LIVE
Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Minggu, 30 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Kapolres Tanjabbar Selaku Wadansatgas Covid-19 Pimpin Pemakaman Jenazah Pasien Suspek

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Ajudannya Memakai APD Saat Akan Melakukan Pemakaman Jenazah MH (34) Pasien Suspek di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara, Minggu (30/08/20).

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Ajudannya Memakai APD Saat Akan Melakukan Pemakaman Jenazah MH (34) Pasien Suspek di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara, Minggu (30/08/20).

KUALA TUNGKAL – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH selaku Wadansatgas Covid-19 Tanjab Barat dan ajudannya turun tangan memakamkan jenazah MH (34) pasien Suspek yang meninggal di RSUD KH Daud Arif.

Pemakaman dilakukan di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara, Minggu (30/08/20).

Pantauan di lokasi pemakaman Kapolres Tanjab Barat dan Ajudannya memakamkan jenazah dengan APD lengkap. Dibantu 2 orang perawat, 1 sopir ambulan, 2 petugas puskesmas.

BACA JUGA :  Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ

Usai pemakaman, perwira dua melati ini mengungkapkan dirinya harus turun tangan, karena petugas yang melakukan pemakaman jenazah jumlahnya terbatas.

Lanjutnya juga sebagai bentuk aksi kemanusiaan Polres Tanjab Barat terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini sebagai aksi kemanusiaan dan peduli terhadap sesama, di situ juga ada petugas dari Dinkes dan perawat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Ia menuturkan pemakaman jenazah pasien Suspek yang dikhawatirkan COVID-19 ini memang harus hati-hati dan ketat protokol kesehatan dan protokol pemakaman.

“Sebelum dilakukan pemakaman kita berifering memberikan arahan kepada personil agar memperhatikan keamanan (Protokol Pemakaman) diri selama proses pemakaman,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya MH (31) warga Kecamatan Senyerang merupakan pasien suspek meninggal di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal pada Minggu pagi (30/08/20).

BACA JUGA :  ASN Dikerahkan Jumsih di Kawasan WFC, Wabup : Agar Lebih Indah dan Tertata

Sebelum meninggal MH telah menjalani perawatan selama dua hari di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal sejak Jumat (28/08/20).

Selanjutnya sebelum mejalani perawatan sesuat orosedur, pasien di rapid tes. Berdasarkan Rapid Tes petugas RSUD sebanyak dua kali hasilnya reaktif.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Korem 042 Gapu Gelar Edukasi Menyeluruh Guna Mendukung Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Jambi

Covid-19

Cegah Corona, Desa Suka Dami Lakukan Penyemprotan Disinfectant dan Pengecekan Suhu Badan

Tanjab Barat

TNI-Polri di Tanjab Barat Pertebal Pengamanan Rangkain Ibadah Paskah

Tanjab Barat

Tuan Guru Haji Nanang-Hairan Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat

Covid-19

Kasus Positif Corona di Jambi Terus Bertambah, Total Kini 84 Orang

Tanjab Barat

Siapa Bakal Ketua DPRD Tanjab Barat, Begini Penjelasan Edi Purwanto

Tanjab Barat

Tinjau Vaksinasi TNI di Tebing Tinggi, Wabup, Kapolres dan Dandim Juga Kunjungi Warga Isoman

Tanjab Barat

Ketua TP PKK Tanjab Barat Hadir Rakerda IX TP-PKK Provinsi Jambi