indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri Antisipasi PMK, Peternak di Tanjab Barat Dihimbau Waspada

Home / Pertanian

Senin, 7 Maret 2022 - 01:28 WIB

Kebun Duku di 3 Desa Kecamatan Jaluko Terancam Punah, Warga Minta Pemerintah Carikan Solusi

Salah Satu Pohon Duku Yang Kering dan Mati. FOTO : Noval.

Salah Satu Pohon Duku Yang Kering dan Mati. FOTO : Noval.

MUARO JAMBI – Tanaman Duku di Desa Kedemangan dan Desa Senaung bahkan Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jaluko, Muaro Jambi terancam punah. Pasalnya puluhan batang pohon duku di kawasan ini mengalami kelayuan dan mati mendadak.

Padahal Duku di tiga desa tersebut sudah terkenal dengan rasanya yang manis dan buahnya yang besar. Bahkan sudah dikena sampai ke luar Provinsi Jambi.

Namun dengan kondisi seperti saat ini, rasa manis duku tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan petani buah duku yang tengah mengalami krisis, ini disebabkan banyaknya pohon duku yang mengalami layu dan mati dikarnakan diserang penyakit aneh, akibatnya petani mengalami kekurangan penghasilan musiman.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Sosialisasi Bidang Perlawanan Wilayah Tahun 2022

Hamzan, salah satu pemilik kebun duku asli di Desa Senaung menyampaikan bahwa puluhan hektar kebun duku di wilayah Desa Senaung dan Kedemangan bahkan rengas bandung mengalami hal demikian sudah berlangsung lama.

Bahkan kata Hamzah sudah dilakukan penanganan oleh pihak terkait dengan memberikan obat pengusir hama, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami sudah menghubungi pihak dari Dinas terkait untuk mengatasi masalah yang terjadi pada duku tersebut. Dan kemarin sempat diberikan obat pengusir hama, namun tidak berhasil, sehingga makin hari, makin banyak pohon duku yang layu kemudian mati,” kata Hamzan, Minggu (6/3/22).

BACA JUGA :  Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat

Kemudian saat ini Hamzah dan masyarakat petani duku berharap kepada pemerintah Kabupaten Muaro Jambi maupun Pemerintah Provinsi Jambi agar dapat mencari solusi atas permasalahan yang menimpa petani duku ini.

“Harapannya ya bagaimana agar penyakit atau hama yang menyerang pohon duku tersebut dapat segera diatasi,” pungkasnya.(val)

Share :

Baca Juga

Pertanian

Pemkab Tanjabbar Ajukan Replating 5 Ribu Hektar Sawit

Pertanian

Bupati Tanjab Barat Panen Nanas Queen di Desa Muntialo

Provinsi Jambi

Fachrori Dorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Peremajaan Sawit Rakyat

Pertanian

Tetap Produktif di Masa Pandemi, Persit Koorcab Rem 042 Manfaatkan Pekarangan Rumah Bercock Tanam

Pertanian

Danrem 042 Gapu Support Warga Desa Labuhan Pering Tanam Pinang

Pertanian

Menggiurkan, Satu Hektar Pinang Betara Hasilkan Puluhan Juta

Pertanian

Dandim 0419/Tanjab Apresiasi Petani Cabai Merah di Lubuk Terentang Karena Lakukan Ini

Pertanian

Beras Petani di Senyerang Tak Laku, Gerbang Tani Pinta Pemkab Carikan Solusi