LIVETV
15 Link Twibbon Hari KORPRI 2021 Pilihan Keren dan Menarik Kunjungi RS DKT Jambi, Ini yang Disampaikan Menko PMK Muhajir Makmurkan Masjid, BKPRMI Jambi Luar Kota Gelar Yasinan Bulanan Rutin Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Ulil Amri, Anggota DPRD Muaro Jambi Aktif Kunjungi Kegiatan Vaksinasi

Home / Ekonomi

Jumat, 12 November 2021 - 22:17 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Imbas dari Naiknya Harga CPO 

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal. FOTO : BAS

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal. FOTO : BAS

KUALA TUNGKAL – Naiknya harga beberapa kebutuhan pokok seperti Minyak Goreng ternyata imbas dari naiknya harga Crude Palm Oil (CPO).

Kenaikan harga Minyak Goreng yang terjadi sejak sebulan terakhir ini mencapai Rp2 Ribu per kemasan 1 Liter.

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal mengatakan untuk kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yakni Minyak Goreng dan Cabi Merah.

“Cabe, Minyak yang kuat naik. Sedangkan yang lain masih normal,” ujar Lek Gito kepada lintastungkal.com, Kamis (11/11/21).

Kenaikan ini kata Lek Gito sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Apa permasalahan sehingga naiknya harga bahan pokok tersebut dirinya kurang tahu apa yang menjadi penyebabnya.

BACA JUGA :  15 Link Twibbon Hari KORPRI 2021 Pilihan Keren dan Menarik

“Kalau Cabe Merah dari harga Rp15 Ribu naik menjadi Rp18 Ribu per Kilogram. Sedangkan Minyak Goreng kemasan satu Liter naik dari Rp16 Ribu menjadi Rp18 Ribu. Kalau apa yang menjadi masalah Harga Minyak dan Cabe naik saya kurang paham masalah itu,” ungkap Gito.

Hal senda juga dikatakan Ade Pedagang Parit 1 Kuala Tungkal. Ia menyebutkan jika harga Minyak Goreng Kiloan naik dari harga Rp15 ribu menjadi Rp17 Ribu setiap Kilogram.

BACA JUGA :  Sedekah Subuh Jum'at, BUMDes Bersama Betara dan PC IPNU Sambangi Jama'ah Tiga Masjid

“Dak tahu juga apa penyebabnya naik. Karena kita ngambil dari pengecer sudah segitu harganya,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperindag Tanjab Barat Syafriwan membenarkan jika harga bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Bahkan, naiknya harga kebutuhan bahan pokok ini kerap terjadi setiap tahunnya.

“Saat ini yang menjadi gejolak harga minyak goreng baik minyak goreng kemasan maupun kiloan. Bahkan naiknya mencapai Rp5 Ribu,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan harga Minyak Goreng terjadi karena saat inu harga CPO dari Sawit yang juga mengalami kenaikan. Sehingga mempengaruhi harga Minyak Goreng tidak hanya di Kuaka Tungkal, melainkan disejumlah daerah di seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Resmikan Gedung SPKT Polres Merangin

“Mudah – mudahan kenaikan harga Minyak Goreng ini tidak berlangsung lama. Sebab, Minyak Goreng merupakan kebutuhan utama Masyarakat,” ucapnya.

Masih sehubungan dengan naiknya harga kebutuhan bahan pokok, TPID daerah dalam Waktu dekat akan melaksanakan Inspeksi mendadak ke sejumlah Pasar yang ada di Kota Kuala Tungkal.

“Agar kita bisa tahu pokok dari permasalahan kebutuhan bahan pokok ini. Terutama ditingkat Pedagang,” tukasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

6 PertaShop Tersebar di Tanjab Barat, Dimana Saja

Ekonomi

Di Kuala Tungkal, Harga Bahan Pokok di Pasar Belum Stabil

Bisnis

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Rakor Satgas Pangan Hadapi Tahun 2020

Ekonomi

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bupat Safrial Sidak Harga Sembako di Pasar Kuala Tungkal

Ekonomi

Begini Cara Kapolres Tanjabbar Motivasi UMKM Pembuatan Souvenir dan Tas dari Batok Kelapa

Ekonomi

Pedagang Parit Satu Masih Enggan Pindah Dengan Alasan Ini, Begini Sikap Perindag

Daerah

Bupati Safrial Terus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa Bersama KOPEK

Ekonomi

Indonesia Termasuk 10 Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar