Destinasi Unggulan Kaya Warisan Leluhur, Sandiaga Uno Dorong Potensi Desa Wisata Bugisan Ciptakan Lapangan Kerja

- Redaksi

Jumat, 8 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sandiaga Uno: Desa Wisata Bugisan Kaya Akan Warisan Leluhur yang Jadi Destinasi Unggulan, Potensi untuk Terciptanya Lapangan Kerja. FOTO : Istimewa.

Menteri Sandiaga Uno: Desa Wisata Bugisan Kaya Akan Warisan Leluhur yang Jadi Destinasi Unggulan, Potensi untuk Terciptanya Lapangan Kerja. FOTO : Istimewa.

PRAMBANAN – Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Parekraf/Baparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno ke Desa Wisata Bugisan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah (Jateng) disambut semarak perpaduan irama dari instrumen musik tradisional mengiringi gerak lincah para penari kuda lumping, Jathilan. Bersama Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani, mereka membuka jalan bagi Mas Menteri.

Desa Wisata Bugisan termasuk ke dalam 50 desa wisata terbaik dalam program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. ADWI merupakan program unggulan Kemenparekraf sebagai penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia. Saat ini, ADWI telah memasuki tahun kedua.

Menteri Sandiaga Uno: Desa Wisata Bugisan Kaya Akan Warisan Leluhur yang Jadi Destinasi Unggulan, Potensi untuk Terciptanya Lapangan Kerja. FOTO : Istimewa.

Sandi menuturkan, seperti halnya desa wisata yang lain, destinasi unggulan Desa Wisata Bugisan yang kaya akan warisan leluhur ini telah memenuhi standar penilaian tim juri ADWI 2022 yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), homestay, toilet umum, digital dan kreatif, cleanliness health safety dan environment sustainability (CHSE), dan kelembagaan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pembinaan dan pengembangan desa wisata, Kemenparekraf telah berkolaborasi dengan mitra strategis seperti Astra, BCA, BNI, dan Grab. Mereka akan melakukan pembinaan desa-desa tersebut dalam pengembangan ekonomi kreatif selama setahun ke depan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat 8 Juli 2022.

”Saya melihat bahwa Desa Wisata Bugisan ini bisa menjadi satu klaster percontohan penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru yang berkualitas. Berbasis komunitas yang ada di pedesaan. Sehingga, akhirnya kekuatan masyarakat untuk bangkit kembali pasca pandemi ini bisa kita wujudkan, kita realisasikan. Dan target 2024 penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas,” imbuh Sandi.

Bicara potensi, letak Desa Wisata Bugisan sangat strategis. Berada di area pintu keluar Candi Prambanan yang berbatasan dengan Desa Tlogo. Desa Bugisan memiliki banyak peninggalan purbakala salah satunya Candi Plaosan. Kemegahan Candi Plaosan dengan stupa yang memadukan corak Hindu dan Budha menjadi daya tarik wisata domestik maupun mancanegara.

Soal budaya, Desa Wisata Bugisan masih memegang teguh warisan leluhur yang dititipkan dan ada sejak jaman dahulu. Ikon wisata budaya yang sangat terkenal yaitu Candi Plaosan. Candi tersebut merupakan salah satu candi yang menjadi akulturasi antara Candi Hindu dan Budha sebagai salah satu bukti cinta Rakai Pikatan dan juga Pramudyawardani. Selain itu Desa Bugisan juga memiliki candi lain, yaitu Candi Ghana.

Menteri Sandiaga Uno: Desa Wisata Bugisan Kaya Akan Warisan Leluhur yang Jadi Destinasi Unggulan, Potensi untuk Terciptanya Lapangan Kerja. FOTO : Istimewa.

Sandi menyampaikan, destinasi wisata Candi Plaosan perlu ditingkatkan kembali secara penataannya. Namun, kata Sandi, ada yang menarik dengan Candi Plaosan karena usianya yang sama dengan Candi Borobudur.

”Ini sama tuanya nih (dengan Candi Borobudur) 1.200 tahun yang lalu. Masih relatif bisa dikujungi. Dan ini merupakan alternatif. Jadi, saya ingin menyampaikan bahwa Desa Wisata Bugisan ini merupakan destinasi unggulan yang masuk dalam ekosistem destinasi super prioritas Borobudur,” ungkapnya.

“Jadi, akan kami kembangkan travel pattern tadi. Dari Borobudur untuk melihat. Karena tidak terlalu jauh. Ini umurnya sama dan juga menampilkan kearifan lokal,” tambah Sandi.

Komentar pada Artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Berita Terkait

Nikmati Liburan Panjang Akhir Pekan Februari 2024 dengan Berwisata ke Hutan Mangrove Tungkal Babu
Jambi Fashion & Live Demo Batik di Rumah Kito Resort Hotel Jambi
Destinasi Eduwisata Agribisnis di Kertajati : Didukung Ridwan Kamil dan Sentuhan Teknologi Kecerdasan Buatan
Masuk WFC Kuala Tungkal Berbayar Begini Penjelasan Kadis Parpora Tanjabbar
Sebagian Bangunan Objek Wisata WFC Tanjab Barat Dikelola CV Bronut Tourism
Festival Pengabuan Sukses, Bupati : Semoga Bisa Membangkitkan Pariwisata di Tanjab Barat
Ribuan Warga Padati WFC Saksikan Balap Pompong HUT Tanjab Barat Ke-58
Jangan Ketinggalan, Nonton Balap Pompong Siang Ini di WFC
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:44 WIB

Nikmati Liburan Panjang Akhir Pekan Februari 2024 dengan Berwisata ke Hutan Mangrove Tungkal Babu

Jumat, 19 Januari 2024 - 12:20 WIB

Jambi Fashion & Live Demo Batik di Rumah Kito Resort Hotel Jambi

Selasa, 16 Januari 2024 - 17:02 WIB

Destinasi Eduwisata Agribisnis di Kertajati : Didukung Ridwan Kamil dan Sentuhan Teknologi Kecerdasan Buatan

Selasa, 2 Januari 2024 - 18:18 WIB

Masuk WFC Kuala Tungkal Berbayar Begini Penjelasan Kadis Parpora Tanjabbar

Jumat, 3 November 2023 - 11:20 WIB

Sebagian Bangunan Objek Wisata WFC Tanjab Barat Dikelola CV Bronut Tourism

Jumat, 11 Agustus 2023 - 07:46 WIB

Festival Pengabuan Sukses, Bupati : Semoga Bisa Membangkitkan Pariwisata di Tanjab Barat

Kamis, 10 Agustus 2023 - 18:56 WIB

Ribuan Warga Padati WFC Saksikan Balap Pompong HUT Tanjab Barat Ke-58

Kamis, 10 Agustus 2023 - 00:54 WIB

Jangan Ketinggalan, Nonton Balap Pompong Siang Ini di WFC

Berita Terbaru

Jum'at Sehat, Kodim 0415/Jambi Gowes ke Agrowisata Nanas

Kota Jambi

Kodim 0415/Jambi Gowes ke Agrowisata Nanas di Kasang Pudak

Minggu, 25 Feb 2024 - 00:49 WIB