapan persyaratan.

Selain PKPU, pemberitahuan kegiatan politik termasuk kampanye juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017. Pasal 17 menyebutkan, kegiatan politik yang akan dilaksanakan di muka umum wajib diberitahukan kepada kepolisian.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Pembinaan Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Kedepan kata dia, apabila masih ada peserta pilkada yang menggelar kampanye tanpa STTP, Bawaslu akan melakukan proses verifikasi kepada peserta pilkada yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk dibubarkan.

“Jika tidak ada STTP, berarti peserta pilkada tidak mengantongi izin keramaian umum dari kepolisian, maka kegiatan kampanye dapat dibubarkan,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Pemkab Tanjabbar Hentikan Kegiatan PT PWS di Muara Seberang

Pilihan Editor

Pengumuman Hasil Slekesi Administrasi CPNS Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2019

Nasional

Tito, Pilkada Serentak Bagian Tak Terpisahkan dalam Penanganan Covid-19

Pilihan Editor

Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

Pilihan Editor

Satgas Corona Tanjab Barat Lakukan Pemeriksaan Penumpang di Pelabuhan Roro

Pendidikan

Pemkab Tanjab Barat Buka Pendaftaran Beasiswa Utusan Daerah Untuk 6 Perguruan Tinggi

Pilkada

Data Pemilih Pemula Pilkada 2020 di Tanjabbar Capai 1.324 Orang

Pilkada

Kampanye Dimulai 3 Hari Setelah Penetapan Pasangan Calon, Begini Teknisnya