•   LIVE
Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

Home / Pilihan Editor

Jumat, 10 Juli 2020 - 23:17 WIB

Mantap! Polres Tanjab Barat Ciptakan Vaksin Cegah KARHUTLA

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi "GAS POLL kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di 50 Desa se Kab. Tanjab Barat, Jumat (10/07/20).

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjab Barat terus berinovasi mencari sokusi terhadap upaya mencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan yang rentan terjadi saat memasuki musim kemarau.

Salah satu terobosan yang kini tengah gencar disosialisasikan dan dipraktikan kepada petani dan pemilik lahan di wilayahnya yakni Program “GAS POLL” Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan Menjadi Pupuk Kompos.

“Melalui program ini diharapkan menjadi Vaksin Ampuh Cegah KARHUTLA di Tahun 2020, karena jika masyarakat sudah menjadikan limbah jadi pupuk, tidak ada lagi mereka membakar limbah lahan,” kata Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Jumat (10/07/20).

Diungkapkan Guntur, Jumat (10/07/20) merupakan hari kelima gerakan Program GAS POLL dilaksanakan di 50 desa se Tanjab Barat. Prigram ini diharapkannya mampu menggiring mindeset dan stimulua masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar.

BACA JUGA :  Susu Gambar Beruang Juga Ikut Langka di Kuala Tungkal

“Ini yang kita ingin untuk satukan persepsi dan perasaan kita bahwa karhutla bukan sebagai ancaman namun sebagai peluang bagaimana memanfaatkan limbah lahan di musim kering yang akan dijadikan pupuk kompos,” ujarnya.

Pembuatan kompos ini sangat murah mudah dan ramah lingkungan. Dimana bahan dasar berasal dari rumput atau limbah lahan. Kemudian bahan tambahannya mudah diperoleh.

“Dengan pupuk kompos yang dihasilkan berkwalitas baik, berguna dan bermanfaat tentunya bernilai ekonomi sehingga bisa meningkatkan masyarakat kita menjadi produktif sehingga Kamtibmas secara keseluruhan bisa kondusif sehingga karhutla bisa kita cegah,” pungkasnya.(*)

Berikut bahan yang digunakan adalah Kompos “Vaksin Cegah Api” Program GAS POLL.

BACA JUGA :  Hampir Saja Terjadi Kebakaran di Jalan Panglima Kuala Tungkal

Komposisi :

  1. Limbah tanaman,
  2. Dolomit (Serbuk Batu Gamping),
  3. Air;
  4. EM4 adalah cairan yang berisi dari campuran beberapa mikroorganisme yang bermanfaat dan berguna bagi proses penguraian dan persediaan unsur hara tanah; dan
  5. Terpal.

Pembuatan Pengolahan Lahan Limbah Tanaman Menjadi Pupuk Kompos :

  1. Masukan Limbah tanaman di atas terpal;
  2. Masukan Cairan 3 botol EM4 kedalam air sampai tercampur rata kemudian masukan Dolomit sebanyak 3/4 % lalu siramkan EM4 di atas limbah tanaman sampai rata;
  3. Tutup Limbah tanaman tsb dengan menggunakan terpal dan setelah 4 hari di cek kembali dan limbah tanaman tsb di aduk kembali dan diamkan selama 80 hari sampai berubah warna menjadi kecoklatan dan beraroma keasamaman dan beraroma tanah;
  4. Selanjutnya Limbah tanaman bisa digunakan.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Ekspor Terhenti, Pemkab Gelar Rapat Bersama Nelayan dan Pengusaha Udang Ketak Cari Solusi

Pilihan Editor

Sambut HUT Bhayangkara Ke 73, Polres Tanjab Barat Berikan Layanan SIM Gratis

Pilihan Editor

Sambut Hari Baden Powell 163, DKR Gerakan Pramuka Kwarran Bram Itam Napak Tilas Jalan Kaki Menuju Kwarda Jambi

Berita

Polres Tanjab Barat Press Rilis Pengungkapan Kasus Tahun 2019

Pilihan Editor

Besok, Polres Tanjab Barat Akan Lakukan Penyemprot Desinfektan Sepanjang Jalan Pasar Kuala Tungkal

Pilihan Editor

Ini Nama-Nama 56 Kades yang Baru Dilantik Bupati Tanjung Jabung Barat

Advetorial

Karya Bhakti TNI Kodim 0419 Bangun Jalan Termbus Riau

Pilihan Editor

Polres Tanjabbar Amankan Pemilik Instagram Unggah Konten Berbau PKI