Dengar Aspirasi Perawat Honorer, Begini Kata Bupati Anwar Sadat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 18 Juli 2021 - 00:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GNPHI Tanjab Barat Sari Wahyuni, S.Kep Foto Bersama Bupati H. Anwar Sadat. FOTO : PROKOPIM

Ketua GNPHI Tanjab Barat Sari Wahyuni, S.Kep Foto Bersama Bupati H. Anwar Sadat. FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) Kabupaten Tanjab Barat didampingi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tanjab Barat melakukan silaturrahmi denga Bupati H. Anwar Sadat di rumah Jabatan Bupati, Jumat (16/07/21) malam.

Ketua GNPHI, Sari Wahyuni terima kasih kepada Bupati H. Anwar Sadat yang telah menerima kunjungan GNPHI.

“Terima kasih pak Bupati telah bersedia menyambut kunjungan kami para perawat honorer Tanjab Barat,” ujarnya mengawali diskusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempata ini Dirinya menyampaikan beberapa poin yang menjadi aspirasi perawat honorer Tanjab Barat.

“Ada beberapa poin aspirasi perawat honorer yang ingin kami sampaikan, pertama terkait kesejahteraan perawat, penghasilan perawat saat ini jauh dari UMR. Kemudian kami minta Bapak untuk pertimbangkan pengadaan PPPK di Tanjab Barat,” sampainya.

Lanjutnya, “Pemkab mengadakan program 1 desa 1 perawat dan terakhir tenaga kesehatan seperti perawat sebagai garda terdepan menghadapi Covid-19 rawan untuk terpapar. Mohon Pemkab ada tempat khusus untuk nakes,” harapnya.

Menanggapi aspirasi perawat honorer Tanjab Barat tersebut, Bupati H. Anwar Sadat didampingi Sekda H. Agus Sanusi dan Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, beliau menyampaikan di masa pandemi ini perawat merupakan salah satu tenaga Kesehatan yang memegang peranan penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Perawat kata Bupati merupakan tulang punggung di fasilitas pelayanan.

“Apresiasi tinggi untuk perawat yang mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga dari ancaman tertular virus yang bisa berakhir pada kematian,” ujar Anwar Sadat.

Bupati menyatakan bahwa aspirasi dari tenaga perawat sudah menjadi perhatian Pemkab Tanjab Barat. Misalnya terkait honor dan insentif.

“OPD terkait sudah diinstruksikan untuk membayarkan tepat waktu. Demikian juga terkait pengadaan PPPK bagi perawat kami sedang berkoordinasi dan menyamakan pandangan dengan Bupati/Walikota se-Indonesia agar Bupati/Walikota juga diberi kewenangan menentukan dengan mengutamakan pegawai yang sudah lama mengabdi di daerah,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara
BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan
Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!
Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Berita ini 228 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:10 WIB

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:28 WIB

BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!

Berita Terbaru