indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dua Terduga Penyalahgunaan Sabu Dibekuk, Sejumlah Alat Bukti Disita Diduga Keracunan, 5 Orang Karyawan Kapal PT KT di Tanjab Timur Meninggal Dihadiri Bupati Masnah, HUT Desa Tanjung Lanjut Ke 39 di Wisata Danau Tangkas Meriah Atlet Taekwondo Tanjabbar Sukses Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Kejuaraan Wali Kota Jambi 2022 Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Home / Pemerintahan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:40 WIB

Bupati Tanjabbar Gelar Vicon Tindak Lanjut MCP dengan Supwil 1 KPK

Bupati Tanjabbar H. Anwar Sadat Saat Gelar Vidcon Tindak Lanjut MCP dengan Supwil 1 KPK, Selasa (24/07/21). FOTO : PROKOPIM

Bupati Tanjabbar H. Anwar Sadat Saat Gelar Vidcon Tindak Lanjut MCP dengan Supwil 1 KPK, Selasa (24/07/21). FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Bupati H. Anwar Sadat membuka rapat video conference monitoring dan evaluasi tindak lanjut progress Monitoring Center For Prevention (MCP) Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta Monitoring Evaluasi (Monev) tematik terkait Penertiban/Penyelamatan Aset, Optimalisasi Pajak Daerah dan Vaksinasi Tahun 2021 dengan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah 1 KPK di Pola Utama, Selasa (24/08/21).

Turut serta dalam Vidcon ini Sekretaris Daerah, Kepala Inspektorat, Kepala OPD lainnya, Kepala Bagian terkait, Kasi Datun Kejari Tanjab Barat dan perwakilan BPN.

Kasatgas 1 Pencegahan Wilayah 1 KPK RI, Maruli Tua menyampaikan capaian MCP berdasarkan hasil laporan pada aplikasi jaga.id Pemkab Tanjung Jabung Barat telah memenuhi progres sebesar 37,08 % yang berada pada zona kuning.

BACA JUGA :  Wali Kota Jambi Pimpin Tabur Bunga di Makan Pahlawan HUT Legian Veteran Ke 65 dan HUT PPM ke 41

“Untuk dana korsupgah sebesar 73,8 persen dan untuk dana desa sekitar  40 persen,” ucapnya.

Lanjutnya, pencegahan korupsi ini menjadi penilaian pemberian Dana Insentif Daerah (DID). Aspek terendah ada pada Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan ini yang akan menjadi bahan evaluasi.

“Ini masalahnya mau atau tidak bukan mampu atau tidak mampu. Diharapkan jangan sampai ada dokumen-dokumen yang tidak diupload dan bukan hanya sekedar ada SK atau Perbup tetapi juga harus diimpelmentasikan sebab yang paling minimal adalah efektif bukan hanya output,” tandasnya.

BACA JUGA :  Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Sementara, Bupati H. Anwar Sadat dalam pemaparannya menjelaskan adanya koordinasi yang masih belum sinkron antar OPD dalam rangka penajaman tugas dan fungsi dan kelengkapan dokumen yang diperlukan yang belum terdata secara akurat. Kecepatan untuk merespon dalam rangka membuka even investasi dalam kondisi pandemi ini harus dipercepat di tiga belas kecamatan.

“Ada sebelas kecamatan yang sudah, tapi belum terealisasi dan ini juga harus kita respon secara cepat dalam rangka membuka even investasi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang terdampak Covid,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ratusan PNS Tanjab Barat Akan Pensiun di Tahun 2018

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat dan Rektor UIN Sutha Jambi Teken MoU Kerjasama

Pemerintahan

Bupati Sampaikan Tanggapan Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap LKPJ 2019

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Berikan Penghargaan Kepada Almarhum KH. Abd. Halim Kasim, SH

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Lantik Feri Elvianto Sebagai Dewas PDAM Tirta Pengabuan

Pemerintahan

Soal Tapal Batas Desa Kampung Baru-Desa Teluk Pengkah, Begini Kata Bupati Anwar Sadat

Pemerintahan

Nama-Nama 13 Pejabat Eselon II yang Dilantik Gubernur Jambi Al Haris

Pemerintahan

407 CPNS Tanjab Barat Dinyatakan Lulus Passing Grade Test SKD