Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Batasan Tahun Kelulusan Dihapus

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Lavotas Kemnaker, Darmawansyah (kiri), memberikan keterangan pers terkait perpanjangan pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Jakarta. Kebijakan ini diambil untuk memperluas akses bagi masyarakat dalam meningkatkan keterampilan kerja secara gratis. (FOTO : BIRO HUMAS MENAKER)

Dirjen Bina Lavotas Kemnaker, Darmawansyah (kiri), memberikan keterangan pers terkait perpanjangan pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Jakarta. Kebijakan ini diambil untuk memperluas akses bagi masyarakat dalam meningkatkan keterampilan kerja secara gratis. (FOTO : BIRO HUMAS MENAKER)

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 dengan menghapus batasan tahun kelul usan. Kebijakan ini membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk lulusan lama, untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja, dengan target 20.000 peserta.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan kebijakan ini diambil agar akses pelatihan tidak hanya bagi lulusan baru, tetapi juga lulusan lama yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Sebelumnya, program ini hanya diperuntukkan bagi lulusan 2023–2025. Kini, ketentuan tersebut dihapus untuk memperluas akses pelatihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses pelatihan seluas-luasnya bagi masyarakat. Siapa pun yang memiliki kemauan untuk meningkatkan keterampilan, kami fasilitasi melalui program ini,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, perubahan ini penting karena masih banyak lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang belum sempat mengikuti pelatihan untuk memperkuat bekal kerja. Padahal, kebutuhan dunia kerja terus bergerak, sementara banyak pencari kerja memerlukan keterampilan yang relevan agar lebih siap bersaing.

“Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja,” katanya.

Ia menambahkan, pelatihan vokasi yang diselenggarakan Kemnaker dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (link and match), sehingga peserta dibekali keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Kesempatan mengikuti pelatihan juga kini semakin terbuka lebar. Pendaftaran tidak hanya tersedia di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker atau yang juga dikenal sebagai Balai Latihan Kerja (BLK), tetapi juga melalui BLK milik pemerintah daerah. Keterlibatan lebih banyak lembaga pelatihan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan serta memudahkan masyarakat mengakses pelatiha n di lebih banyak daerah.

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun dan lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.461 Aduan THR Masih Menggantung, Kemnaker Perketat Pengawasan Lapangan
Kemnaker Pastikan Aduan THR Ditindaklanjuti secara Intensif
Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali
Pertamina Patra Niaga Operasikan 43 Titik Serambi MyPertamina, Fasilitas Mudik Gratis 2026
Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg Pada Momen Libur Panjang Lebaran
Menaker Lepas Mudik 1.431 Pekerja Panasonic: “Perusahaan Harus Memanusiakan Pekerja!”
Siap-Siap! Pertamina BOOM Tebar 100 Motor Buat Ojol & Diskon Tiap Senin untuk Umum via MyPertamina
Indonesia Tegas Menolak Pengakuan Sepihak Israel atas Kemerdekaan Somaliland
Berita ini 32 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:20 WIB

1.461 Aduan THR Masih Menggantung, Kemnaker Perketat Pengawasan Lapangan

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:10 WIB

Kemnaker Pastikan Aduan THR Ditindaklanjuti secara Intensif

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:20 WIB

Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali

Senin, 23 Maret 2026 - 12:22 WIB

Pertamina Patra Niaga Operasikan 43 Titik Serambi MyPertamina, Fasilitas Mudik Gratis 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:28 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg Pada Momen Libur Panjang Lebaran

Berita Terbaru

Menaker Yassierli aktif memantau penanganan aduan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) melalui posko yang dibentuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). (FOTO : Dok. Istimewa/Menaker)

Jakarta

Kemnaker Pastikan Aduan THR Ditindaklanjuti secara Intensif

Kamis, 26 Mar 2026 - 08:10 WIB