Bulog Cabang Kuala Tungkal Serap 3.100 Ton Gabah Dari Petani

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penyeraman Gabah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Bulog)

Kegiatan penyeraman Gabah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Bulog)

KUALA TUNGKAL – Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan Petani Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal terus mempercepat proses penyerapan Gabah dari hasil panen Petani.

Bahkan hingga awal Mei 2025 swbanyak 3.100 Ton Gabah dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 perkilogramnya.

Kepala Bulog abang Kuala Tungkal Dido Peto Sifarif menyebutkan sebagai upaha mendukung pencapaian Asta Cita Presiden terkait swasembada pangan saat ini pihaknya tengah melakukan penyerapan Gabah dan Beras Petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulog tidak lagi hanya menyerap hasil panen dalam bentuk beras seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi diprioritaskan untuk penyerapan GKP dari para petani lokal,” sebut Dido.

Dido mengungkapkan di Bulan Mei 2025 ini saja penyerapan sudah mencapai 3.100 Ton Gabah Petani dari 2 (Dua) Kabupaten yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barar dan Tanjung Jabung Timur.

“Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat serapan Gabah mencapai 2.300 Ton. Sedangkan dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur serapan sebanyak 800 Ton,” bebernya.

Dido berharap, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas harga gabah di tingkat petani, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat nasional.

“Program serap Gabah ini juga merupakan bentuk sinergi antara berbagai pihak untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dido juga menjelaskan, kini Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 perkilogram. HPP ini terbilang cukup tinggi sehingga adanya program pemerintah melalui Bulog ini pun mendapat respon positif dari para petani.

“Para petani sangat senang dan berkomitmen untuk memperluas lahan tanamnya karena semakin tinggi harga Gabah Kering Panen, otomatis para petani akan semakin sejahtera. Ini salah satu efek dari program serapan Gabah tersebut,” ungkap Dido.***

Penulis : Ari

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Raih ESG Now Awards 2026 Melalui Program Inovasi Sosial dan Ekonomi Sirkular
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Edi Purwanto Tekankan Pentingnya Mitigasi Karhutla, Dorong Konsolidasi Lintas Sektor di Jambi
Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi, 148 Personel Gabungan Diterjunkan Perkuat Satgas Karhutla
Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Vokasi
Polisi Selidiki Kebakaran 5 Bangunan di Kuala Tungkal, Api Diduga dari Rumah Kosong
Wamenaker: Sertifikasi Pekerja BUMN Wajib Berbasis Kemampuan Nyata, Bukan Formalitas
Berita ini 128 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih ESG Now Awards 2026 Melalui Program Inovasi Sosial dan Ekonomi Sirkular

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Edi Purwanto Tekankan Pentingnya Mitigasi Karhutla, Dorong Konsolidasi Lintas Sektor di Jambi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi, 148 Personel Gabungan Diterjunkan Perkuat Satgas Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Vokasi

Berita Terbaru