Kapolres, Jika Warga Temukan Pangkalan atau Agen Gas Nakal Sikahkan Lapor Polisi

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dsn Wakapolres Kompol Wirmanto Dinata, S.Ag, MM

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dsn Wakapolres Kompol Wirmanto Dinata, S.Ag, MM

KUALA TUNGKAL – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.iK, MH meminta masyarakat tak takut dan sungkan untuk melaporkan jika mendapati pangkalan atau agen gas LPG bersubsidi 3 Kg yang Nakal.

Hal itu ditegaskan Kapolres Tanjab Barat, Sabtu (09/05/20) menyikapi masih adanya dugaan agen dan pangkalan gas melon atau gas LPG bersubsidi 3 Kg di Kabupaten Tanjabbar yang nakal atau menjual harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Masyarakat jika mendapati pangakalan atau agen nakal silahkan lapor langsung ke Polres atau melalui Tm Satgas Investigasi LPG Polres atau melalui aplikasi Cempakul,” ungkap AKBP Guntur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Polres Tanjab Barat siap terjun lansung kelapangan jika ada laporan lansung masyarakat.

Dikatakannya, di masa sulit sebagai akibat wabah corona atau n-Cov19 saat ini pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku jika mendapati pangkalan maupun agen yang nakal.

“Karena akibatnya berdampak melejitnya harga dan terjadinya kelangkaan gas, jangan ambil keuntungan di atas penderitaan,” katanya.

Guntur Saputro menjelaskan, jika ada masyarakat yang dapat gas melon diatas harga HET di pangkalan yang lepas dari pantauan tim satgas harap merekam atau membuat video sebagai bukti dan melaporkan lansung ke polres atau instansi terkait untuk ditindak tegas.

“Tim Petir Polres Tanjab Barat siap menstabilkan harga Gas melon,” tutup Kapolres.(*)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi PDAM Terus Bergulir, Air Ikutan Tak Lancar Mengalir
Rakyat Mendesak Agar MPR RI Segera Melaksanakan Sidang Istimewa Untuk Mengembalikan UUD 1945 yang Telah Dibajak Melalui Amandemen
Poktan Desa Badang Tolak Tawaran Pola Usaha Produktif PT DAS senilai Rp22 Milyar
Warga Mulai Gerah, Sudah Setengah Bulan Suplay Air PDAM Tak Kunjung Normal
Peduli dengan Korban Kebakaran di Lorong Banten, DPC Partai Demokrat Berikan Bantuan
Ketua DPRD Tanjabbar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Pematang Buluh
Aspirasi Masyarakat Tanjabbar Terkait Tapal Batas Dikabulkan Kemendagri, Kesepakatan 2021 Dibatalkan
Alat Berat Tutup Jalan di Sungai Nibung Sangat Mengganggu, Warga Sebut Pemda Tak Tegas Mungkin Tunggu Ada Korban
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 November 2023 - 19:24 WIB

Kasus Dugaan Korupsi PDAM Terus Bergulir, Air Ikutan Tak Lancar Mengalir

Minggu, 12 November 2023 - 23:26 WIB

Rakyat Mendesak Agar MPR RI Segera Melaksanakan Sidang Istimewa Untuk Mengembalikan UUD 1945 yang Telah Dibajak Melalui Amandemen

Minggu, 5 November 2023 - 14:47 WIB

Poktan Desa Badang Tolak Tawaran Pola Usaha Produktif PT DAS senilai Rp22 Milyar

Selasa, 17 Oktober 2023 - 20:06 WIB

Warga Mulai Gerah, Sudah Setengah Bulan Suplay Air PDAM Tak Kunjung Normal

Selasa, 10 Oktober 2023 - 13:29 WIB

Peduli dengan Korban Kebakaran di Lorong Banten, DPC Partai Demokrat Berikan Bantuan

Selasa, 13 Juni 2023 - 10:32 WIB

Ketua DPRD Tanjabbar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Pematang Buluh

Rabu, 31 Mei 2023 - 18:57 WIB

Aspirasi Masyarakat Tanjabbar Terkait Tapal Batas Dikabulkan Kemendagri, Kesepakatan 2021 Dibatalkan

Sabtu, 1 April 2023 - 11:30 WIB

Alat Berat Tutup Jalan di Sungai Nibung Sangat Mengganggu, Warga Sebut Pemda Tak Tegas Mungkin Tunggu Ada Korban

Berita Terbaru