YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Advetorial / Provinsi Jambi

Minggu, 2 Agustus 2020 - 19:26 WIB

Bersama Kapolda dan Danrem, Gubernur Jambi Lepas Petugas Patroli Pencegahan Karhutla

FOTO : Gubernur Jambi H. Fachrori Umar Pimpin Apel Pelepasan Petugas Patroil Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Lapangan Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020).

FOTO : Gubernur Jambi H. Fachrori Umar Pimpin Apel Pelepasan Petugas Patroil Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Lapangan Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020).

JAMBI – Gubernur Jambi H. Fachrori Umar melepas petugas patroil pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan Pembalakan Liar di Provinsi Jambi Tahun 2020, Pelepasan dilakukan melalui apel di lapangan Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/20) pagi.

Fachrori mengatakan, dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Provinsi Jambi, ditempatkan 254 personil gabungan di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, agar mudah terpantau dan mudah diatasi.

Sebelum pelepasan, Gubernur Jambi Fachrori Umar didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol.Firman Santyabudi dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli melakukan pengecekan persiapan personil yang akan melaksanakan tugas patroli pencegahan karhutla.

BACA JUGA :  Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan seluruh peserta apel siaga. Fachrori berharap momen ini bisa meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

Fachrori mengatakan, kebakaran hutan dan lahan banyak menimbulkan dampak negatif yang merusak ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas trasportasi darat, laut, dan udara.

BACA JUGA :  Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api

”Pada tahun 2019 yang lalu, kita pernah merasakan dampak yang sangat buruk dari kebakaran hutan dan lahan, selain menyebabkan kerugian, material berupa terbakarnya lahan-lahan produktif dan kawasan hutan, termasuk lahan gambut yang mestinya terjaga kondisi tutupannya, juga menyebabkan merebaknya penyakit, khususnya Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta terganggunya berbagai aktivitas kehidupan manusia,” terang Fachrori.(hms)

Share :

Baca Juga

Pilkada

KPU Tanjabbar Fasilitasi Paslon Cetak APK dan Bahan Kampanye, Ini Jumlahnya

Advetorial

Kabag Ops Polres Tanjab Barat Pimpin Rapat Koordinasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Provinsi Jambi

Polda Jambi Akan Periksa PT AAS Terkait Tambang Ilegal Mengeluarkan Gas

Provinsi Jambi

Gubernur Jambi Ingatkan Bupati/Wali Kota Antisipasi Lonjakan Covid-19

Advetorial

Koordinasi Pelaksanaan SSDN, Lemhanas RI Temui Bupati Safrial

Advetorial

Sekda, Pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) Harus Diawasi Dengan Ketat

Provinsi Jambi

Danrem dan Kapolda Jambi Ikut Rakor Singkronisasi Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

Provinsi Jambi

Ini Pesan Gubernur Jambi Terpilih Al Haris Untuk Antisipasi Penyebaran Covid