indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam

Home / Pilihan Editor

Jumat, 10 Juli 2020 - 23:17 WIB

Mantap! Polres Tanjab Barat Ciptakan Vaksin Cegah KARHUTLA

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi "GAS POLL kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di 50 Desa se Kab. Tanjab Barat, Jumat (10/07/20).

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjab Barat terus berinovasi mencari sokusi terhadap upaya mencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan yang rentan terjadi saat memasuki musim kemarau.

Salah satu terobosan yang kini tengah gencar disosialisasikan dan dipraktikan kepada petani dan pemilik lahan di wilayahnya yakni Program “GAS POLL” Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan Menjadi Pupuk Kompos.

“Melalui program ini diharapkan menjadi Vaksin Ampuh Cegah KARHUTLA di Tahun 2020, karena jika masyarakat sudah menjadikan limbah jadi pupuk, tidak ada lagi mereka membakar limbah lahan,” kata Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Jumat (10/07/20).

Diungkapkan Guntur, Jumat (10/07/20) merupakan hari kelima gerakan Program GAS POLL dilaksanakan di 50 desa se Tanjab Barat. Prigram ini diharapkannya mampu menggiring mindeset dan stimulua masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar.

BACA JUGA :  Masa Reses ke III, Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Warga Desa Pematang Buluh

“Ini yang kita ingin untuk satukan persepsi dan perasaan kita bahwa karhutla bukan sebagai ancaman namun sebagai peluang bagaimana memanfaatkan limbah lahan di musim kering yang akan dijadikan pupuk kompos,” ujarnya.

Pembuatan kompos ini sangat murah mudah dan ramah lingkungan. Dimana bahan dasar berasal dari rumput atau limbah lahan. Kemudian bahan tambahannya mudah diperoleh.

“Dengan pupuk kompos yang dihasilkan berkwalitas baik, berguna dan bermanfaat tentunya bernilai ekonomi sehingga bisa meningkatkan masyarakat kita menjadi produktif sehingga Kamtibmas secara keseluruhan bisa kondusif sehingga karhutla bisa kita cegah,” pungkasnya.(*)

Berikut bahan yang digunakan adalah Kompos “Vaksin Cegah Api” Program GAS POLL.

BACA JUGA :  Halal Bihalal, Majelis Daerah KAHMI Tanjab Barat Bahas Panitia Musda

Komposisi :

  1. Limbah tanaman,
  2. Dolomit (Serbuk Batu Gamping),
  3. Air;
  4. EM4 adalah cairan yang berisi dari campuran beberapa mikroorganisme yang bermanfaat dan berguna bagi proses penguraian dan persediaan unsur hara tanah; dan
  5. Terpal.

Pembuatan Pengolahan Lahan Limbah Tanaman Menjadi Pupuk Kompos :

  1. Masukan Limbah tanaman di atas terpal;
  2. Masukan Cairan 3 botol EM4 kedalam air sampai tercampur rata kemudian masukan Dolomit sebanyak 3/4 % lalu siramkan EM4 di atas limbah tanaman sampai rata;
  3. Tutup Limbah tanaman tsb dengan menggunakan terpal dan setelah 4 hari di cek kembali dan limbah tanaman tsb di aduk kembali dan diamkan selama 80 hari sampai berubah warna menjadi kecoklatan dan beraroma keasamaman dan beraroma tanah;
  4. Selanjutnya Limbah tanaman bisa digunakan.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Terima Kasih Ucapan Support Untuk HUT ke 7 Lintastungkal

Pilihan Editor

Kades Tak Boleh Asal Berhentikan Perangkat Desa

Pilihan Editor

Bupati Safrial Terima Piagam WTP dari Kemenkeu

Pilihan Editor

Bupati Ajak Semua Elemen Masyarakat Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Pilihan Editor

Ekspor Terhenti, Pemkab Gelar Rapat Bersama Nelayan dan Pengusaha Udang Ketak Cari Solusi

Pilihan Editor

PDBI Gita Bersama Tanjabbar Boyong 10 Piala Kejuaraan Minang Marching Band Competition ke 8 di Padang

Kecamatan

Ini Enam Nominator Camat Teladan Berprestasi Tanjab Barat 2019

Covid-19

Hingga 24 Mei : 13 Orang Pasien Covid-19 di Jambi Dinyatakan Telah Sembuh