indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polda Jambi Buka Penerimaan Siswa SIPSS Tahun 2022 Lelang 13 Jabatan Kepala OPD di Tanjab Barat Ditargetkan Rampung Bulan Maret Sat Polair Imbau Nelayan dan Transportasi Air Waspadai Perubahan Cuaca Kesulitan Keluar, Air Genangi Jalan Depan Gerbang SMAN 2 Tanjab Barat Gadang Seorang Mustahik di Pembengis Menerima Bantuan dari Baznas

Home / Nasional

Minggu, 5 Desember 2021 - 15:05 WIB

BNPB Sebut 13 Orang Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru

Warga terdampak erupsi Gunung Semeru dievakuasi menggunakan mobil pikap. ANTARA FOTO/HO/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru.

Warga terdampak erupsi Gunung Semeru dievakuasi menggunakan mobil pikap. ANTARA FOTO/HO/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru.

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru mencapai 13 orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, informasi tersebut dia terima langsung dari Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto yang bertolak ke lokasi bencana.

“Berdasarkan informasi langsung pukul 09.20 WIB dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang saat ini sedang menuju Lumajang, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut,” ujar dia dalam keterangannya, Minggu (5/12/21).

BACA JUGA :  Tatap Pemilu 2024, PKB Tanjab Barat Mantapkan Struktur Partai

Abdul Muhari mengatakan, 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara.

“Sementara itu, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil,” kata dia.

BACA JUGA :  Kecewa dengan Kondisi Jalan Hancur, Warga Tiga Desa di Sungai Gelam Lakukan Pemblokiran

Dia mengatakan, untuk saat ini ada delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono. Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari. Kecamatan Pagelaran pada Desam Clumprit.

Kemudian Kecamatan Wajak pada Desa Bambang. Kecamatan Kepanjen pada Desa Panggungrejo dan Mojosari. Kecamatan Dampit pada Kelurahan Dampit. Kecamatan Bantur pada Desa Bantur dan Rejosari, dan Kecamatan Turen pada Desa Talok.(liputan6)

Share :

Baca Juga

Berita

SMSI Tanjabbar Terbentuk, Siap Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian

Nasional

Internet Mati 6 Hari karena Perbaikan Kabel Bawah Laut HOAKS

Advetorial

Kodim 0419/Tanjab Kirim Kontingen Panahah Kejuaraan Piala Panglima TNI Open 2019

Nasional

Anak Lahir di Luar Nikah Bisa Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Advetorial

Bupati Safrial Jadi Nasasumber FGD Revitalisasi Kemitraan Program Prukades di Jakarta

Berita

Ini Surat Edaran Mendagri Nomor 025/4660/SJ Tentang Pakian Dinas Hitam

Olahraga

Wakasad; Meskin Hujan Gowes Ranah Minang Tour De Singkarak 2020 Sukses Terlaksana

Nasional

Lapas Terbakar, 41 Napi Meninggal Terkurung dalam Sel Bergembok