indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya

Home / Ekonomi

Jumat, 12 November 2021 - 22:17 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Imbas dari Naiknya Harga CPO 

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal. FOTO : BAS

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal. FOTO : BAS

KUALA TUNGKAL – Naiknya harga beberapa kebutuhan pokok seperti Minyak Goreng ternyata imbas dari naiknya harga Crude Palm Oil (CPO).

Kenaikan harga Minyak Goreng yang terjadi sejak sebulan terakhir ini mencapai Rp2 Ribu per kemasan 1 Liter.

Lek Gito salah seorang Pedagang di Pasar Parit 2 Kuala Tungkal mengatakan untuk kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yakni Minyak Goreng dan Cabi Merah.

“Cabe, Minyak yang kuat naik. Sedangkan yang lain masih normal,” ujar Lek Gito kepada lintastungkal.com, Kamis (11/11/21).

Kenaikan ini kata Lek Gito sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Apa permasalahan sehingga naiknya harga bahan pokok tersebut dirinya kurang tahu apa yang menjadi penyebabnya.

“Kalau Cabe Merah dari harga Rp15 Ribu naik menjadi Rp18 Ribu per Kilogram. Sedangkan Minyak Goreng kemasan satu Liter naik dari Rp16 Ribu menjadi Rp18 Ribu. Kalau apa yang menjadi masalah Harga Minyak dan Cabe naik saya kurang paham masalah itu,” ungkap Gito.

BACA JUGA :  Kapolres Batanghari Pimpin Sertijab Wakapolres

Hal senda juga dikatakan Ade Pedagang Parit 1 Kuala Tungkal. Ia menyebutkan jika harga Minyak Goreng Kiloan naik dari harga Rp15 ribu menjadi Rp17 Ribu setiap Kilogram.

“Dak tahu juga apa penyebabnya naik. Karena kita ngambil dari pengecer sudah segitu harganya,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperindag Tanjab Barat Syafriwan membenarkan jika harga bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Bahkan, naiknya harga kebutuhan bahan pokok ini kerap terjadi setiap tahunnya.

“Saat ini yang menjadi gejolak harga minyak goreng baik minyak goreng kemasan maupun kiloan. Bahkan naiknya mencapai Rp5 Ribu,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya

Menurutnya, kenaikan harga Minyak Goreng terjadi karena saat inu harga CPO dari Sawit yang juga mengalami kenaikan. Sehingga mempengaruhi harga Minyak Goreng tidak hanya di Kuaka Tungkal, melainkan disejumlah daerah di seluruh Indonesia.

“Mudah – mudahan kenaikan harga Minyak Goreng ini tidak berlangsung lama. Sebab, Minyak Goreng merupakan kebutuhan utama Masyarakat,” ucapnya.

Masih sehubungan dengan naiknya harga kebutuhan bahan pokok, TPID daerah dalam Waktu dekat akan melaksanakan Inspeksi mendadak ke sejumlah Pasar yang ada di Kota Kuala Tungkal.

“Agar kita bisa tahu pokok dari permasalahan kebutuhan bahan pokok ini. Terutama ditingkat Pedagang,” tukasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Miskomunikasi, Relokasi Pedagang Pasar Tebing Tinggi Sempat Ricuh

Tanjab Barat

Di Tanjabbar, Pasar Beduk dan Pasar Obral Ramadhan Tahun Ini Ditiadakan

Ekonomi

Begini Cara Kapolres Tanjabbar Motivasi UMKM Pembuatan Souvenir dan Tas dari Batok Kelapa

Bram Itam

Perindag Akan Bangunan Pasar Di Sungai Saren

Ekonomi

Fachrori Luncurkan PLUT Sebagai Pusat Oleh-Oleh Jambi

Ekonomi

Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Daerah

Bupati Safrial Terus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa Bersama KOPEK

Ekonomi

Siang Ini Pemkab Tanjabbar Gelar Operasi Pasar Gula Pasir, Ini Tempatnya