Duka Tengah Malam di Pandan Jaya: Si Jago Merah Mengamuk, 15 Rumah Warga Pasar Blok D Rata dengan Tanah

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"TANGIS DI TENGAH BARA:" Warga Kelurahan Pandan Jaya histeris menyelamatkan harta benda yang tersisa saat api raksasa meluluhlantakkan 15 rumah di Pasar Blok D, Tanjung Jabung Timur, Jumat (13/3) dini hari. Suasana mencekam menyelimuti permukiman padat tersebut saat si jago merah mengamuk tanpa ampun. FOTO : LT

TANJABTIM – Langit Kelurahan Pandan Jaya yang semula tenang mendadak berubah menjadi panggung horor yang mencekam. Tepat saat jarum jam menyentuh angka 00.00 WIB, Jumat (13/3/2026), Si Jago Merah mengamuk tanpa ampun, melumat habis kawasan padat penduduk di Pasar Blok D, RT 06 RW 01, Kecamatan Geragai.

Hujan Abu dan Jerit Ketakutan
Kesunyian malam pecah seketika oleh teriakan histeris warga yang terbangun dalam kepungan asap pekat. Api yang mulanya kecil dengan cepat bermutasi menjadi monster raksasa, menjilat langit dan merambat dari atap ke atap dengan kecepatan yang mengerikan. Warga berlarian tunggang-langgang, hanya dengan pakaian di badan, berusaha menyelamatkan nyawa di tengah hujan abu dan hawa panas yang membakar kulit.

15 Keluarga Kehilangan Segalanya
Data sementara mencatatkan duka mendalam bagi 15 pemilik rumah yang kini hanya menyisakan puing dan arang. Nama-nama seperti Haji Imbung, Nasrullah, hingga Pak RT Cik Ibustami kini harus meratapi tempat tinggal mereka yang sirna. Nasib paling memilukan menimpa Safar, yang harus merelakan tiga unit rumahnya sekaligus dilalap api tanpa sisa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Api Itu Mengejar Kami Seperti Hantu”
Di lokasi kejadian, isak tangis korban pecah di antara reruntuhan.

“Saya hanya sempat menarik anak-anak keluar. Semua harta benda habis, mas. Api itu mengejar kami seperti hantu,” ungkap Rosita, salah satu korban, dengan tatapan kosong menatap puing rumahnya yang masih berasap.

Pak RT Cik Ibustami, yang juga menjadi korban keganasan api, tak mampu menyembunyikan getar suaranya. “Tengah malam sunyi, tiba-tiba langit sudah merah. Kami berjibaku dengan alat seadanya, tapi api terlalu perkasa. Kami kehilangan segalanya dalam sekejap mata,” tuturnya lirih.

Penyebab Masih Misteri
Hingga fajar menyingsing, aroma sangit masih menyengat kuat di lokasi kejadian. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi dan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti tragedi yang melumpuhkan ekonomi warga ini. Belum diketahui secara pasti berapa total kerugian material, namun duka yang ditinggalkan dipastikan membekas sangat dalam.

Kini, para korban hanya bisa terduduk lemas di tenda pengungsian darurat, berharap ada uluran tangan yang mampu membasuh luka akibat amukan api yang tak kenal belas kasihan tersebut.

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Tengkorak di Pesisir Sadu: Ditemukan Nelayan Pencari Kepiting, Identitas Masih Gelap
Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara
Kasus Guru-Murid SMK Berbak: Potret Retaknya Karakter Pendidikan yang Harus Disikapi dengan Pikiran Positif
Terombang-ambing 11 Mil, Dua Nelayan Kuala Tungkal Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat
Bupati Anwar Sadat Dianugerahi Lencana Bergengsi “Tokoh Pramuka Perintis Utama”
26 Tahun Tanjab Timur, Gubernur Al Haris Apresiasi Capaian Keberhasilan Pembangunan
Pimpin Upacara Tabur Bunga Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Dermaga Makam Orang Kayo Hitam
Dua Remaja yang Diselamatkan Polsek Berbak dari Jerat Judi Online
Berita ini 38 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:59 WIB

Misteri Tengkorak di Pesisir Sadu: Ditemukan Nelayan Pencari Kepiting, Identitas Masih Gelap

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:50 WIB

Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:48 WIB

Duka Tengah Malam di Pandan Jaya: Si Jago Merah Mengamuk, 15 Rumah Warga Pasar Blok D Rata dengan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:21 WIB

Kasus Guru-Murid SMK Berbak: Potret Retaknya Karakter Pendidikan yang Harus Disikapi dengan Pikiran Positif

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:34 WIB

Terombang-ambing 11 Mil, Dua Nelayan Kuala Tungkal Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat

Berita Terbaru

Menaker Yassierli aktif memantau penanganan aduan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) melalui posko yang dibentuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). (FOTO : Dok. Istimewa/Menaker)

Jakarta

Kemnaker Pastikan Aduan THR Ditindaklanjuti secara Intensif

Kamis, 26 Mar 2026 - 08:10 WIB